DEMAK || Portaljatengnews.com – Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha bersama AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra melaksanakan silaturahmi ke sejumlah ulama di Kabupaten Demak, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara Polri dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Silaturahmi dilakukan di kediaman KH. Ahmad Baidlowi Misbah, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayat, Dukuh Krasak, Desa Temuroso, Kecamatan Guntur, serta di kediaman KH. M. Zainal Arifin Ma’shum, Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Huda, Dukuh Karanggawang, Desa Sidorejo, Kecamatan Sayung.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memohon doa restu kepada para ulama seiring adanya pergantian kepemimpinan di Polres Demak. Selain sebagai pamitan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan Kapolres Demak yang baru kepada para ulama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Demak.
Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen bersama antara ulama dan Polri dalam menjaga persatuan serta stabilitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Demak.
Diketahui, AKBP Ari Cahya Nugraha mendapat promosi jabatan sebagai Kabag Binkar RO SDM Polda Jawa Tengah. Sementara itu, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra yang sebelumnya bertugas di SSDM Polri, akan mengemban amanah baru sebagai Kapolres Demak.
AKBP Ari Cahya Nugraha mengatakan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para ulama sekaligus upaya memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara Polri dan tokoh agama.
“Kedatangan kami untuk memohon doa restu, berpamitan, sekaligus memperkenalkan Kapolres Demak yang baru kepada para ulama. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus dijaga,” ujarnya.
Sementara itu, KH. M. Zainal Arifin Ma’shum menegaskan pentingnya sinergitas ulama dan umaro, khususnya Polri, dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
“Sinergi antara ulama dan umaro, terutama Polri, harus selalu dipupuk. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, insyaallah situasi Kamtibmas di lingkungan masyarakat akan tetap terjaga,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan KH. Ahmad Baidlowi Misbah. Ia menekankan bahwa ulama dan Polri memiliki peran yang saling melengkapi dalam menjaga Kamtibmas.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat demi terwujudnya suasana yang harmonis dan kondusif di Kabupaten Demak.
“Peran ulama dan Polri pada dasarnya sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Tugas ulama adalah memberikan tuntunan, dakwah, serta menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak kepada umat, sedangkan tugas Polri adalah menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan melindungi masyarakat agar kehidupan bermasyarakat dapat berjalan dengan aman dan damai,” ujar KH. Ahmad Baidlowi. (ttg/*)
Sumber Berita : Humas Polres Demak







