BLORA || Portaljatengnews.com – Proyek peningkatan ruas Jalan Singget – Doplang – Cepu di Kabupaten Blora menunjukkan progres signifikan hingga pertengahan Oktober 2026.
Proyek dengan total nilai kontrak Rp28,7 miliar yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jawa Tengah ini terbagi dalam dua paket pekerjaan.
Pelaksana paket reguler, CV Bumi Muda Konstruksi Semarang, Arif Suyono mengatakan progres pekerjaan perkerasan beton telah mencapai 92 persen per 14 Oktober 2026.
“Progresnya sudah selesai, tinggal pekerjaan pembereman bahu jalan di sisi kanan-kiri dengan lebar setengah meter dan panjang 500 meter, serta pengaspalan oprit dan marka jalan,” ujar Arif, Rabu (14/10/2026).
Paket reguler tersebut menggunakan konstruksi rigid beton FS 45 dengan lebar 7,5 meter, panjang 500 meter, dan tebal 30 cm. Nilai kontraknya Rp4,95 miliar dengan masa pelaksanaan 180 hari kalender, mulai 29 Juni hingga 25 Desember 2026.
Sementara itu, Staff Teknik 1 Balai Pengelola Jalan Wilayah Purwodadi, Sudarsono, menjelaskan terdapat dua metode pengerjaan dalam proyek ini. Paket reguler menggunakan beton FS 45, sedangkan paket Perkada menggunakan perkerasan fleksibel aspal.
“Untuk ketebalan aspal ada variasi karena ada pelebaran jalan menuju 7,5 meter. AC-BC setebal 8 sampai 10 cm, dengan lapis kedua AC-WC tetap 4 sampai 5 cm,” jelasnya.
Ia menerangkan, AC-WC merupakan lapisan aus paling atas yang bersentuhan langsung dengan ban kendaraan, sedangkan AC-BC adalah lapisan pengikat di bawahnya sebagai penahan beban utama.
Adapun paket kedua atau paket Perkada dikerjakan oleh PT Larissa Jaya Konstruksi dengan nilai kontrak Rp23,8 miliar. Target awal pengaspalan sepanjang 1,9 kilometer dan akan disesuaikan menjadi 2 kilometer ke arah Kedungtuban.
Sudarsono menambahkan, target penyelesaian paket reguler pada 20 Desember 2026 dan paket Perkada hingga akhir Desember 2026. Hingga kini pelaksanaan di lapangan berjalan lancar meski jarak pengiriman material cukup jauh.
Laporan: Wawan






