Viral Pengendara Mobil Keluhkan Tak Bisa Isi BBM Subsidi di SPBU karena Akun MyPertamina Miliknya Digunakan Orang Lain

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Aktivitas SPBU

Gambar: Aktivitas SPBU


PATI || Portaljatengnews.com –  Aksi protes pengendara mobil yang kebingungan lantaran ditolak saat akan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di sebuah SPBU, ramai jadi sorotan di media sosial.

Sebab akun yang terdaftar di aplikasi MyPertamina milik pengendara tersebut terdapat riwayat pembelian bahan bakar yang melebihi kapasitas. Padahal, pengendara mobil mengaku jika dirinya tidak pernah mengisi BBM dengan jumlah seperti disebutkan.

“Saya belum ada isi solar  kok sudah habis ya. Saya enggak ada isi Solar hari ini tadi kok katanya kuotanya habis. Kok bisa gitu ya?,” saya berharap kepada APH untuk menindak tegas para mafia – mafia solar yang semakin lama semakin menggila, seolah – olah APH tutup mata tanpa ada tindakan sama sekali, kalau seperti ini masyarakat yang di rugikan. kata pengendara mobil.

Baca Juga :  Dandim Pati Hadiri Kegiatan Percepatan Swasembada Pangan Nasional Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak

Petugas SPBU kemudian menunjukkan riwayat pembelian yang tertera dalam data di akun si pengendara mobil. Petugas juga sempat merasa ada kejanggalan dalam data tersebut.

Dalam daftar yang ditunjukkan, disebutkan jika pengendara mobil tersebut sudah melakukan transaksi pembelian solar.

Sementara itu, pengendara mobil lain juga sempat mengeluh kesusahan saat akan mengisi BBM di SPBU lantaran akun MyPertamina miliknya tidak bisa digunakan.

“Ini aneh ini mau isi solar pakai barcode tapi katanya ada yang makai. Padahal barcode-nya saya doang yang punya aneh ini. Tetep ga bisa pak? keterangannya apa pak?,” kata pengendara mobil.

Baca Juga :  Polemik Surat Operasional PT Adisakti Persada Energi di Wilayah PPP Bajomulyo Pati Mencuat

“(Keterangan) pengguna tersebut sedang melakukan transaksi pak,” ungkap petugas SPBU.

Diketahui, jika MyPertamina adalah aplikasi yang diluncurkan dalam rangka program digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Penggunaan MyPertamina dimaksudkan untuk memastikan proses penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran. Aplikasi ini wajib dimiliki oleh pengguna yang berhak mendapatkan BBM subsidi, seperti pertalite dan solar.

PT Pertamina Patra Niaga pernah mengungkap, jika tujuan adanya digitalisasi ini ialah untuk memitigasi tindak kecurangan pembelian BBM bersubsidi di SPBU.

“QR Code ini pencegahan kecurangan-kecurangan subsidi BBM di lapangan. Sudah bisa dilihat sendiri, betapa banyak penyelewengan yang terjadi,” kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga. Senin (14/7/2025 )

Baca Juga :  Pabrik Tas di Pati Diduga Ilegal, Adv Bagas Pamenang: Warga Resah, 90 Persen Pekerja Diduga WNA

Aplikasi MyPertamina hanya digunakan sebagai salah satu platform pembayaran digital bukan untuk tempat mendaftar. Setelah mendaftar, maka yang terekam oleh sistem sebagai penerima BBM subsidi adalah kendaraannya, bukan individu pemiliknya.

“Jadi QR Code itu benar-benar melekat pada kendaraan, bukan yang bawa mobil. Karena yang bawa mobil itu bisa pindah-pindah. Tapi QR Code itu benar-benar melekat kepada kendaraan,” tuturnya.

Adanya keluhan beberapa pengendara mobil yang tidak bisa mengisi bahan bakar subsidi tentu merugikan konsumen.

Karena akun yang bermasalah, akhirnya pemilik kendaraan tidak dapat menerima BBM subsidi. Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari pihak Pertamina itu sendiri.

Laporan: Budi

Editor : Heri

Berita Terkait

Pabrik Tas di Pati Diduga Ilegal, Adv Bagas Pamenang: Warga Resah, 90 Persen Pekerja Diduga WNA
Berikan Rasa Aman dan Nyaman, Babinsa 21/ Trangkil   Laksanakan Pengamanan Ibadah Natal
Bela Negara di Lapas Pati: Disiplin dan Loyalitas Jadi Bukti Nyata
Danrem 073/Makutarama Tinjau Rencana Strategis Pembangunan Batalyon TP di Kodim 0718/Pati
Polresta Pati Ungkap Kasus Persetubuhan Anak dan Pembuangan Bayi
Bisik Kawan Gelar Khitanan Massal Gratis dan Santunan Anak Yatim di Desa Karaban Pati
Sparko Pati Kirim 4 Kontingen ke FORDA Jateng 2025, Raih Juara 3
Terendus Judi Sabung Ayam di Juwana Pati Bebas Beroperasi, APH Disinyalir Tutup Mata

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:53 WIB

Pabrik Tas di Pati Diduga Ilegal, Adv Bagas Pamenang: Warga Resah, 90 Persen Pekerja Diduga WNA

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:26 WIB

Berikan Rasa Aman dan Nyaman, Babinsa 21/ Trangkil   Laksanakan Pengamanan Ibadah Natal

Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:57 WIB

Bela Negara di Lapas Pati: Disiplin dan Loyalitas Jadi Bukti Nyata

Rabu, 17 Desember 2025 - 21:12 WIB

Danrem 073/Makutarama Tinjau Rencana Strategis Pembangunan Batalyon TP di Kodim 0718/Pati

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:51 WIB

Polresta Pati Ungkap Kasus Persetubuhan Anak dan Pembuangan Bayi

Berita Terbaru

Jepara

Polisi Sigap Bersihkan Material Longsor di Keling Jepara

Minggu, 11 Jan 2026 - 16:58 WIB