Petani Desa Getas Blora Bersitegang dengan Pihak UGM

- Redaksi

Sabtu, 17 Mei 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA || Portaljatengnews.com – Konflik antara pihak UGM (Universitas Gadjah Mada) dengan petani Desa Getas dan sekitarnya kembali pecah. Adu mulut tak terhindarkan setelah petugas lapangan UGM dicegat ratusan massa dari gabungan petani tebu dari Desa Getas dan sekitarnya pada Kamis siang (15/5/2025) kemarin.

Aksi penghadangan yang dilakukan oleh petani Getas, dipicu oleh kegiatan penanaman yang dilakukan oleh petugas lapangan dari UGM dengan dikawal oleh gakkum dengan menggunakan senjata.

Juwari, salah seorang petani mengatakan jika sebelumnya telah terjadi kesepakatan antara warga dengan pihak UGM. Yang intinya tidak ada kegiatan penanaman maupun penyemprotan di lahan petani yang masuk dalam KHDTK.

“Sebelumnya sudah terjadi mediasi dan terjadi kesepakatan, bahwa tidak akan ada kegiatan penyemprotan atau penanaman sebelum ada keputusan final setelah ada somasi. Tetapi menurut kami UGM mengingkari janji dengan terus melakukan kegiatan di lahan petani,” ujarnya.

Baca Juga :  Giat Donor Darah di Aula Kantor KPH Randublatung Rutin Diadakan Per 3 Bulan

Menurutnya, pihak UGM telah mengingkari kesepakatan tersebut. Bahkan warga juga merasa terintimidasi karena petugas lapangan saat melakukan penanaman dikawal oleh petugas gakkum dengan menggunakan senjata laras panjang. Hal itulah yang menyulut emosi warga sehingga mereka nekat untuk menghadang petugas usah melakukan penanaman. Dengan menggunakan puluhan motor, mobil petugas dari UGM dihadang ditengah jalan.

“Kami hanya melakukan peringatan terhadap petugas bahwa tidak boleh ada kegiatan sebelum ada keputusan final,” tandasnya.

Meskipun tidak ada aksi anarkis namun sempat membuat heboh di desa setempat.

Dari pantauan di lapangan sempat terjadi ketegangan antara pihak UGM dengan masyarakat desa Getas meskipun akhirnya berakhir dengan tertib.

Sementara itu, Soegito, salah seorang anggota forum bela negara Republik Indonesia yang sempat datang dan mendampingi masyarakat, mengatakan, kesepakatan yang dihasilkan hari ini tidak mendapatkan hasil, atau ada pengingkaran dari pihak UGM, pihaknya mengancam akan mengerahkan masa lebih banyak lagi.

Baca Juga :  Meriah, Perhutani KPH Randublatung Gelar Halalbihalal Dibarengi Dua Acara Peringatan Hari Jadi

“Jika nanti pihak UGM kembali melanggar kesepakatan dengan melakukan penanaman ataupun penyemprotan di lahan petani milik warga kami akan mengerahkan masa lebih banyak lagi untuk menggerutuk pihak UGM,” ucapnya.

Sementara itu petugas Gakkum yang enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa, selama ini pihaknya hanya melakukan pendampingan petugas UGM ketika melakukan pengelolaan di lahan KHDTK.

“Kami melakukan pendampingan di lahan kdtk jauh sebelum ada miskomunikasi antara pihak UGM dengan warga, dan kami tidak punya kewenangan untuk memberikan komentar apapun,” ucap petugas yang mau wanti-wanti namanya untuk tidak ditulis.

Petugas lapangan dari pihak UGM sendiri tidak ada yang berkenan untuk memberikan komentar maupun statement terkait kegiatan yang dilakukan.

Laporan: Wawan

Berita Terkait

TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 Kodim 0721/Blora Resmi Dibuka, Perkuat Pemerataan Pembangunan Desa
Polsek Jepon Tangani Kasus Petani Tewas Tersengat Jebakan Tikus Beraliran Listrik di Bangsri
Polres Blora Amankan Ratusan Tabung LPG Bersubsidi Ilegal dari Tuban
Saka Wanabakti KPH Randublatung Praktik Pembibitan, Bekali Generasi Muda Jaga Hutan
Danrem 073/Makutarama Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Hutan Kedungwaru Kunduran Blora
Tak Tahan Jalan Rusak, Ratusan Warga Sumberejo Randublatung Swadaya Perbaiki Jalan Kabupaten 450 Meter
Hujan Deras Picu Longsor di Desa Kemiri Jepon, Empat Rumah Rusak
Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Petani di Bogorejo Meninggal Terkena Mata Pisau Gerinda

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 07:17 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 Kodim 0721/Blora Resmi Dibuka, Perkuat Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 22 April 2026 - 10:24 WIB

Polsek Jepon Tangani Kasus Petani Tewas Tersengat Jebakan Tikus Beraliran Listrik di Bangsri

Senin, 20 April 2026 - 21:32 WIB

Polres Blora Amankan Ratusan Tabung LPG Bersubsidi Ilegal dari Tuban

Senin, 20 April 2026 - 21:30 WIB

Saka Wanabakti KPH Randublatung Praktik Pembibitan, Bekali Generasi Muda Jaga Hutan

Jumat, 17 April 2026 - 21:15 WIB

Danrem 073/Makutarama Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Hutan Kedungwaru Kunduran Blora

Berita Terbaru