Soleh Dianiya Gunakan Linggis, Polres Salatiga Belum Tangkap Pelaku

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto: Soleh, korban penganiayaan berat di Salatiga.

Kolase foto: Soleh, korban penganiayaan berat di Salatiga.


SALATIGA || Portaljatengnews.com – Kasus penganiayaan berat berupa pengeroyokan yang menimpa M. Soleh Abdullah Ali R. (Soleh), anggota Feradi WPI, di area parkir Toko Benang Raja, Kota Salatiga, pada 12 September 2026 hingga kini belum menampakkan hasil. Padahal identitas pelaku sudah diketahui dan bukti rekaman CCTV ada, namun belum satu pun pelaku ditangkap pihak kepolisian. Korban menderita luka berat hingga kebocoran paru‑paru dan sedang menjalani perawatan intensif pasca‑operasi.

Peristiwa itu dilakukan dua orang yang diketahui bernama atau berinisial Yanto akrab disapa Petak beserta anaknya, diduga sudah bersiap membawa senjata berupa linggis besi dari rumah. Dalam rekaman CCTV yang beredar terlihat jelas keduanya mengeroyok korban hingga terkapar tak berdaya, bahkan salah satunya berulang kali menghantamkan linggis ke arah tubuh korban.

Baca Juga :  ASN Salatiga Laporkan Dugaan Pemerasan ke Polda Jawa Tengah

“Saya kenal mereka, pelakunya itu Yanto atau Petak dan anaknya,” ujar Soleh sendiri saat hendak masuk ke ruang operasi, Kamis (17/9/2026).

Akibat serangan tersebut, Soleh mengalami luka parah termasuk kebocoran pada paru‑paru akibat hantaman benda keras jenis linggis. Ia harus menjalani operasi pengambilan cairan di paru serta perawatan intensif di RSUD Salatiga.

“Kondisi Soleh saat ini lemah dan sangat memprihatinkan, harus diselang tubuhnya akibat paru‑paru yang bocor. Mohon doanya rekan‑rekan media agar Soleh diberi kesembuhan dan umur panjang untuk melewati masa‑masa berat ini,” ungkap Agus Polenk dari Subur Jaya Lawfirm sambil prihatin melihat keadaan kliennya.

Baca Juga :  Korem 073/ Makutarama Tuntaskan Karya Bakti Renovasi Panti Asuhan di Salatiga

Istri korban sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Salatiga, namun hingga kini belum ada langkah penahanan maupun penangkapan terhadap pelaku. Menyikapi hal itu, Agus Polenk selaku Ketua Tim Advokasi Feradi WPI menegaskan pihaknya akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas.

“Kami akan kawal proses hukumnya secara ketat. Kami pastikan para pelaku mendapat hukuman setimpal atas tindakan biadab ini,” tegas Agus Polenk saat menjenguk korban Jumat (18/9/2026).

“Berdasarkan rekaman CCTV yang sudah tersebar, masyarakat beranggapan tindakan itu seperti percobaan pembunuhan,” tambahnya lagi.

(ttg)

Berita Terkait

Terima Putusan Hakim PN Salatiga, Korban Penipuan Mobil Masih Kecewa Kendaraan Belum Kembali
Dua Tahun Menggantung, Kasat Reskrim Salatiga Perintahkan Penyidik Fokus Bongkar Kasus Penipuan Mobil
Kasus Pendeta TS Salatiga: Penanganan Lamban, Masyarakat Minta Perhatian Kapolri
Elbeha Barometer Surati Presiden Prabowo Dugaan Pembiaran Operasional Wisata Dusun Semilir
ASN Salatiga Laporkan Dugaan Pemerasan ke Polda Jawa Tengah
Polres Salatiga Dinilai Tak Becus Tangani Kasus Dugaan Penipuan, Korban: Lebih Baik Kasih Saya SP3
Aksi Vandalisme di Kota Salatiga, Sejumlah Titik Dicoret Simbol Provokatif
Perhutani KPH Telawa Ikuti Rapat Pembahasan Rencana Pelaksanaan Pekerjaan Pipanisasi Pengapon Boyolali di Salatiga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:23 WIB

Soleh Dianiya Gunakan Linggis, Polres Salatiga Belum Tangkap Pelaku

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:39 WIB

Terima Putusan Hakim PN Salatiga, Korban Penipuan Mobil Masih Kecewa Kendaraan Belum Kembali

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:04 WIB

Dua Tahun Menggantung, Kasat Reskrim Salatiga Perintahkan Penyidik Fokus Bongkar Kasus Penipuan Mobil

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:13 WIB

Kasus Pendeta TS Salatiga: Penanganan Lamban, Masyarakat Minta Perhatian Kapolri

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:56 WIB

Elbeha Barometer Surati Presiden Prabowo Dugaan Pembiaran Operasional Wisata Dusun Semilir

Berita Terbaru

Kudus

Polisi Telusuri Konten Remaja Bawa Sajam

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:36 WIB