Banjir Landa Wilayah Demak, TNI-Polri Evakuasi Nenek Sakit Gunakan Getek

- Redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK || Portaljatengnews.com – Dalam menghadapi bencana banjir yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, TNI-Polri kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terkena dampak. Salah satu contoh nyata adalah evakuasi Mbah Sopiah, seorang nenek berusia 60 tahun yang mengalami sakit dan tidak dapat berjalan.

Mbah Sopiah, warga Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, telah terjebak di rumahnya selama 5 hari akibat banjir yang menggenangi rumahnya. Kondisi kesehatannya yang memburuk dan tidak dapat berjalan membuatnya membutuhkan bantuan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga :  Wujudkan Demak Aman dan Kondusif, Polres Intensifkan Patroli Malam hingga Subuh

Bhabinkamtibmas Desa Prampelan, Polsek Sayung, Polres Demak, Bripka Rahayu Widodo, langsung mengambil tindakan setelah menerima informasi tentang kondisi Mbah Sopiah. Bersama dengan Bhabinsa dan BPBD, Rahayu Widodo melakukan evakuasi Mbah Sopiah menggunakan getek.

Baca Juga :  Polres Demak Rayakan Hari Bhayangkara Ke-79 Dengan Jalan Sehat

“Kami melakukan evakuasi dengan peralatan seadanya, dan Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar. Mbah Sopiah dievakuasi karena sakit dan tidak bisa berjalan, sehingga harus dibantu orang lain.” kata Rahayu Widodo.

Rahayu Widodo menambahkan bahwa evakuasi ini merupakan bagian dari kewajiban Polri untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Ini sudah menjadi bagian dari Polri untuk dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Polres Demak Gelar Donor Darah Peringati HUT ke-74

Banjir yang melanda Kabupaten Demak disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan naiknya air rob. Banjir ini telah menggenangi beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Sayung dan Desa Prampelan.

Rahayu Widodo berharap bahwa banjir segera surut dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.

“Semoga banjir segera surut dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.***

 

Editor : Heri

Berita Terkait

Tawuran Perang Sarung di Mranggen Berujung Pembacokan, Tiga Remaja Diamankan Polisi
Balap Liar di Jalan Lingkar Demak Dibubarkan, 114 Remaja Diamankan Polisi
Peringati Nuzulul Quran, Polres Demak Bagikan 3.000 Kg Zakat Fitrah
Mudik Lebaran 2026, Polres Demak Siagakan Personel di Titik Rawan
Polres Demak Musnahkan 3.832 Botol Miras Hasil Operasi Pekat Candi 2026
Kapolres Demak Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik Lebaran
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Demak, Polisi Cari Keluarga Korban
Tanam Jagung Serentak, Polres Demak Perkuat Sinergi Dukung Swasembada Pangan

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:52 WIB

Tawuran Perang Sarung di Mranggen Berujung Pembacokan, Tiga Remaja Diamankan Polisi

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:20 WIB

Balap Liar di Jalan Lingkar Demak Dibubarkan, 114 Remaja Diamankan Polisi

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Peringati Nuzulul Quran, Polres Demak Bagikan 3.000 Kg Zakat Fitrah

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:53 WIB

Mudik Lebaran 2026, Polres Demak Siagakan Personel di Titik Rawan

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Polres Demak Musnahkan 3.832 Botol Miras Hasil Operasi Pekat Candi 2026

Berita Terbaru