SEMARANG || Portaljatengnews.com – Fenomena pengusiran, penghalangan, hingga ancaman terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan kian marak terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi ini memicu kekritisan sekaligus kekecewaan mendalam dari Vio Sari, Direktur Utama PT Ratudunianews.
Menanggapi banyaknya kasus jurnalis yang diusir, dihalangi, bahkan diancam saat meliput peristiwa publik, Vio Sari menyampaikan kritik tajam sekaligus keprihatinan yang mendalam.
“Saya sangat prihatin dan sekaligus heran dengan perilaku pihak-pihak yang kerap mengusir jurnalis saat sedang menjalankan tugas. Otaknya yang suka mengusir-ngusir jurnalis itu gimanaaaa gitu lho,” ujar Vio Sari dengan nada keberatan yang kuat, di Semarang, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, tindakan mengusir jurnalis sama saja dengan menutup akses informasi bagi masyarakat luas. Setiap warga negara berhak mengetahui fakta dan peristiwa yang terjadi di lingkungannya, dan jurnalis adalah pihak yang dipercaya untuk menyampaikan informasi tersebut secara berimbang dan benar.
“Jurnalis bukan musuh negara atau musuh masyarakat. Mereka hadir untuk membuka ruang transparansi dan akuntabilitas. Jika setiap kali ada peristiwa penting, justru dihalangi kehadiran pers, lalu bagaimana masyarakat bisa tahu kebenarannya? Itu sangat merugikan semua pihak,” tambahnya.
Vio Sari menegaskan bahwa kebebasan pers dijamin oleh Undang-Undang, dan setiap jurnalis yang menjalankan tugas jurnalistik dengan benar berhak mendapatkan perlindungan, bukan justru diusir atau diintimidasi. Ia pun meminta seluruh elemen masyarakat, aparat, maupun pihak penyelenggara kegiatan untuk menyadari pentingnya peran pers.
“Kami mohon, jangan lagi ada pengusiran jurnalis. Sambutlah kehadiran mereka dengan terbuka. Jika ada hal yang perlu dijelaskan, bicaralah dengan baik, bukan dengan cara mengusir. Itu bukan sikap yang beradab,” tegasnya.
Vio Sari juga berkomitmen untuk terus mendampingi para anggotanya maupun rekan jurnalis lain yang mengalami intimidasi, pengusiran, maupun hambatan saat menjalankan tugas. Hal ini akan terus diperjuangkan agar setiap jurnalis dapat bekerja dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa takut. (Hadi)






