Apel Pembukaan Pelatihan TRC Jateng Digelar di Kawasan Hutan Penggaron KPH Semarang, 150 Relawan Perkuat Kesiapsiagaan

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Sebanyak 150 relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Provinsi Jawa Tengah mengikuti Apel Pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Personel Relawan Kebencanaan yang digelar di kawasan hutan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Penggaron, Perum Perhutani KPH Semarang, Jumat (4/9/2026).

Apel pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, 4–6 September 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sekaligus memperkuat kemampuan respons cepat dalam kondisi darurat.

Apel dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno yang mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, perwakilan Basarnas, BPBD Provinsi Jawa Tengah, Perum Perhutani KPH Semarang, unsur kecamatan dan pemerintah desa, serta para pemangku kepentingan terkait.

Sumarno menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas relawan merupakan bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Menurutnya, relawan harus memiliki kemampuan yang memadai sehingga mampu mengambil langkah secara cepat ketika menghadapi kondisi darurat.

“Kami mengapresiasi dan sangat support kegiatan peningkatan kapasitas teman-teman relawan ini. Ini menjadi bagian tanggung jawab pemerintah daerah agar kalau ada kebencanaan, penanganannya bisa lebih cepat,” ujar Sumarno usai memimpin Apel Pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Personel Relawan Kebencanaan di BKPH Penggaron, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Baca Juga :  KPH Randublatung Terima Kunjungan DLH Blora, Dukung Profil Keanekaragaman Hayati

menambahkan, kompetensi dan kesiapan personel di lapangan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan bencana. Dengan pembekalan yang diberikan, para relawan diharapkan tidak hanya memahami prosedur penanganan, tetapi juga mampu mengambil keputusan dan melakukan tindakan secara cepat dan tepat.

“Jadi tidak kalau ada kejadian bingung, tapi sudah bisa mengambil langkah dan penanganan segera dieksekusi. Penanganan yang lebih cepat tentu akan berdampak pada penekanan jumlah korban dan kerugian,” tegasnya.

Administratur/KKPH Semarang, Misa Ekaristi, menyampaikan bahwa Perhutani KPH Semarang mendukung pelaksanaan pelatihan tersebut sebagai bagian dari sinergi dalam memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi bencana.

“Kami dari Perhutani KPH Semarang mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Kawasan hutan Penggaron kami dukung sebagai lokasi pelatihan, karena kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan kesiapan dan keterampilan para relawan dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan,” ujar Misa.

Dalam rangkaian pelatihan tersebut, para relawan mendapatkan pembekalan dari instruktur Basarnas, antara lain materi pencarian dan pertolongan serta Urban Search and Rescue (Urban SAR). Materi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan respons awal, pencarian, pertolongan, dan penanganan kondisi darurat di lapangan.

Baca Juga :  Perhutani KPH Telawa Terus Tingkatkan Sinergi Dengan Polres Sragen

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jawa Tengah, Bergas, menyampaikan bahwa dalam pemetaan risiko kebakaran, kejadian kebakaran hutan di Jawa Tengah relatif minim. Sebagian besar kejadian kebakaran lebih banyak terjadi pada lahan pertanian maupun perkebunan yang antara lain dipicu oleh kelalaian manusia atau human error.

“BPBD tetap harus siap. Begitu terdeteksi titik panas (hotspot) yang berefek pada potensi kebakaran, kita langsung bergerak memadamkan bekerja sama dengan Damkar setempat,” pungkas Bergas.

Pelaksanaan Apel Pembukaan dan rangkaian pelatihan di kawasan hutan BKPH Penggaron menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Dukungan Perum Perhutani KPH Semarang melalui pemanfaatan kawasan hutan sebagai lokasi kegiatan sekaligus memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam membangun kesiapan menghadapi kondisi darurat.

Melalui pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini, 150 relawan TRC Jawa Tengah diharapkan semakin siap, terampil, dan memiliki kemampuan yang memadai untuk melakukan tindakan cepat dan tepat dalam upaya pencarian, pertolongan, serta penanganan awal ketika terjadi bencana di wilayah Jawa Tengah.

Laporan: Wahyu

Berita Terkait

PAW DPRD Semarang: Arif Wicaksono Lanjutkan Amanat Dapil 5 Tanpa Perubahan AKD
Perhutani KPH Telawa road show Monev Persiapan Tanaman 2026
Perhutani KPH Telawa Salurkan Bantuan Air Bersih Kepada Warga Sekitar Hutan
Konfirmasi SP3 Diduga Bermasalah, Nomor Ponsel Vio Sari Diduga Diblokir Penyidik Polda Jateng
Uang Sudah Ditransfer Hampir Rp 40 Juta, Kendaraan Tak Tiba, Korban Lapor ke Polrestabes Semarang
Serah Terima Pataka Maneka Tunggal Dharma Jadi Simbol Pergantian Kapolda Jateng dari Irjen Pol Ribut Hari Wibowo kepada Irjen Pol Roy Hardi Siahaan
Dua Bocah Tewas di Proyek Miliaran, Pengamanan Bendungan BKB Semarang Dipertanyakan
Perhutani KPH Telawa Sosialisasikan Agroforestri, Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

PAW DPRD Semarang: Arif Wicaksono Lanjutkan Amanat Dapil 5 Tanpa Perubahan AKD

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Perhutani KPH Telawa road show Monev Persiapan Tanaman 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Perhutani KPH Telawa Salurkan Bantuan Air Bersih Kepada Warga Sekitar Hutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Konfirmasi SP3 Diduga Bermasalah, Nomor Ponsel Vio Sari Diduga Diblokir Penyidik Polda Jateng

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Uang Sudah Ditransfer Hampir Rp 40 Juta, Kendaraan Tak Tiba, Korban Lapor ke Polrestabes Semarang

Berita Terbaru

Boyolali

Perhutani KPH Telawa road show Monev Persiapan Tanaman 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:16 WIB