SUKABUMI || Portaljatengnews.com – Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari terakhir memicu bencana tanah bergerak di Kampung Cijambe, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebanyak 90 rumah warga mengalami kerusakan hingga ambruk, yang memaksa ratusan warga mencari tempat tinggal yang lebih aman.
Pergerakan tanah menyebabkan retakan dan pergeseran yang berdampak langsung pada permukiman warga. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sukabumi, hingga Selasa (3/3/2026), sebanyak 25 rumah ambruk dan rusak berat sehingga tidak dapat ditempati kembali. Sementara itu, 65 rumah lainnya mengalami kerusakan sedang.
Tak hanya rumah warga, sebuah bangunan pesantren di wilayah tersebut juga dilaporkan ambruk akibat pergerakan tanah. Sebelum kondisi bangunan semakin memburuk, warga terdampak telah secara mandiri mengevakuasi barang-barang berharga mereka.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Bantargadung, Sihab, menyebutkan total warga yang mengungsi mencapai 112 kepala keluarga atau 355 jiwa. Mereka sementara tinggal di rumah kerabat maupun tenda pengungsian yang didirikan BPBD setempat.
“112 KK atau 355 jiwa yang mengungsi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, BPBD Kabupaten Sukabumi tetap mewaspadai potensi pergerakan tanah susulan, mengingat hujan deras masih terus mengguyur sejumlah wilayah di Sukabumi. Petugas terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak dan mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap retakan tanah baru maupun tanda-tanda pergerakan lanjutan.
Editor : Heri







