Hadapi Kemarau, Polda Jateng: Pemetaan Rawan Kebakaran Diperketat, Bantuan Air Bersih Terus Disalurkan

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Menghadapi musim kemarau panjang yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan serta kelangkaan air bersih, Polda Jawa Tengah telah menyusun pemetaan wilayah rawan secara menyeluruh. Pemantauan tidak hanya menyoroti kawasan hutan, tetapi juga lahan pertanian kering, daerah pegunungan, hingga destinasi wisata yang kerap dikunjungi warga.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Yuliyanto, dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).

“Pemetaan lahan rawan kebakaran dilakukan jajaran Polres bersama Polsek dan Bhabinkamtibmas, bekerja sama dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan setempat. Wilayah persawahan yang sulit air, kawasan pegunungan dengan rumput kering, tempat wisata, hingga lokasi yang pernah terbakar tahun lalu semuanya masuk daftar pantauan,” ujar Yuliyanto.

Baca Juga :  Pelantikan Dewan Saka Wanabakti Oleh Perhutani Semarang Diisi Kegiatan Sosial di Panti Asuhan 

Terkait ketersediaan air bersih, Yuliyanto menyampaikan bahwa persoalan ini kerap berulang dari tahun ke tahun. Ia menegaskan perlunya solusi jangka panjang, bukan sekadar penyaluran air bersih sementara. Meski demikian, kepolisian tetap turun langsung membantu warga yang membutuhkan.

“Penyaluran air bersih memang bukan tugas utama kepolisian, namun hingga kini Polda dan jajaran sudah menyalurkan sekitar 4,6 juta liter air bersih dan terus berjalan. Selain itu, kami juga membangun sumur keluarga di sejumlah titik untuk membantu pemenuhan kebutuhan air secara lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Candirejo Datangi DPRD Semarang, Desak Evaluasi hingga Pencopotan Lurah

Upaya pencegahan dan pengawasan kebakaran hutan dan lahan pun dilakukan secara bersama-sama dengan masyarakat. Yuliyanto mengajak seluruh warga turut berperan aktif menjaga lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat tidak membakar lahan sembarangan, menjaga sumber air bersama, dan saling mengingatkan. Keamanan serta kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya tugas kepolisian atau pemerintah,” pesannya.

Bagi pihak yang sengaja membakar hutan maupun lahan, Polda Jateng memberikan peringatan tegas.

“Tindakan tersebut melanggar hukum dan akan kami proses tegas sesuai peraturan yang berlaku,” tegas Yuliyanto.

(Vio Sari)

Berita Terkait

Koramil 14/Todanan Gotong Royong Bangun Rumah Warga Korban Kebakaran
HUT ke-24 Propam Polri, Bid Propam Polda Jateng Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Mloyo Sukoharjo
Pelajar Demak Berikrar Tinggalkan Tawuran dan Kekerasan
PT. Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan Kalipancur
Respons Cepat Dit Siber Polda Jateng, Remaja Asal Sleman yang Sempat Hilang Berhasil Ditemukan
​Gelar Program Paham AI, Polres Jepara Siapkan Siswa SMAN 1 Nalumsari Jadi Generasi Emas Bijak Digital
Tidak Ada Tarif “Nembak KTP” Rp500 Ribu, Isu Muncul Awal Agustus, Pembuat Video Sudah Minta Maaf
Perhutani KPH Telawa Laksanakan Monev Pengelolaan Wisata Embun Bening Kedungombo Park

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:45 WIB

Koramil 14/Todanan Gotong Royong Bangun Rumah Warga Korban Kebakaran

Kamis, 24 September 2026 - 07:35 WIB

HUT ke-24 Propam Polri, Bid Propam Polda Jateng Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Mloyo Sukoharjo

Kamis, 24 September 2026 - 07:23 WIB

Hadapi Kemarau, Polda Jateng: Pemetaan Rawan Kebakaran Diperketat, Bantuan Air Bersih Terus Disalurkan

Rabu, 23 September 2026 - 16:55 WIB

Pelajar Demak Berikrar Tinggalkan Tawuran dan Kekerasan

Selasa, 22 September 2026 - 19:44 WIB

Respons Cepat Dit Siber Polda Jateng, Remaja Asal Sleman yang Sempat Hilang Berhasil Ditemukan

Berita Terbaru

Demak

Pelajar Demak Berikrar Tinggalkan Tawuran dan Kekerasan

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:55 WIB