Ratusan Siswa SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Ilustrasi

Gambar: Ilustrasi


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Sebanyak 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang diduga keracunan makanan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa ayam rendang dan sayur daun singkong pada Kamis (30/7/2026) siang.

Mereka mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, pusing, dan lemas mulai muncul pada malam hari hingga Jumat pagi (31/7/2026).

Dari temuan di lapangan, sejumlah siswa menyampaikan dugaan kuat penyebab keracunan yakni daging ayam terlihat belum matang sempurna dan masih berdarah, sementara sayur daun singkong didapati berisi ulat.

Baca Juga :  Cetak Lulusan Magister Hukum Berkompeten, Universitas Semarang Gelar Debat Konsentrasi

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, menegaskan penanganan dilakukan secara terpadu bersama jejaring puskesmas, rumah sakit, pihak sekolah, penyelenggara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta instansi terkait.

“Fokus kami saat ini memastikan seluruh siswa maupun guru yang mengalami gejala memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya,” ujar Hakam, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga :  Pelajar SMK di Kota Semarang Tewas Kena Tembak Oknum Polisi

Dari total 707 orang yang mengalami keluhan, 693 siswa dan 14 guru, sebanyak 698 orang mendapat penanganan langsung di sekolah, sedangkan 9 orang yang kondisinya lebih berat dirujuk ke Puskesmas Halmahera, RSUD Wongsonegoro, dan fasilitas kesehatan lainnya.

Saat ini, Dinas Kesehatan telah mengambil sampel sisa makanan dan spesimen untuk uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

(Vio Sari)

Berita Terkait

Polda Jateng Apresiasi Masyarakat, Konser dan Penyampaian Aspirasi di Borobudur Berlangsung Kondusif
Kembali Kunjungi Ulama di Magelang, Wujud Kedekatan Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan Dengan Tokoh Agama Sejak Awal Masa Jabatan
Ditpolairud Polda Jateng Gandeng Nelayan Cegah Kriminalitas Pesisir Lewat Program PANCANAKA PESISIR
Persoalan BPJS Pasien Kecelakaan, Keluarga Pasien Setuju Gunakan Pembiayaan Umum di RS Ketileng
Komitmen Kawal Investasi Daerah, Kapolda Jateng Siap Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri
Dari Tempat Tinggal Hingga Antar-Jemput, Rumah Singgah SOS Semarang Penuhi Kebutuhan Pasien Tanpa Biaya
Aksi Unjuk Rasa di Semarang Berakhir Tertib, Kapolda Jateng Apresiasi Mahasiswa dan Personel Pengamanan
Propam Polda Jateng Periksa Personel Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Gubernuran, Pastikan Tanpa Senjata dan Benda Berbahaya

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:10 WIB

Polda Jateng Apresiasi Masyarakat, Konser dan Penyampaian Aspirasi di Borobudur Berlangsung Kondusif

Minggu, 1 November 2026 - 09:02 WIB

Kembali Kunjungi Ulama di Magelang, Wujud Kedekatan Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan Dengan Tokoh Agama Sejak Awal Masa Jabatan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ditpolairud Polda Jateng Gandeng Nelayan Cegah Kriminalitas Pesisir Lewat Program PANCANAKA PESISIR

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Persoalan BPJS Pasien Kecelakaan, Keluarga Pasien Setuju Gunakan Pembiayaan Umum di RS Ketileng

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Komitmen Kawal Investasi Daerah, Kapolda Jateng Siap Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri

Berita Terbaru