Polres Demak Musnahkan 3.832 Botol Miras Hasil Operasi Pekat Candi 2026

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


DEMAK || Portaljatengnews.com – Polres Demak memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) hasil Operasi Pekat Candi 2026 dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Pendopo Parama Satwika Mapolres Demak, Kamis (12/3/2026).

Pemusnahan tersebut diawali dengan penandatanganan berita acara oleh Bupati Demak Eisti’anah, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, dan Dandim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romansyah. Setelah itu, ketiganya secara simbolis memusnahkan barang bukti dengan melempar botol miras.

Kapolres Demak AKBP Samel mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Demak, sekaligus memberantas berbagai penyakit masyarakat.

Sepanjang Januari hingga Februari 2026, jajaran Polres Demak menggencarkan penindakan terhadap peredaran minuman keras. Dari kegiatan tersebut, petugas berhasil menyita sedikitnya 1.256 botol miras dari berbagai jenis.

Penindakan, kata dia, tidak hanya menyasar produk yang siap edar, tetapi juga bahan baku pembuatan miras. Polisi turut mengamankan tersangka dan menyita sekitar 450 liter arak yang diduga akan digunakan sebagai bahan pembuatan minuman keras jenis “Es Moni”.

Baca Juga :  Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional, Polres Demak Panen Jagung
Kapolres Demak AKBP Samel, saat menandatangani pemusnahan barang bukti botol miras. Kamis (12/3/2026).

Adapun dalam kurun Januari hingga Maret 2026, Polres Demak memusnahkan total 3.832 botol miras. Rinciannya, 1.448 botol miras pabrikan dan 2.384 botol miras tradisional.

Dalam periode tersebut, aparat Kepolisian juga menangani 1.021 kasus terkait peredaran miras. Para pelaku diberikan sanksi mulai dari teguran hingga diproses melalui sidang tindak pidana ringan (Tipiring).

Selain kegiatan rutin, Polres Demak juga menggelar Operasi Pekat Candi 2026 yang berlangsung pada 17 Februari hingga 8 Maret 2026. Dalam operasi itu, polisi mengungkap 177 kasus miras dengan 207 pelaku serta menyita 670 botol miras.

Operasi tersebut juga menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya. Kepolisian mencatat 400 kasus premanisme dengan 400 orang yang diamankan, beserta barang bukti uang tunai sebesar Rp685 ribu.

Baca Juga :  Polres Blora Ukir Aksi Kasih di Perayaan Natal, Bantu Kakek Beribadah, Masyarakat Terpukau

Di bidang narkotika, Polres Demak mengungkap empat kasus dengan empat tersangka serta barang bukti sabu seberat 18,73 gram. Polisi juga menangani empat kasus prostitusi, termasuk tindak pidana perdagangan orang, serta lima kasus perjudian.

Menurut AKBP Samel, tingginya angka pengungkapan kasus tersebut menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindak penyakit masyarakat. Namun, di sisi lain kondisi itu juga menjadi pengingat bahwa peredaran miras masih menjadi persoalan serius di wilayah Kabupaten Demak yang dikenal sebagai Kota Wali.

Karena itu, Polres Demak akan memperkuat upaya pencegahan melalui program Jogo Demak dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.

“Melalui sinergi lintas sektoral dalam program Jogo Demak, kami ingin tidak hanya menindak pelanggaran, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga Demak tetap aman, kondusif, dan terbebas dari penyakit masyarakat,” pungkasnya. (ttg/*)

Sumber Berita : Humas Polres Demak

Berita Terkait

Sespimmen Polri Pelajari Strategi Kepemimpinan melalui Studi Lingkungan di Demak
Polres Demak Perkuat Pencegahan Narkoba di Lingkungan Sekolah
Bidpropam Polda Jateng Tekankan Polisi Jadi Pelayan dan Pemberi Solusi
Kombes Pol Slamet Loesiono Ubah Limbah Menjadi Produk Bernilai melalui Proyek “EKSPRESI HIJAU”
Polres Demak Bersama Lintas Instansi Siaga Hadapi Karhutla
Polres Demak Gandeng Sekolah Cegah Tawuran Pelajar
Bupati Demak Buka Demak Expo 2026, UMKM Didorong Tembus Pasar Global
Tanah Sawah Diduga Dikeruk dan Diperjualbelikan, Nama Oknum Polisi dan Perangkat Desa Mencuat

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Sespimmen Polri Pelajari Strategi Kepemimpinan melalui Studi Lingkungan di Demak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Polres Demak Perkuat Pencegahan Narkoba di Lingkungan Sekolah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Bidpropam Polda Jateng Tekankan Polisi Jadi Pelayan dan Pemberi Solusi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Kombes Pol Slamet Loesiono Ubah Limbah Menjadi Produk Bernilai melalui Proyek “EKSPRESI HIJAU”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Polres Demak Bersama Lintas Instansi Siaga Hadapi Karhutla

Berita Terbaru