BLORA || Portaljatengnews.com – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergitas pengelolaan kawasan hutan, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah I Blora menggelar rapat koordinasi bersama Perum Perhutani se-wilayah CDK I Blora. Kegiatan berlangsung di Kantor Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, Senin (14/9/2026).
Rapat dihadiri Kepala CDK Wilayah I Blora, Susilo, beserta jajaran, serta sembilan Administratur/KKPH lingkup CDK I Blora, yakni KPH Randublatung, KPH Blora, KPH Mantingan, KPH Cepu, KPH Kebonharjo, KPH Gundih, KPH Purwodadi, KPH Telawa, dan KPH Semarang.
Dalam arahannya, Susilo menyampaikan perkembangan pengelolaan kawasan hutan, khususnya terkait program Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK). Ia menyebutkan, di wilayah CDK I Blora yang meliputi Kabupaten Blora, Rembang, dan Grobogan, tercatat sebanyak 131 permohonan KHDPK.
Susilo menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang solid antara CDK I Blora dengan Perum Perhutani. Sinergitas tersebut dinilai krusial untuk mendukung kelancaran pengelolaan hutan serta menyamakan persepsi di lapangan.
“Kami berharap sinergitas antara CDK dan Perhutani terus ditingkatkan, khususnya dalam pengelolaan hutan, sehingga setiap program dapat dilaksanakan dengan baik, terkoordinasi, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Susilo.
Sementara itu, Administratur KPH Randublatung, Rovi Tri Kuncoro, menyatakan Perhutani mendukung penuh pelaksanaan program KHDPK sesuai rencana dan ketentuan yang ditetapkan. Menurutnya, kepastian tata batas kawasan menjadi aspek penting yang harus segera ditindaklanjuti.
“Kami berharap program KHDPK segera berjalan sesuai rencana. Tata batas perlu segera dilaksanakan agar ada kepastian batas antara wilayah kelola Perhutani dengan KHDPK. Dengan kejelasan batas, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman maupun konflik di lapangan,” jelas Rovi.
Rovi juga berharap CDK I Blora meningkatkan sosialisasi dan pendampingan kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) binaan. Pendampingan intensif diperlukan agar masyarakat memiliki pemahaman yang utuh mengenai pengelolaan kawasan hutan dan dapat menjalankan kegiatan sesuai aturan.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, serta membangun sinergi antara CDK I Blora dan Perum Perhutani dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang tertib, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Laporan: Wawan






