GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Sebuah rumah milik Darso di Dusun Sambirejo RT 04 RW 04, Desa Putatnganten, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, hangus terbakar pada Sabtu pagi (19/9/2026) pukul 05.30 WIB. Kebakaran bermula dari meledaknya kompor masak, menyebabkan istri pemilik rumah terluka, kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Nasirun, tetangga yang melihat peristiwa itu menceritakan semula ia mengira ada warga yang membakar sampah.
“Saya melihat kepulan asap tebal, saya kira orang bakar sampah, lho makin besar asapnya dan membumbung tinggi. Saya langsung lari menuju ke rumah, karena di rumah saya juga lagi manasin kompor, ternyata yang kebakaran rumah milik Darso,” ungkap Nasirun.
Api bermula saat kompor yang sedang dipanaskan tiba‑tiba terbakar hebat. Istiqomah, istri Darso, berusaha memadamkannya dengan menyiram air, justru api makin membesar dan menyambar ke arah dirinya sehingga ia mengalami luka bakar. Melihat istrinya terluka, Darso segera menolong dan membawanya berobat ke rumah sakit sebelum seluruh bangunan dilalap si jago merah.
Selain bangunan tempat tinggal, api menghanguskan pula dua unit sepeda motor Honda Vario dan satu Honda Scoopy, tumpukan karung berisi gabah, serta seluruh perabotan rumah tangga. Kerugian keseluruhan diperkirakan sebesar Rp 150 juta.

Nanang, Danru Damkar Pos Godong menyebutkan pihaknya mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Godong maupun Pos Gubug untuk memadamkan api. Ia juga mengingatkan kembali bahwa kasus kebakaran rumah yang paling sering terjadi justru bersumber dari kompor masak, diikuti instalasi listrik yang kurang baik.
“Kami menghimbau kepada masyarakat, jika terjadi kompor meledak jangan disiram pakai air, karena api akan naik, melainkan menggunakan handuk atau kain dibasahi lalu ditutup ke kompor. Selain itu untuk listrik jangan menumpuk banyak colokan di satu stop kontak karena dikhawatirkan memicu percikan api,” pesan Nanang.
(ttg)






