Shaduk Jotosh Sukses Digelar di Kudus, Wadah Lahirkan Petarung Berprestasi

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat shaduk jotosh, nampak Husen (influencer) tersungkur setelah dikalahkan lawan.

Suasana saat shaduk jotosh, nampak Husen (influencer) tersungkur setelah dikalahkan lawan.


KUDUS || Portaljatengnews.com – Kabupaten Kudus sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga combat sport bertajuk Shaduk Jotosh. Gelaran yang digagas oleh Kudus Wani Tanding (KWT) ini berlangsung meriah di Gelanggang Olahraga (GOR) Kudus, Wergu Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Sabtu (25/7/2026).

Ajang ini mempertemukan puluhan petarung dari berbagai daerah di Jawa Tengah, antara lain Kudus, Pati, Jepara, dan wilayah lainnya. Kompetisi yang mempertandingkan nomor tinju (boxing) dan kickboxing ini disambut antusiasme tinggi masyarakat, di mana tribun penonton penuh sesak, khususnya pada kelas reguler.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Gelar Deklarasi Damai Bersama Forkopimda dan Lintas Tokoh

Sebanyak 140 petarung tampil dalam 70 partai pertandingan yang mencakup kategori atlet amatir, pemula, hingga kalangan influencer. Salah satu laga yang menyita perhatian adalah pertarungan yang melibatkan petarung asal Pati, Ahmad Husen. Dalam pertandingan tersebut, Husen beberapa kali tersungkur dan akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan selisih penampilan yang cukup mencolok.

Meski berlangsung sengit, seluruh rangkaian pertandingan berjalan dalam suasana sportif, menjunjung tinggi semangat persaingan sehat dan permainan bersih (fair play). Para petarung menampilkan kemampuan terbaik mereka di atas ring, sementara penonton memberikan dukungan secara tertib tanpa insiden yang berarti.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Serahkan Bantuan Hibah Keuangan Untuk Partai Politik Sebesar Rp 2.423.108.480

Blegoh Alun Sedayu selaku penyelenggara berharap gelaran ini menjadi momentum penting untuk mendorong perkembangan olahraga bela diri di Kudus.

“Dengan terselenggaranya Shaduk Jotosh ini, selain menjadi wadah bagi atlet untuk mengasah kemampuan, kami berharap ajang ini mampu melahirkan bibit-bibit petarung berprestasi yang nantinya dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional,” ujar Alun Sedayu.

Acara yang berlangsung semarak dan menghibur tersebut berakhir dalam keadaan kondusif dan aman.

Laporan: Faizun
Editor: Portaljatengnews.com

Berita Terkait

Tekan Angka Kecelakaan, Polres Kudus Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Selama 14 Hari
Bak Jatuh Tertimpa Tangga: Anak Dikeroyok, Ayah Meninggal Dunia Akibat Syok di Rumah Sakit
Polisi Amankan 14 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Kudus, Tiga Orang Terkait Balap Liar Turut Diamankan
Fenomena “Ora Nduwe Isin” dan Senyum Pepesan Kosong Kemunafikan
Live TikTok Jadi Sarana Judi Online, Ditressiber Polda Jateng Cepat Bertindak, Pelaku sudah ditangkap
Pengeroyokan di Krandon Kudus, 8 Pemuda Diamankan Polisi
Remaja Bawa Clurit untuk Rencana Tawuran Dua Geng di Kudus, Polisi Amankan Delapan Orang
Cegah Peredaran Narkoba di Tempat Hiburan, Polres Kudus Razia Sejumlah Kafe dan Tes Urine 26 Pemandu Lagu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tekan Angka Kecelakaan, Polres Kudus Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Selama 14 Hari

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Bak Jatuh Tertimpa Tangga: Anak Dikeroyok, Ayah Meninggal Dunia Akibat Syok di Rumah Sakit

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Polisi Amankan 14 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Kudus, Tiga Orang Terkait Balap Liar Turut Diamankan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Fenomena “Ora Nduwe Isin” dan Senyum Pepesan Kosong Kemunafikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Live TikTok Jadi Sarana Judi Online, Ditressiber Polda Jateng Cepat Bertindak, Pelaku sudah ditangkap

Berita Terbaru