Gerak Cepat Pemkab Blora Tangani Bencana Longsor di Desa Pilang

- Redaksi

Minggu, 2 Februari 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat diturunkan mengantisipasi longsor susulan, dengan membuat turap kayu. (Dok.Ist)

Alat berat diturunkan mengantisipasi longsor susulan, dengan membuat turap kayu. (Dok.Ist)

BLORA || Portaljatengnews.com – Guna mengkaji tingkat kerusakan akibat bencana longsor di Dukuh Bulakan, Desa Pilang, Kecamatan Randublatung, Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan peninjauan lokasi.

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Blora, Ir. Surat, ST., MT. mengatakan pihaknya pada hari Jumat tanggal 31 Januari kemarin, telah melakukan peninjauan di lokasi longsoran bersama Plt. Kalaksa BPBD Kabupaten Blora beserta jajarannya untuk mengkaji tingkat keparahan kerusakan yang ada.

Di sela-sela peninjauan tersebut Plt. Kalaksa BPBD Dra. Mulyowati, MM, juga memberikan bantuan berupa sembako dan perlengkapan lainnya serta terpal untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Dari hasil kajian tersebut akhirnya, memutuskan agar segera dilakukan langkah-langkah penanganan longsoran tersebut secara cepat.

Langkah itu dilakukan keesokan harinya, pada Sabtu 1 Februari 2025, dengan tujuan supaya kerusakan yang terjadi tidak semakin parah.

“Kejadian tanah longsor di sempadan sungai yang terletak di dukuh Bulakan Desa Pilang Randublatung, berpotensi merusak tempat tinggal warga yang tinggal di lokasi,” kata Ir Surat. Sabtu (1/2/2025).

Disabutkan Ir Surat, bahwa panjang tanah yang longsor kurang lebih 50 meter, dan yang sangat parah sekitar 25 meter berpotensi besar mengancam langsung terhadap 3 rumah warga yang terancam amblas dan longsor.

Baca Juga :  Polres Kudus Selidiki Insiden Kecelakaan 1 Orang Tewas di Lokasi Galian C Honggosoco

“Ini kami mengupayakan penanganan darurat dengan konstruksi turap kayu kolaborasi bersama BBWS Solo dan pemdes setempat,” jelas Ir. Surat.

Penanganan konstruksi turap kayu sifatnya sebagai penanganan darurat untuk mengurangi dampak kerusakan yang terjadi dan diharapkan dapat mencegah agar longsor tidak terulang kembali.

“Untuk rencana penanganan lanjutan sudah kami koordinasikan dengan jajaran PPK OP 4 BBWS Bengawan Solo agar pada tahun ini juga mendapatkan prioritas penanganan lanjutan,” jelasnya.

Hal tersebut mengingat pada tahun 2024 kemarin dari BBWS Bengawan Solo sudah melakukan pekerjaan penanganan longsoran dengan konstruksi dinding bronjong di bagian tanggul sungai sisi bawah, belum sampai ke dinding tanggul longsor yang bagian atas.

Lebih lanjut disampaikan Kabid SDA DPUPR Blora, untuk tindak lanjut koordinasi tersebut pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak BBWS Bengawan Solo, mengingat pada tahun ini anggaran pemeliharaan sungai yang dimiliki oleh BBWS Bengawan Solo juga sangat terbatas.

Namun demikian, kata Ir. Surat, dari Dinas PUPR Kab. Blora senantiasa mengupayakan koordinasi yang intensif agar kedepannya dapat dilakukan langkah-langkah penanganan secara permanen untuk melakukan perkuatan tebing sungai maupun normalisasi alur sungai yang berada disekitar lokasi bencana tanah longsor di dukuh Bulakan Desa Pilang Kec. Randublatung agar bencana tanah longsor di lokasi tersebut tidak terulang kembali.

Baca Juga :  Polres Blora Laksanakan Upacara Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi Tahun 2024

“Oleh karena itu kami juga meminta agar masyarakat juga tetap tenang dan selalu waspada serta kami mengimbau sebaiknya pembangunan perumahan agar tetap aman dari bencana tanah longsor jangan sampai didirikan di area sempadan sungai,” tuturnya.

Penanganan Kolaboratif

Penanganan longsoran tersebut dilaksanakan secara kolaboratif dan bergotong royong antar semua pihak terkait antara Pemkab Blora melalui Dinas PUPR Kab Blora bersama dengan Jajaran bidang OP BBWS Bengawan Solo dan Pemdes Desa Pilang beserta masyarakat setempat.

Bentuk kolaborasi yang dilakukan untuk ketersediaan alat berat, turap kayu disediakan oleh Dinas PUPR Kab. Blora, tanah urug disediakan oleh Pemdes Desa Pilang serta tenaga kerja dikerjakan secara gotong royong bersama Dinas PUPR Kab. Blora, BBWS Bengawan Solo dan masyarakat setempat.

Sementara itu Kepala Desa Pilang Suyatno mengatakan kejadian ini untuk kedua kalinya.

“Yang pertama 2014 dan sekarang ini, ada 6 KK yang terancam tempat tinggalnya rusak terbawa longsor, tidak ada korban jiwa. Lokasinya berada pada sempadan sungai Wulung, salah satu rumah warga tanah terasnya sudah terbawa,” ungkapnya.

Dikatakannya dari pemerintah desa Pilang sudah berkoordinasi Dinas PUPR untuk penanganan tanah longsornya dan siap berkolaborasi.

“Sedangkan Dinas Perkim Kabupaten Blora, mengajukan bantuan bedah rumah untuk warga yang terdampak tersebut,” terang Suyatno.

Laporan: Wawan

Editor : Heri

Berita Terkait

Warga Blora Protes, Jalan Rusak Randublatung-Cepu Ditanami Pohon Pisang
Polsek Blora Evakuasi Tukang Bangunan Korban Sengatan Listrik Tegangan Tinggi di Mlangsen
Jalan Provinsi Randublatung-Cepu Rusak Parah dan Terus Makan Korban, Warga Blora: “Gubernur Tidak Malu?”
Forkopimda Blora Gelar “Ngopi Bareng” Bahas Iklim Investasi
Perhutani KPH Randublatung Salurkan Hewan Kurban TJSL, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Rumah Kayu Jati di Kedungtuban Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik
Saka Wanabakti KPH Randublatung Gelar Praktik Penanaman di Petak 80 RPH Bodeh BKPH Beran
Pembangunan Jembatan Aramco di Randublatung Capai 60 Persen, Hubungkan Tiga Desa

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:34 WIB

Warga Blora Protes, Jalan Rusak Randublatung-Cepu Ditanami Pohon Pisang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:55 WIB

Polsek Blora Evakuasi Tukang Bangunan Korban Sengatan Listrik Tegangan Tinggi di Mlangsen

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:37 WIB

Jalan Provinsi Randublatung-Cepu Rusak Parah dan Terus Makan Korban, Warga Blora: “Gubernur Tidak Malu?”

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:01 WIB

Forkopimda Blora Gelar “Ngopi Bareng” Bahas Iklim Investasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:59 WIB

Perhutani KPH Randublatung Salurkan Hewan Kurban TJSL, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Berita Terbaru