Gus Zainal Ungkap Penemuan Situs Bersejarah Diduga Warisan Kerajaan Kalingga

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Zainal (kaos putih) saat mengungkap situs kuno diduga peninggalan kerajaan Kalingga.

Gus Zainal (kaos putih) saat mengungkap situs kuno diduga peninggalan kerajaan Kalingga.


WONOSOBO || Portaljatengnews.com – Seorang pendakwah sekaligus pelopor kegiatan safari silaturahmi dan pengobatan gratis, Gus Zainal Santri Ndeso, mengungkapkan penemuan situs bersejarah di Dusun Kalianget, Desa Somogede, Kecamatan Wadas Lintang, Kabupaten Wonosobo. Situs tersebut diperkirakan berasal dari abad ke-6 hingga ke-7 Masehi, atau pada masa kejayaan Kerajaan Kalingga di bawah pemerintahan Ratu Shima.

Gus Zainal dikenal luas karena dakwahnya yang mengangkat nilai sejarah, budaya, serta pelayanan pengobatan gratis tanpa komersial. Sebelum tiba di Wonosobo, ia telah melakukan perjalanan ke berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Lampung, Sumatera Selatan, Riau, Bali, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Madura, hingga Jawa Barat. Sebelumnya, ia juga melangsungkan safari di Kabupaten Kebumen.

Lahir di Desa Selo, Grobogan, daerah yang dikenal melahirkan banyak tokoh penting seperti Ki Ageng Selo, Gus Zainal merupakan pembina Majelis Istighotsah Padepokan Santri Ki Ageng Selo dan pendiri Komunitas Sahabat Santri Ndeso se-Indonesia.

Baca Juga :  CILEGON GEMPAR: Putra Tokoh PKS Ditemukan Tewas Mengenaskan dengan Puluhan Luka Tusuk!

Dalam kunjungannya ke Kalianget, ia tidak hanya menemukan sumber mata air panas alami, tetapi juga temuan yang lebih bernilai sejarah, sebuah bangunan punden berundak yang tertimbun tanah.

“Ini diduga merupakan peninggalan zaman Kerajaan Kalingga pada masa Ratu Shima. Punden berundak semacam ini dulunya menjadi tempat yang disucikan masyarakat Jawa Kuno sebelum masuknya agama Islam,” jelasnya. Jumat (12/6/2026).

Menurut keterangan Kepala Desa Somogede, Warso, berdasarkan cerita turun-temurun, sumber mata air tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang musafir bernama Ki Jadrana dari wilayah Bagelen, yang kini termasuk Kabupaten Purworejo. Jika dikelola dengan baik, situs dan pemandian ini berpotensi menjadi ikon wisata unggulan di Wonosobo.

Keistimewaan lain dari lokasi ini adalah kualitas airnya. Berbeda dengan kebanyakan mata air panas yang hanya cocok untuk mandi, air di Kalianget sudah dikonsumsi langsung oleh warga. Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Somogede, Subagio, memastikan air ini telah lulus uji laboratorium dan diperiksa secara berkala setiap tiga bulan.

Baca Juga :  Kapolres Kudus Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkada

Dengan ilmu titen dan keilmuan pengobatan tradisional yang dimilikinya, Gus Zainal menilai air ini memiliki kandungan mineral sangat tinggi.

“Air ini sangat berkhasiat membantu penyembuhan penyakit saraf, persendian, diabetes, gangguan jantung, hingga mengurangi stres. Asalkan digunakan dengan cara yang tepat, manfaatnya bisa dirasakan secara nyata,” ujarnya.

Ia pun menyarankan agar pemerintah daerah dan masyarakat setempat merapikan serta mengelola kawasan ini dengan baik. Gus Zainal juga menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi, antara lain dengan menggelar kegiatan dzikir pengobatan dan pelayanan kesehatan gratis yang memadukan potensi alam setempat dengan keilmuan yang dimilikinya.

“Kami ingin membantu masyarakat dan pemerintah dalam upaya menyehatkan bangsa dengan landasan kemanusiaan. Sekali lagi, saya tegaskan: tidak ada praktik komersial. Siapa pun yang butuh pertolongan, akan kami bantu sepenuh hati,” tegas Gus Zainal. (Red)

Editor : Portaljatengnews.com

Berita Terkait

Pelaku Pembakaran Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Ditangkap Polisi
Polda Jateng Capai 92,6 Persen Skrining TB Paru Bhabinkamtibmas, Perkuat Program TOSS TB hingga Tingkat Desa
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Pasar Tradisional untuk Pedagang dan Masyarakat
Wali Kota Semarang Naik Kereta Kencana Meriahkan Puncak Kirab Gunungan
SMP 2 Kaliwungu Peringati HUT ke-36, Tekankan Pembentukan Karakter Siswa
Sinergi Agroforestri: Perhutani Jateng Gandeng Mitra Kembangkan Kopi
Perhutani KPH Randublatung Sambut Hangat Peserta Gowes Forest Cycling Community
KPH Randublatung Gelar Audit Penilikan V PHL 2026

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:19 WIB

Pelaku Pembakaran Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:14 WIB

Polda Jateng Capai 92,6 Persen Skrining TB Paru Bhabinkamtibmas, Perkuat Program TOSS TB hingga Tingkat Desa

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06 WIB

Gus Zainal Ungkap Penemuan Situs Bersejarah Diduga Warisan Kerajaan Kalingga

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:28 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Pasar Tradisional untuk Pedagang dan Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:27 WIB

Wali Kota Semarang Naik Kereta Kencana Meriahkan Puncak Kirab Gunungan

Berita Terbaru