Dugaan Perusakan dan Pengambilan Mesin Senilai Rp 2,3 Miliar di Klaten, Pelapor Desak Polres Tindak Secara Menyeluruh

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KLATEN || Portaljatengnews.com – Mesin giling batu (Stone Cruiser) senilai sekitar Rp2,3 miliar di Depo Pasir MJS, Jalan Raya Jatinom–Tulung, Dukuh Pangehan, Desa Majegan, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, diduga dirusak dan dibongkar oleh sekitar delapan orang pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Sebagian komponen mesin bahkan diduga telah dibawa pergi menggunakan truk, menuai kekecewaan pelapor.

Pelapor Andre Fernando Putra telah mengajukan laporan resmi ke Polres Klaten dengan nomor STPL/916/VIII/2026/Reskrim tertanggal 30 Agustus 2026, yang dikategorikan sebagai dugaan tindak pidana perusakan sesuai Pasal 521 ayat (1) KUHP. Namun pelapor menilai laporan tersebut belum mencakup seluruh fakta, diantaranya dugaan pengambilan barang, masuk ke lahan tanpa izin, serta pengangkutan komponen mesin.

Baca Juga :  Tanggapan Kapolresta Cilacap Terkait Dugaan THR dari Pemda Kabupaten Cilacap

“Kami kecewa. Barang dengan nilai kerugian sekitar Rp2,3 miliar rusak dan sebagian diduga sudah dibawa menggunakan truk. Delapan orang sempat diamankan, tetapi kemudian dilepaskan kembali. Kami berharap laporan ini benar-benar ditindaklanjuti secara profesional dan tidak berhenti hanya pada laporan perusakan,” ungkap Andre.

Kedelapan orang yang berada di lokasi sempat diamankan, namun akhirnya dilepaskan tanpa penahanan. Keputusan itu semakin mempertanyakan langkah hukum selanjutnya. Pihak yang berada di lokasi mengaku telah membeli mesin tersebut dari seseorang bernama Reza yang beralamat di Yogyakarta, namun klaim tersebut belum didukung dokumen sah dan belum dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Pelapor sebelumnya berusaha melapor di Polsek Tulung, namun diarahkan ke Polres Klaten. Kini ia mendesak agar seluruh rangkaian peristiwa diperiksa secara menyeluruh, mulai dari dugaan perusakan, pengambilan barang tanpa hak, masuk lahan tanpa izin, status kepemilikan mesin, hingga siapa yang memerintahkan pembongkaran.

Baca Juga :  Tambang Galian C Diduga Ilegal Beroperasi di Pegiringan Pemalang

Pihak kepolisian diharapkan mengamankan bukti penting, termasuk dokumentasi kondisi mesin, rekaman CCTV, keterangan saksi, kendaraan pengangkut, serta dokumen kepemilikan. Publik berharap perkara bernilai miliaran rupiah ini tidak berhenti di persoalan administratif, melainkan ditindaklanjuti secara utuh dan transparan hingga terungkap siapa yang bertanggung jawab.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait alasan pelepasan delapan orang maupun penolakan laporan di tingkat Polsek Tulung. Konfirmasi dari pihak berwenang masih dinantikan agar seluruh pihak dapat memperoleh kejelasan dan keadilan.

(Vio Sari)

Berita Terkait

Laporan Perusakan Mesin Senilai Rp 2 Miliar di Polres Klaten Jalan di Tempat, Korban Kecewa
Perum Perhutani Blora Raya dan Polres Blora Perkuat Sinergitas Jaga Keamanan Hutan dan Cegah Karhutla
Hadapi Kemarau Panjang, Kapolsek Kembang Edukasi Warga Sekitar Hutan Terkait Karhutla
Berawal dari Transaksi COD, Polda Jateng Ungkap Kasus Pembuat dan Pengedar Uang Palsu Lintas Provinsi
Polres Demak Ungkap Pembunuhan Kekasih yang Jasadnya Dibakar
KPH Randublatung dan PT Suma Perkasa Mandiri Teken PKS Tenaga Alih Daya 2026
Jatanras Polda Jateng dan Resmob Demak Ungkap Pembunuhan Perempuan, Tersangka Diamankan di Mangkang Semarang
HUT Kejaksaan ke-81, Kapolres Kudus Tekankan Pentingnya Sinergitas Antarlembaga

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 00:05 WIB

Laporan Perusakan Mesin Senilai Rp 2 Miliar di Polres Klaten Jalan di Tempat, Korban Kecewa

Sabtu, 5 September 2026 - 18:20 WIB

Perum Perhutani Blora Raya dan Polres Blora Perkuat Sinergitas Jaga Keamanan Hutan dan Cegah Karhutla

Sabtu, 5 September 2026 - 15:31 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Kapolsek Kembang Edukasi Warga Sekitar Hutan Terkait Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 18:11 WIB

Polres Demak Ungkap Pembunuhan Kekasih yang Jasadnya Dibakar

Kamis, 3 September 2026 - 15:57 WIB

KPH Randublatung dan PT Suma Perkasa Mandiri Teken PKS Tenaga Alih Daya 2026

Berita Terbaru