Pastikan Keakuratan Penerima Bansos, Bupati Pati Pimpin Pemutakhiran DTKS dan DTSEN

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pemutakhiran DTKS dan DTSEN.

Kegiatan pemutakhiran DTKS dan DTSEN.


PATI || Portaljatengnews.com – Bupati Pati Sudewo memimpin langsung kegiatan Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Data Terpadu Sistem Elektronik Nasional (DTSEN) terkait penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), Senin (21/7) di Pendopo Kabupaten Pati.

Kegiatan ini melibatkan petugas PKH, Badan Pusat Statistik (BPS), Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, para camat, kepala desa, serta operator data di tingkat desa dan kelurahan.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Dandim Pati Gelar Giat Komsos dengan KBT dan Masyarakat

Bupati menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam rangka memastikan keakuratan penerima bantuan sosial. Ia menyebut bahwa proses pemutakhiran data ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Menteri Sosial.

“Sore hari ini di Pendopo Kabupaten Pati, saya mengumpulkan petugas PKH, pertama dengan BPS, Asisten I, dan Dinas Sosial, juga Dinas Kesehatan untuk melakukan Pemutakhiran Data,” ujarnya.

Baca Juga :  Seorang Oknum Polisi Polres Kudus Rampok Minimarket, Gasak Uang Belasan Juta Rupiah

Ia menekankan, data yang valid akan menjamin penerima manfaat tepat sasaran.

“Bagi yang berhak mendapatkan bantuan sosial itu harusnya masuk, dan yang tidak berhak itu juga harus dievaluasi,” tegasnya.

Sudewo juga mengingatkan bahwa pemerintah pusat memberi batas waktu hingga akhir Juli 2025 untuk menyelesaikan proses ini. Maka dari itu, ia meminta seluruh unsur sosial dan pemerintahan di tingkat bawah untuk bekerja aktif.

Baca Juga :  Kodim 0718/Pati Gandeng Disdukcapil Gelar Baksos Pembuatan Akte Kelahiran Gratis

“Kami berharap semua petugas PKH yang ada dibantu oleh camat, kepala desa, dan operator menjalankan tugasnya dalam rangka pemutakhiran data ini,” kata Sudewo.

Ia menggarisbawahi bahwa kegiatan ini tidak hanya soal data, tetapi juga soal keadilan dan kemanusiaan.

“Supaya tepat sasaran demi asas kemanusiaan dan keadilan,” pungkasnya.

Laporan: Budi

Editor : Heri

Berita Terkait

Kuasa Hukum Warga Penambuhan Laporkan PT Fuhua ke Kejaksaan Negeri Pati
Polresta Pati Fasilitasi Penyidik KPK Lakukan Pemeriksaan Saksi Kasus OTT
Setelah Bupati Sudewo Jadi Tersangka, Ahmad Husein dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Berpotensi Diperiksa KPK
KPK Beber Karung Hijau Berisi Bukti Pemerasan Bupati Pati
Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Diperiksa di Polres Kudus
Pabrik Tas di Pati Diduga Ilegal, Adv Bagas Pamenang: Warga Resah, 90 Persen Pekerja Diduga WNA
Berikan Rasa Aman dan Nyaman, Babinsa 21/ Trangkil   Laksanakan Pengamanan Ibadah Natal
Bela Negara di Lapas Pati: Disiplin dan Loyalitas Jadi Bukti Nyata

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:57 WIB

Kuasa Hukum Warga Penambuhan Laporkan PT Fuhua ke Kejaksaan Negeri Pati

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:02 WIB

Polresta Pati Fasilitasi Penyidik KPK Lakukan Pemeriksaan Saksi Kasus OTT

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:41 WIB

Setelah Bupati Sudewo Jadi Tersangka, Ahmad Husein dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Berpotensi Diperiksa KPK

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:58 WIB

KPK Beber Karung Hijau Berisi Bukti Pemerasan Bupati Pati

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:39 WIB

Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Diperiksa di Polres Kudus

Berita Terbaru