Bank Jateng Gelontorkan Pinjaman Rp 215 Miliar untuk Pemkab Blora

- Redaksi

Sabtu, 10 Mei 2025 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Blora Arief Rohman saat mendatangi kesepakatan pinjaman dengan Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko.

Bupati Blora Arief Rohman saat mendatangi kesepakatan pinjaman dengan Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko.

BLORA || Portaljatengnews.com – Bertempat di kantor pusat Bank Jateng, Bupati Blora Arief Rohman kembali menandatangani kesepakatan pinjaman daerah sebesar Rp. 215 Miliar.

Penandatanganan kesepakatan pinjaman dihadiri oleh Bupati Blora, Wakil Bupati, Ketua DPRD beserta Wakilnya, Sekda, dan sejumlah OPD terkait.

Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik di Kabupaten Blora.

Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, menjelaskan, bahwa pinjaman daerah yang disepakati terdiri dari dua bagian. Pertama, pinjaman jangka pendek sebesar Rp. 10 Miliar yang digunakan untuk mendukung pengelolaan kas daerah pada tahun anggaran 2025 .

Kedua, lanjut Irianto, pinjaman jangka menengah senilai Rp 205 Miliar, yang diperuntukkan bagi pembiayaan pembangunan 41 ruas jalan dengan masa anggaran tahun 2025 dan pelunasan dimulai pada tahun 2026 hingga 2028.

Baca Juga :  Dandim 0721/Blora Tinjau Kesiapan Dapur Sehat untuk Program Makan Bergizi Gratis

“Pinjaman daerah ini tidak hanya untuk percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik, tetapi juga untuk mendorong pergerakan aktivitas usaha masyarakat serta memperkuat pelaku ekonomi lokal,” jelas Irianto.

Kontribusi Bank Jateng

Dirut Bank Jateng baru ini menambahkan, pinjaman ini menjadi bukti nyata kontribusi Bank Jateng, dalam menjawab kebutuhan pembiayaan pembangunan di wilayah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Blora.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi juga langkah strategis membangun fondasi yang kuat demi masa depan Kabupaten Blora yang lebih baik. Semoga seluruh prosesnya berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menyampaikan, bahwa proses seleksi lembaga keuangan untuk penyediaan pinjaman telah melalui mekanisme yang transparan dan profesional.

Baca Juga :  120 Pengendara Terjaring Operasi Patuh Candi 2025 di Demak

“Dari empat lembaga keuangan yang mengajukan proposal, hasil analisis Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) menunjukkan bahwa PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah menempati peringkat pertama,” ungkap Bupati.

Untuk Percepatan Pembangunan

Bupati Arief Rohman kembali menegaskan bahwa pinjaman ini merupakan kali kedua, Pemkab Blora bekerja sama dengan Bank Jateng. Pinjaman kali ini dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan infrastruktur sebesar Rp 205 miliar dan Rp. 10 miliar untuk likuiditas kas daerah.

“Tujuannya adalah mempercepat penyelesaian berbagai permasalahan infrastruktur, yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Dengan demikian, manfaat pembangunan bisa lebih cepat dirasakan, dan diharapkan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Arief.

Baca Juga :  Penanganan Dugaan Korupsi PAM Desa Sogo di Kejari Blora Semakin Jelas, Siapa Pelakunya ?

Bupati Blora juga menambahkan, bahwa Pemkab Blora kini tengah fokus pada isu ketahanan pangan, sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan, dan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Blora, dalam mendukung agenda Gubernur Jawa Tengah di Ketahanan Pangan dan yang lainnya.

“Gubernur Jawa Tengah telah menekankan bahwa tahun 2026 menjadi tonggak swasembada pangan. Alhamdulillah, Blora saat ini berada di peringkat enam besar produksi padi se-Jawa Tengah, dan dua besar untuk jagung. Ini harus kita pertahankan dan tingkatkan,” tambahnya.

Untuk diketahui, pinjaman daerah ini kali kedua dilakukan oleh pemkab Blora. Yakni, di tahun 2022 Pemkab juga melakukan hal yang sama dengan pinjaman daerah sebesar 150 Miliar.

Laporan: Wawan

Berita Terkait

Reses Yuyus Waluyo: Politik Lokal yang Berakar pada Kebutuhan Masyarakat
Kasus Dugaan Pungli Dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan di Blora Memanas, Pelapor Penuhi Panggilan Polisi
Polisi Terus Perdalam Kasus Dugaan Pungli dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan yang Libatkan Perangkat Desa Plosorejo Randublatung Blora
Satgas Pangan Polres Blora Sidak Dua Pasar Besar, Pantau Harga Bahan Pokok
Perangkat Desa Plosorejo diperiksa Polisi Terkait Dugaan Pungli Dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan
Tradisi Pedang Pora Iringi Momen Haru Pisah Sambut Dandim 0721/Blora
KPH Randublatung Ikut Kerja Bakti Bersama Forkompimcam Dalam Jum’at Bersih
KPH Randublatung Gelar Kegiatan Donor Darah dalam Rangka Bulan K3

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:32 WIB

Reses Yuyus Waluyo: Politik Lokal yang Berakar pada Kebutuhan Masyarakat

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:53 WIB

Kasus Dugaan Pungli Dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan di Blora Memanas, Pelapor Penuhi Panggilan Polisi

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:50 WIB

Polisi Terus Perdalam Kasus Dugaan Pungli dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan yang Libatkan Perangkat Desa Plosorejo Randublatung Blora

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:48 WIB

Satgas Pangan Polres Blora Sidak Dua Pasar Besar, Pantau Harga Bahan Pokok

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:53 WIB

Perangkat Desa Plosorejo diperiksa Polisi Terkait Dugaan Pungli Dan Pemerasan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terbaru