Dugaan Praktik Kongkalikong Lelang Parkir Tri Lomba Juang Kota Semarang Disorot Publik

- Redaksi

Jumat, 10 Januari 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pintu masuk Gor Tri Lomba Juang Kota Semarang. (Foto: VS)

Pintu masuk Gor Tri Lomba Juang Kota Semarang. (Foto: VS)

SEMARANG || Portaljatengnews.com – Ramainya pemberitaan terkait proses lelang lahan parkir di kawasan Gelanggang Olaharaga (Gor) Tri Lomba Juang Kota Semarang yang diduga tidak transparan menjadi sorotan publik. Praktik yang diduga melibatkan oknum dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang serta pihak pengelola lama ini berawal dari keluhan masyarakat yang mengendus adanya indikasi kongkalikong untuk memenangkan lelang tersebut.

Ketua Lembaga Pemantau Kebijakan Pejabat Publik (LPKPP), Yayik Kusriyati, yang didampingi oleh penasehat LPKPP Ary Wibowo, menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus ini.

“Jika benar terbukti ada praktik tidak etis dan melanggar hukum dalam proses lelang ini, kami tidak akan segan untuk melaporkan hal ini kepada inspektorat, kejaksaan, atau bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tegas Yayik. Kamis (9/1/2025).

Baca Juga :  Polrestabes Semarang Giat Patroli Sahur, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Yayik menambahkan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses lelang aset publik harus dijaga.

“Kami berharap pihak terkait dapat memberikan klarifikasi yang jelas dan membuka seluruh proses lelang ini kepada publik agar tidak menimbulkan kecurigaan yang lebih luas,” imbuhnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena lahan parkir di Tri Lomba Juang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan berdampak langsung pada pelayanan publik di Kota Semarang. Publik pun berharap Pemerintah Kota Semarang dapat segera memberikan penjelasan resmi dan memastikan proses lelang berjalan sesuai dengan prinsip good governance.

Baca Juga :  Pagar Nusa Kota Semarang Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Anggota Akibat Kekerasan Jalanan

Sementara itu, masyarakat Kota Semarang juga mulai bersuara melalui berbagai platform media sosial. Tagar seperti #TransparansiLelangParkir dan #UsutTuntasTriLombaJuang mulai ramai digunakan sebagai bentuk protes warga yang menuntut keterbukaan dari pemerintah kota.

Langkah cepat dan tegas dari Pemerintah Kota Semarang dan lembaga penegak hukum sangat dinantikan agar kepercayaan publik bisa dipulihkan. Jika tidak, kasus ini berpotensi menjadi bom waktu yang akan merusak citra pemerintah daerah di mata masyarakat.

Laporan: Vio Sari

 

Editor : Heri

Berita Terkait

Trans Semarang Kejar Ketepatan Waktu, Organda: Kondisi Jalan Berbeda dengan Trans Jakarta
Kisah Suseno Penasihat LBH Ratu Adil: Rawat dan Beri Makan Kucing Jalanan di Semarang
Pengacara di Semarang Diduga Aniaya Anggota Polisi: Resmi Dilaporkan Ke Polrestabes
Polda Jateng Bongkar Jaringan Penipuan Online Internasional Modus Pig Butchering, 38 Pelaku Diamankan
Musibah di Museum Ranggawarsita: Patung Hias Roboh Tewaskan Anak, Ini Penjelasan Disbudparekraf Jateng
Sinergi Polda Jateng dan Tokoh Masyarakat Jaga Ruang Digital yang Sehat dan Beretika
Perkuat Akuntabilitas, Masyarakat Kota Semarang Diajak Kawal Anggaran Melalui Teknologi Digital
Sinergi Perhutani dan TNI Warnai Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II 2026

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:31 WIB

Kisah Suseno Penasihat LBH Ratu Adil: Rawat dan Beri Makan Kucing Jalanan di Semarang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:47 WIB

Pengacara di Semarang Diduga Aniaya Anggota Polisi: Resmi Dilaporkan Ke Polrestabes

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:34 WIB

Polda Jateng Bongkar Jaringan Penipuan Online Internasional Modus Pig Butchering, 38 Pelaku Diamankan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:29 WIB

Musibah di Museum Ranggawarsita: Patung Hias Roboh Tewaskan Anak, Ini Penjelasan Disbudparekraf Jateng

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:09 WIB

Sinergi Polda Jateng dan Tokoh Masyarakat Jaga Ruang Digital yang Sehat dan Beretika

Berita Terbaru