Kasus Dugaan Perkelahian Dua Orang Warga Gunungtumpeng Diupayakan Jalur Mediasi

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Polsek Karangrayung Polres Grobogan, Jawa Tengah.

Kantor Polsek Karangrayung Polres Grobogan, Jawa Tengah.


GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Kapolsek Karangrayung Polres Grobogan berusaha memediasi penyelesaian kasus perkelahian dua orang warga Desa Gunungtumpeng, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Subiyat dan Darno.

Kapolsek AKP Sunarto mengatakan, bahwa saat ini aduan masih berproses, hingga nantinya akan diupayakan jalur mediasi atau musyawarah semua pihak di kantor Polsek.

“Hari ini terkait aduan masih berproses, adapun pihak teradu bersedia hadir di Polsek dan diklarifikasi, tahap selanjutnya akan dilakukan klarifikasi saksi yang mengetahui kejadian tersebut, kemudian diselenggarakan mediasi musyawarah semua pihak di Polsek Karangrayung,” jelasnya. Rabu (27/8/2025).

Meski tetap mengedepankan mediasi, lanjut dia, penyidik Polsek Karangrayung tetap melakukan pendalaman perkara tersebut. Hanya saja, hingga saat ini polisi belum menyimpulkan siapa korban dan siapa pelaku.

Baca Juga :  Korkab Mas Gibran Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir di Grobogan

Diketahui sebelumnya, pada Senin tanggal 25 Agustus 2025, Subiyat (61) membuat laporan aduan ke Polsek Karangrayung terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan Darno di lahan garapan area Perhutani, RPH Gunungtumpeng, BKPH Manggar, KPH Semarang Timur, masuk wilayah administrasi Karangrayung, Kabupaten Grobogan, pada Minggu (24/9/2025) pukul 14.00 WIB.

Kemudian pada Rabu (27/8/2025) teradu Darno mendatangi kantor Polsek Karangrayung dan bersedia untuk dimintai keterangannya terkait perkara tersebut.

Baca Juga :  Perhutani KPH Purwodadi Bekali Karyawan Fokus Kawal Produksi Kayu 2025 Bersama LMDH

Disela-sela waktu, saat Darno hendak dimintai konfirmasi oleh awak media terkait permasalahan tersebut, pihak keluarga Darno tidak bersedia dengan alasan psikologisnya masih terganggu.

Menurut informasi Kades Gunungtumpeng Heru Cahyono, bahwa Darno juga mengalami luka lebam ditangannya akibat perkelahian dengan Subiyat.

“Jadi kedua belah pihak memang berkelahi. Saya sebagai Kades yang dituakan di wilayah desa Gunungtumpeng berusaha mendamaikan warga saya,” kata Heru.

Heru menginginkan permasalahan tersebut harus damai.

“Ini persoalan mis komunikasi, jangan sampai masalah seperti ini berkepanjangan. Saya sebagai Kades menginginkan harus damai dan kembali hidup rukun,” pungkasnya.

Laporan: Wahyu/ttg

Berita Terkait

Jalin Komunikasi Terbuka, Kecamatan Godong Perkuat Kemitraan dengan Media
Sinergi KPH Semarang dan KTH Mekar Jaya: Kelancaran Angkutan Kayu Balsa Terjamin
Jaga Keamanan Hutan: Empat KPH di Grobogan Eratkan Kerja Sama dengan Polres
Diikuti Ribuan Peserta, Bhayangkara Run 2026 Warnai HUT Bhayangkara Grobogan
Resmi Ditutup, KBM TNI Tahap VIII Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Desa Mojoagung
Pisah Sambut Kapolres Grobogan, Perhutani KPH Semarang Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Sinergitas, Perhutani Hadiri Pisah Sambut Kapolres Grobogan
Usia 80 Tahun Mengabdi, Polres Grobogan Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:32 WIB

Jalin Komunikasi Terbuka, Kecamatan Godong Perkuat Kemitraan dengan Media

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:34 WIB

Sinergi KPH Semarang dan KTH Mekar Jaya: Kelancaran Angkutan Kayu Balsa Terjamin

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:44 WIB

Jaga Keamanan Hutan: Empat KPH di Grobogan Eratkan Kerja Sama dengan Polres

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:37 WIB

Diikuti Ribuan Peserta, Bhayangkara Run 2026 Warnai HUT Bhayangkara Grobogan

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:43 WIB

Resmi Ditutup, KBM TNI Tahap VIII Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Desa Mojoagung

Berita Terbaru