SEMARANG || Portaljatengnews.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang menggelar Apel Siaga Pengamanan Hutan dalam rangka menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus mengantisipasi potensi bencana alam selama masa libur akhir tahun.
Apel siaga tersebut berlangsung di kawasan hutan Kantor BKPH Padas, Kamis (26/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Wakil Administratur/Kepala KPH (KKPH) Semarang, Andi Henu Susanto.
Dalam amanatnya, Andi Henu menegaskan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan pengamanan hutan seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar kawasan hutan selama libur Nataru. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk mewaspadai potensi gangguan keamanan serta bencana alam, seperti cuaca ekstrem dan kejadian alam lain yang dapat mengancam keselamatan petugas maupun kelestarian hutan.
“Apel siaga ini merupakan wujud kesiapan KPH Semarang dalam mengantisipasi berbagai potensi risiko selama perayaan Natal dan Tahun Baru, baik dari sisi pengamanan kawasan hutan maupun kesiapan menghadapi bencana,” ujar Andi Henu.
Apel siaga diikuti oleh jajaran Wakil Administratur KPH Semarang, Pabin Kompol Ina Sujarwati, sembilan Kepala BKPH atau Asisten Perhutani (Asper), serta para Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) dan Mandor di wilayah kerja KPH Semarang.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh jajaran ditekankan untuk terus meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesiapsiagaan personel, serta memperkuat kekompakan dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas pengamanan kawasan hutan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Andi Henu juga mengajak seluruh petugas untuk menjaga soliditas dan sinergi lintas sektor. Menurutnya, kerja sama yang kuat menjadi kunci utama dalam mendukung kelancaran pengamanan hutan serta penanganan potensi gangguan dan bencana di wilayah KPH Semarang.
Dengan dilaksanakannya apel siaga ini, diharapkan seluruh jajaran KPH Semarang memiliki kesiapan yang optimal sehingga kondisi kawasan hutan tetap aman dan kondusif selama perayaan Nataru. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Perum Perhutani dalam bersinergi dengan masyarakat desa hutan guna menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan secara berkelanjutan.
Laporan: Sinaga
Editor: Heri







