BOYOLALI || Portaljatengnews.com – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan dan membuat ilaran kebakaran di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Ngipik Telawa pada Jumat (09/10/2026).
Kegiatan yang dilakukan segenap karyawan Perhutani ini merupakan upaya menjaga dan merawat aset negara sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, serta upaya pencegahan kebakaran karena kemarau panjang.
Kegiatan gotong royong yang dilakukan setip hari Jumat tersebut diikuti seluruh karyawan Perhutani KPH Telawa dengan dibantu masyarakat anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan Jati Aji Desa Cerme. Kegiatan Jumat bersih telah dicanangkan Perhutani, sasaran kerja bakti meliputi pembersihan halaman kantor, ruang kerja dan lingkungan sekitar kantor.
Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, rapi, dan asri juga menciptakan buadaya sehat.
Pada kesempatan ini sasaran kegiatan Jumat bersih dilaksanakan dilingkungan TPK Ngipik yang berbatasan dengan kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan Soroweyo BKPH Karangrayung.
Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga dan merawat aset negara agar tetap terpelihara dengan baik, serta kekhawatiran potensi kebakaran pada lokasi tersebut mengingat kekeringan musim kemarau yang berkepanjangan.
Kegiatan kebersihan dilaksanakan mulai pukul 08:00 WIB tersebut, karyawan Perhutani dan masyarakat Desa Cerme melakukan pembersihan atau membuat ilaran mengantisipasi potensi kebakaran mulai dari batas hutan sampai pinggir jalan yang sering dilewati masyarakat sekitar.
Administratur KPH Telawa melalui Kepala TPK Telawa, Doni, menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti merupakan wujud tanggung jawab Perhutani dalam menjaga asset Perusahaan serta wujud kebrsamaan mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan meciptakan pelayanan pemasaran yang nyaman bagi konsumen kayu Perhutani.
“TPK merupakan aset negara yang harus dijaga dan dirawat bersama. Dengan kegiatan kerja bakti ini menumbuhkan semangat gotong royong, baik di lingkungan internal Perhutani maupun bersama masyarakat sekitar. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan baik antara Perhutani dan warga sekitar. Lingkungan yang bersih akan mendukung kenyamanan dalam bekerja serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Doni.
Ia menambahkan dengan melibatkan masyarakat sekitar menjadi sebagai wujud sinergi dalam mendukung keamanan dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Suyadi, Ketua LMDH Jati Aji Desa Cerme yang turut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengapresiasi ajakan Perhutani untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Dengan diikutsertakan elemen masyarakat dalam kegiatan Perhutani,masyarakat merasa ikut bertanggung jawab akan kenayaman lingkungan dan keamanan wilayah hutan.
“Kami senang dapat ikut kerja bakti bersama Perhutani. Selain menciptakan lingkungan bersih dan nyaman, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara warga dan petugas Perhutani. Harapannya, kegiatan Jumat bersih yang sudah rutin dilaksanakan Perhutani juga menjadi budaya hidup dan peduli kesehatan pada masyarakat ,” ungkapnya.
Melalui kegiatan kerja bakti ini, Perhutani KPH Telawa berharap lingkungan TPK Telawa tetap terjaga kebersihan dan kerapiannya, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya merawat aset negara serta mencegah ancaman kebakaran pada musim kemarau ini demi mendukung kelancaran pengelolaan hutan secara berkelanjutan.
Laporan: Wahyu






