BLORA || Portaljatengnews.com – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung bersama PT. Suma Perkasa Mandiri mengumumkan hasil seleksi tenaga Alih Daya tahun 2026 di ruang rapat O1 pada Kamis, 12 Maret 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi SDM, Umum dan IT Edy Puryoto, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata Suwarno, Direktur PT. Suma Perkasa Mandiri Sudarwati, Perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Hestin, Kepala Sub Seksi SDM dan Umum Windarji, dan segenap peserta seleksi tenaga kerja Alih Daya.
Kepala Seksi SDM, Umum dan IT Edy Puryoto, mewakili Administratur KPH Randublatung Herry Merkussiyanto Putro, mengucapkan rasa syukur karena sudah berada pada tahap akhir rekrutmen tenaga alih daya. “Kami sudah bekerja sama dengan PT. Suma Perkasa Mandiri dalam proses rekrutmen ini,” kata Edy.
Edy berharap agar tenaga alih daya yang sudah diterima dapat meningkatkan kinerja mereka. “Tenaga alih daya ini sudah terdaftar di data SDM Direksi Perhutani, sehingga ini menjadi kesempatan yang baik bagi mereka untuk bersungguh-sungguh dalam bekerja,” tambahnya.
Perwakilan BPJS Hestin menyampaikan bahwa ada 23 orang yang berhasil lulus seleksi, dengan rincian 16 orang bidang keamanan, 4 pembantu mandor TPK, 2 Tenaga Pendamping Masyarakat, dan 1 operator Fico dan HCMS.
Hestin menjelaskan bahwa hak-hak pekerja tenaga alih daya diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan aturan turunannya. “Pekerja outsourcing memiliki hak yang sama dalam hal upah, jaminan sosial, keselamatan kerja, waktu kerja, dan THR,” jelasnya.
Laporan: Wawan
Editor : Heri







