GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ketawar melaksanakan penyaluran bantuan air bersih melalui kepada masyarakat Dusun NgupakWarak, Desa Cekel, Kecamatan karangrayung Kabupaten Grobogan pada Senin (12/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan inisiatif segenap karyawan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Telawa dan bentuk sosial sebagai kepedulian kepada masyarakat desa hutan yang kesulitan kebutuhan air bersih karena kekeringan akibat kemarau yang berkepanjangan.
Selain bantuan air bersih yang telah disalurkan Perhutani melalui Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) di beberapa desa wilayah yang mengalami kesulitan air bersih sebanyak 6 truk tangki. Pada kesempatan itu karyawan Perhutani Telawa juga memberikan bantuan air bersih sebanyak 1 truk tangki di Dusun NgumpakWarak Desa Cekel Kecamatan Karangrayung.
Kegiatan sosial ini merupakan hasil penggalangan dana karyawan Perhutani sebagai wujud kepedulian kepada warga yang membutuhkan air bersih.
Administratur KPH Telawa melalui Wakil Administratur/KSKPH, Julie Irahadi bersama Kepala BKPH Ketawar, Kepala Resort Pemangkuan Cekel dan jajarannya turut mengawal pendistribusian air bersih ke lokasi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Perhutani kepada masyarakat sekitar hutan yang saat ini kekurangan kebutuhan air bersih.
“Semoga bantuan air bersih yang dilaksanakan Perhutani ini dapat meringankan dan memberikan manfaat serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dusun Ngumpak Warak disaat musim kemarau ini. Semoga kepedulian karyawan Perhutani ini bisa menumbuhkan kebersamaan antara Perhutani dengan masyarakat,” ucapnya.
Anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan Cekel Rindang, Rakim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani KPH Telawa atas kepedulian yang telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warganya.
“Kemarau yang berkepanjangan Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, mencuci, serta keperluan lainnya. Kemarau yang berkepanjangan yang memberikan dampak luas bagi masyarakat, kami berharap musim hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi masyarakat,” ungkap Rakim.
Melalui kegiatan social ini, Perhutani berharap bantuan air bersih dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan sumber daya air untuk kehidupan.
Laporan: Wahyu






