Bakti Sosial Kesehatan Waisak 2026, Polda Jateng Tingkatkan Deteksi Dini TB Paru bagi Masyarakat Jateng

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


MAGELANG || Portaljatengnews.com – Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka Hari Tri Suci Waisak Nasional 2570 B.E./2026 yang digelar Polda Jawa Tengah bersama WALUBI di kawasan Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Sabtu (23/5/2026), mendapat antusias tinggi dari masyarakat.

Kegiatan pelayanan kesehatan gratis tersebut menghadirkan berbagai layanan medis bagi masyarakat dengan target ribuan pasien, mulai dari pengobatan umum, layanan dokter spesialis, poli gigi, operasi bedah minor, operasi bibir sumbing, operasi katarak hingga pembagian kacamata baca gratis.

Dalam keterangannya Kabiddokkes Polda Jateng KBP drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM., MARS., FisQua mengatakan bahwa target layanan yang disiapkan dalam kegiatan tersebut meliputi Poli Umum sebanyak 6.000 pasien, Poli Gigi 2.500 pasien, Bedah Minor 1.000 pasien, Operasi Bibir Sumbing 500 pasien, Operasi Katarak 500 pasien, pembagian 2.000 kacamata baca, serta layanan dokter spesialis kulit, jiwa, THT, penyakit dalam dan neurologi untuk 3.000 pasien.

” Selain pelayanan kesehatan umum, kegiatan bakti sosial tersebut juga menghadirkan layanan Skrining TB Paru melalui program “Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru” yang menjadi salah satu fokus utama pelayanan kesehatan kepada masyarakat ” ungkap Kabiddokkes. Minggu (24/5)

” Dalam pelaksanaannya, sebanyak 28 orang mengikuti skrining TB Paru. Dari jumlah tersebut, 25 orang menjalani pemeriksaan rontgen thorax, sedangkan 3 orang tidak melaksanakan pemeriksaan rontgen ” tambahnya

Baca Juga :  Mafia Solar Subsidi di Pekalongan: Syafi'i Mengaku Tak Takut Aparat, Ancam Bunuh Jurnalis

Berdasarkan hasil skrining dan pemeriksaan rontgen, ditemukan sebanyak 16 orang masuk kategori suspect TB dan 12 orang dinyatakan non suspect TB.

Sebagai tindak lanjut, seluruh pasien suspect TB diberikan pot sputum dan dirujuk ke Puskesmas sesuai domisili masing-masing guna menjalani pemeriksaan sputum lanjutan sebagai bagian dari proses deteksi dini dan penanganan Tuberkulosis.

Kabiddokkes Polda Jateng KBP drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM., MARS., FisQua menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polda Jateng terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mendukung program eliminasi TB nasional.

“Melalui kegiatan bakti sosial kesehatan ini, memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, juga untuk memperkuat upaya deteksi dini TB Paru melalui skrining aktif di lapangan. Hal ini penting karena TB masih menjadi penyakit menular yang membutuhkan perhatian bersama,” ujar KBP drg. Agung Hadi Wijanarko.

Dirinya menambahkan bahwa hasil skrining menunjukkan pentingnya pemeriksaan dini agar masyarakat yang terindikasi suspect TB dapat segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Pasien yang masuk kategori suspect langsung kami tindak lanjuti dengan pemberian pot sputum dan rujukan ke Puskesmas sesuai domisili agar proses diagnosis dan pengobatan dapat dilakukan secepat mungkin. Dengan langkah ini diharapkan rantai penularan TB dapat ditekan,” jelasnya.

Baca Juga :  KP3D Pertanyakan Transparansi Pengembalian Dugaan Dana Korupsi 2022-2023 Desa Muktiwari

Ia juga menegaskan bahwa program Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru akan terus diperkuat melalui sinergi bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, melakukan pemeriksaan dini dan menyelesaikan pengobatan TB secara tuntas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pelayanan kemanusiaan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Kegiatan bakti sosial kesehatan ini menjadi rangkaian peringatan Waisak, juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Kehadiran layanan skrining TB Paru menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit menular sekaligus memperkuat deteksi dini,” ujar Kombes Pol. Artanto.

Dirinya menambahkan bahwa Polda Jateng akan terus mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri, keluarga dan lingkungan. (Vio Sari)

Berita Terkait

Berantas Peredaran Miras, Polsek Karanganyar Amankan Puluhan Botol dan Mesin Pres
40 Hari Belum Ditetapkan Tersangka, Penanganan Pelaku Perusakan Mesin Senilai Rp  2 Miliar di Klaten Dipertanyakan
Kapolres Demak Resmikan Fasilitas Latihan Menembak Al Fath
DPRD Blora Gelar Paripurna, Bupati Arief Rohman Sampaikan Raperda APBD 2027
PAW DPRD Semarang: Arif Wicaksono Lanjutkan Amanat Dapil 5 Tanpa Perubahan AKD
Korban Pencurian: 39 Hari Tanpa SP2HP, Dugaan Pencurian Mesin Rp2 Miliar di Klaten Diragukan Penanganannya
Setetes Darah, Sejuta Harapan: KPH Randublatung Rutin Gelar Donor Darah
Gerak Cepat Polres Jepara: Kapolres Sidak Langsung Layanan Call Center 110 Demi Kepuasan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Berantas Peredaran Miras, Polsek Karanganyar Amankan Puluhan Botol dan Mesin Pres

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:23 WIB

40 Hari Belum Ditetapkan Tersangka, Penanganan Pelaku Perusakan Mesin Senilai Rp  2 Miliar di Klaten Dipertanyakan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Kapolres Demak Resmikan Fasilitas Latihan Menembak Al Fath

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

PAW DPRD Semarang: Arif Wicaksono Lanjutkan Amanat Dapil 5 Tanpa Perubahan AKD

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Korban Pencurian: 39 Hari Tanpa SP2HP, Dugaan Pencurian Mesin Rp2 Miliar di Klaten Diragukan Penanganannya

Berita Terbaru

Boyolali

Perhutani Telawa dan Polsek Juwangi Perkuat Pengamanan Hutan

Jumat, 9 Okt 2026 - 14:29 WIB