SEMARANG || Portaljatengnews.com – Perum Perhutani turut mendukung pelaksanaan Pengisian Awal Waduk (Initial Impounding) Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang dihadiri dan diresmikan secara seremonial oleh Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., Rabu (09/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam tahapan pengoperasian Bendungan Jragung yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian dan irigasi di wilayah sekitar bendungan.
Dalam kegiatan tersebut, Perhutani hadir melalui Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah yang diwakili Sekretaris Divisi Regional (Sekdiv), Mohamad Fadllun, S,.H, serta Perhutani KPH Semarang yang diwakili Asper/KBKPH Jembolo Selatan. Dedik Hardadi, Kehadiran Perhutani merupakan bentuk dukungan dan sinergi dalam pembangunan infrastruktur strategis yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air dan pemanfaatan kawasan secara berkelanjutan.
Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberadaan Bendungan Jragung diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar bendungan, terutama dalam mendukung kebutuhan air untuk pertanian dan sistem irigasi.
“Bendungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar bendungan, khususnya dalam mendukung pertanian dan irigasi,” ujar Ngesti Nugraha.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi tamu undangan, sambutan, laporan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, sambutan Direktur Jenderal Sumber Daya Air, serta sambutan Bupati Semarang.
Acara dilanjutkan dengan penekanan tombol secara seremonial sebagai tanda dimulainya pengisian awal waduk dan penandatanganan prasasti.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BBWS Pemali Juana, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Semarang, jajaran Pemerintah Kabupaten Semarang, para pemangku kepentingan terkait, Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, Perhutani KPH Semarang, serta pihak pelaksana pembangunan, antara lain PT Waskita Karya, PT Brantas Abipraya, dan PT Wijaya Karya.
Asper/KBKPH Jembolo Selatan menyampaikan bahwa Perhutani mendukung sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan pembangunan Bendungan Jragung, dengan tetap memperhatikan aspek pengelolaan kawasan hutan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Perhutani mendukung pembangunan Bendungan Jragung sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami akan terus membangun koordinasi dan sinergi dengan seluruh pihak agar pengelolaan kawasan dapat berjalan dengan baik serta tetap memperhatikan keberlanjutan fungsi hutan,” ungkapnya.
Dengan dimulainya pengisian awal Waduk Bendungan Jragung, diharapkan infrastruktur tersebut dapat segera memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, terutama dalam mendukung ketersediaan air untuk pertanian dan irigasi, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, Perhutani, dan para pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Laporan: Wahyu






