Perhutani KPH Telawa Lakukan Pemantauan Satwa Dilindungi

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BOYOLALI || Portaljatengnews.com – Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati melalui kegiatan pemantauan satwa dilindungi monyet ekor panjang di kawasan hutan BKPH Karangwinong, Rabu, (15/07). Kegiatan ini, dilaksanakan sebagai upaya perlindungan terhadap satwa langka sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem hutan.

Kegiatan monitoring biodervisity dan High Conservation Value Forest tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Kriswantoro, KSS Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) dan Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Karangwinong bersama jajaran dan dibantu perwakilan Koperasi Produsen Rambat Rimba Makmur.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemantauan secara langsung di habitat alami monyet ekor panjang, dengan metode observasi lapangan.

Pemantauan ini, bertujuan untuk mengetahui kondisi populasi, perilaku, serta habitat monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang berada di kawasan hutan Karangwinong yang dikenal sebagai salah satu habitat penting bagi spesies primata endemik tersebut.

Baca Juga :  KPH Randublatung Terima Kunjungan DLH Blora, Dukung Profil Keanekaragaman Hayati

Kriswantoro, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani, dalam menjaga kelestarian satwa liar dan menyampaikan kepada tokoh masyarakat sekitar hutan memastikan hutan aman dari ancaman perburuan liar.

“Monyet ekor panjang adalah monyet asli Asia tenggara yang tersebar di berbagai tempat di Asia, merupakan salah satu satwa dilindungi yang keberadaannya perlu kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa habitatnya tetap terjaga dan populasinya dapat terus dipantau secara berkelanjutan,” ujarnya Kriswantoro.

Ia, menegaskan pentingnya sinergi antara Perhutani, dan berbagai pihak, masyarakat desa hutan yang setiap saat berinteraksi di hutan dalam mendukung upaya pelestarian satwa liar. Kolaborasi ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas kegiatan pemantauan serta memperkuat upaya perlindungan terhadap spesies yang terancam.
KSS K3L, Paskalis menyampaikan kepada masyarakat pesanggem hutan satwa Monyet ekor panjang merupakan satwa yang dilindungi dan terancam punah. “ Mohon jangan diburu” imbuhnya.

Baca Juga :  Perhutani Laksanakan Monev Inventarisasi Tegakan Pada Lokasi PPKH PT. Pertamina Patra Niaga

Sementara itu, Sulisno, perwakilan Koperasi Produsen Rambat Rimba Makmur, mengapresiasi Perhutani dalam kegiatan pemantauan satwa dilindungi dan menjelaskan Monyet ekor panjang sudah lama ada di hutan Karangwinong yang jumlah populasi yang menurun karena perburuan liar

“Kami berupaya melindungi dengan cara menjaga kelestarian habitat alami, memberikan pengertian dan edukasi pada pemburu liar di hutan, kalau ditemukan aktivitas monyet yang menyerang tanaman palawija kami berusaha dengan menghalau dan mengusir.” imbuhnya

Kawasan Karangwinong, dikenal memiliki ekosistem hutan yang relatif terjaga dan menjadi habitat alami bagi berbagai jenis satwa, diantaranya monyet ekor panjang. Oleh karena itu, upaya pemantauan dan perlindungan secara berkelanjutan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.

Dengan adanya kegiatan ini, Perhutani, KPH Telawa, menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan beserta seluruh keanekaragaman hayati di dalamnya sebagai warisan alam yang harus dijaga untuk generasi mendatang.

Laporan: Wahyu

Editor : Heri

Berita Terkait

Perhutani Dukung Pengisian Awal Bendungan Jragung, Perkuat Sinergi Pengelolaan Sumber Daya Air.
Perhutani KPH Randublatung dan Forkopimcam Gelar Sosialisasi Cegah Karhutla
Perhutani bersama TNI,Polri dan Masyarakat Sosialisasikan Pencegahan Karhutla
Perhutani KPH Telawa Uji Coba Nutrimon, Percepat Pertumbuhan Tanaman Jati Plus
Tingkatkan pengelolaan Kawasan Hutan, Perhutani KPH Telawa Sinergi dengan Koperasi Produsen
Apel Pembukaan Pelatihan TRC Jateng Digelar di Kawasan Hutan Penggaron KPH Semarang, 150 Relawan Perkuat Kesiapsiagaan
Perum Perhutani Blora Raya dan Polres Blora Perkuat Sinergitas Jaga Keamanan Hutan dan Cegah Karhutla
Kadivre Perhutani Jateng Kunjungi KPH Telawa dalam Rangka wujudkan KPH Ideal

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:12 WIB

Perhutani Dukung Pengisian Awal Bendungan Jragung, Perkuat Sinergi Pengelolaan Sumber Daya Air.

Jumat, 11 September 2026 - 14:46 WIB

Perhutani KPH Randublatung dan Forkopimcam Gelar Sosialisasi Cegah Karhutla

Kamis, 10 September 2026 - 22:14 WIB

Perhutani bersama TNI,Polri dan Masyarakat Sosialisasikan Pencegahan Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 09:36 WIB

Perhutani KPH Telawa Uji Coba Nutrimon, Percepat Pertumbuhan Tanaman Jati Plus

Selasa, 8 September 2026 - 21:49 WIB

Tingkatkan pengelolaan Kawasan Hutan, Perhutani KPH Telawa Sinergi dengan Koperasi Produsen

Berita Terbaru

Demak

Polres Demak Ungkap Tawuran Maut, Empat Anak Diamankan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:34 WIB

Kudus

Polisi Sita 40 Botol Miras dari Dua Penjual di Dawe Kudus

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:22 WIB