Kapolres Kudus Jenguk Pemuda Korban Pengeroyokan Oknum Suporter Sepakbola

- Redaksi

Senin, 2 Desember 2024 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kudus AKBP Ronni Bonic, saat menjenguk pemuda korban pengeroyokan okum suporter sepak bola.

Kapolres Kudus AKBP Ronni Bonic, saat menjenguk pemuda korban pengeroyokan okum suporter sepak bola.

KUDUS || Portaljatengnews.com – Seorang pemuda berinisial IPA (23), warga Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus diduga menjadi korban pengeroyokan oknum suporter sepakbola. Korban sempat diisukan meninggal dunia. Begini kondisinya.

Kapolres Kudus, AKBP Ronni Bonic, bersama jajaran datang langsung ke rumah IPA, Senin (2/12/2024). IPA sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit karena mengalami luka-luka.

Korban mengalami luka pada bibir, leher, dan kepala. Korban saat ini di rumah, namun akan kembali dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami datang untuk menjenguk saudara Irfan (IPA) karena kemarin ada beberapa isu terkait bahwa korban ini meninggal dunia ya. Jadi sudah bisa lihat sendiri bagaimana kondisinya Irfan membaik,” jelas Ronni kepada wartawan ditemui di lokasi, Senin (2/12/2024).

Ronni berencana akan membawa korban kembali ke rumah sakit. Tujuannya untuk memeriksa lebih lanjut kondisi korban yang sempat diduga dikeroyok suporter.

Baca Juga :  Tanah dari Dump truck Galian C Tercecer di Jalan Tanjungrejo Kudus, Warga Khawatir Risiko Kecelakaan

“Tadi saya minta staf Siddokes untuk dilakukan rontgen untuk memastikan lagi luka baik-baik saja tidak ada yang fatal,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Kapolres menyayangkan aksi oknum suporter yang melakukan tindakan anarkis hingga menganiaya seorang pemuda. Pihaknya mengklaim sudah melakukan penyekatan terhadap suporter agar tidak sampai ke Pati menyaksikan laga Persipa Pati melawan Persijap Jepara Liga 2 Indonesia.

“Kami sudah melakukan imbauan suporter Persijap, kami juga sudah melakukan penyekatan di beberapa tempat. Semua akses dari Jepara ke Pati banyak ya. Sehingga banyak bisa sampai ke wilayah Pati,” jelasnya.

Akan tetapi, menurutnya suporter banyak datang ke Pati. Bahkan Kapolres mendapatkan laporan jika suporter dari Jepara bisa mendapatkan tiket untuk menyaksikan laga yang bertajuk derbi Muria ini.

Para suporter itu melewati Kudus saat kembali ke Jepara dari Pati. Saat itulah, beberapa oknum suporter diduga melakukan aksi anarkis hingga menganiaya korban.

Baca Juga :  Ratusan Massa Aksi Demontrasi di Polda Jateng, Tuntut Pelaku Penembakan Pelajar Diusut Tuntas

“Makanya kemarin kami kita mencoba mengelola mereka bisa balik ke wilayah Kudus sampai Jepara. Kemarin secara umum sudah baik, tapi beberapa ada oknum masih ada melakukan tindakan yang tidak baik. Kemarin ada yang mengeluarkan kembang api. Kemudian ada juga aksi (penganiayaan) ke Irfan yang kami duga dari suporter,” jelasnya.

AKBP Ronni Bonic berjanji akan menindak tegas para pelaku. Polisi masih mendalami dan memburu para pelaku dugaan pengeroyokan tersebut.

“Intinya terkait masalah ini kita arahkan pihak keluarga lapor ke Polres Kudus ini pasti akan tindak lanjuti. Ini akan kita prioritaskan terhadap oknum suporter yang melakukan tindakan anarkis, penganiayaan pasti kami tindak tegas sehingga tidak terulang lagi,” ungkap Ronni.

“Masih kita dalami, proses penyelidikan, tadi malam keluarganya bikin laporan. Anggota tim sedang melakukan tindakan,” pungkasnya.

Laporan: Faizun

Berita Terkait

Resmi Ditutup, KBM TNI Tahap VIII Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Desa Mojoagung
Bukan Mediasi Formal, PN Kudus Fasilitasi Pertemuan Cari Jalan Keluar Perkara Penipuan
Kawal Transparansi Keuangan, DPRD Demak Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
KPH Semarang Edukasi Pentingnya PKS Agroforestri: Kunci Akses Pupuk Subsidi bagi Petani Hutan Grobogan
Lewat Binrohtal, Polres Demak Dorong Personel Bangun Keluarga Harmonis
Kasus Gardu Induk Jepara: Kuasa Hukum Tegaskan Minta Penangguhan Selama Proses Hukum
KPH Semarang Bahas Batas KHDPK dan Perkuat Sinergi di BKPH Manggar
Perkuat Keamanan Kawasan, Perhutani KPH Semarang Pererat Koordinasi dengan Pabin Jagawana

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:43 WIB

Resmi Ditutup, KBM TNI Tahap VIII Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Desa Mojoagung

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:45 WIB

Bukan Mediasi Formal, PN Kudus Fasilitasi Pertemuan Cari Jalan Keluar Perkara Penipuan

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:16 WIB

Kawal Transparansi Keuangan, DPRD Demak Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:44 WIB

Lewat Binrohtal, Polres Demak Dorong Personel Bangun Keluarga Harmonis

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:22 WIB

Kasus Gardu Induk Jepara: Kuasa Hukum Tegaskan Minta Penangguhan Selama Proses Hukum

Berita Terbaru

Boyolali

Perhutani KPH Telawa Evaluasi Kerja semester I tahun 2026

Kamis, 9 Jul 2026 - 20:55 WIB