3 Rumah di Kedungtuban Terbakar Diduga Akibat Kelalaian Memasak

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BLORA || Portaljatengnews.com – Polsek Kedungtuban menangani kebakaran 3 rumah kayu jati di Dukuh Wadung RT 5 RW 5 Desa Kedungtuban, Kecamatan Kedungtuban, Senin, 8 Juni 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Api diduga berawal dari kelalaian saat memasak nasi.

Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono menyampaikan, kebakaran pertama kali diketahui saksi Aziz Nurwidyatama sekitar pukul 01.50 WIB mendengar suara “kretek-kretek” dari dapur samping rumah korban 1 Sdr. Satiran Bin Tarmo, 60 tahun.

“Menurut keterangan istri korban Sdr. Asmuah, beliau ketiduran saat memasak nasi pakai kompor gas di dapur. Api cepat membesar dan menyambar 2 rumah lain milik Sdr. Yuliana dan Sdr. Sudirman,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono.

Baca Juga :  Rumah Kayu Jati di Kedungtuban Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Rumah korban 1 Sdr. Satiran habis terbakar, luas 7×12 m dan 4×12 m yang dipakai tempat tinggal, warung pecel, dan bengkel motor. Rumah korban 2 Sdr. Yuliana ukuran 9×10 m juga habis terbakar dalam keadaan kosong. Rumah korban 3 Sdr. Sudirman hanya terbakar bagian dinding dapur dan kamar. Kerugian ditaksir Rp275 juta.

Petugas gabungan Polsek Kedungtuban, Kanit Reskrim, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, Damkar Cepu-Randublatung, BPBD, dan Koramil Kedungtuban datang ke TKP. Api berhasil dipadamkan pukul 04.00 WIB dengan 4 unit damkar. Tidak ada korban jiwa. Untuk sementara keluarga korban 1 mengungsi di rumah tetangga Sdr. Ngatemi.

Baca Juga :  KPH Randublatung Umumkan Hasil Seleksi Tenaga Alih Daya 2026 Bersama PT. Suma Perkasa Mandiri

Kapolsek Kedungtuban PS. IPTU Hadi Setyo P, S.H. mengimbau warga agar lebih waspada. “Jangan tinggalkan kompor menyala, apalagi saat mengantuk. Pastikan api sudah padam dan tabung LPG ditutup rapat sebelum tidur. Keselamatan keluarga nomor satu,” pesannya.

Laporan Polisi sudah dibuat LP/Gangguan/08/VI/2026/SPKT/Sek Kdtbn/Res Blora/Jateng tanggal 8 Juni 2026. Proses penyelidikan masih berjalan.

AKP Midiyono menambahkan, Polres Blora hadir berbuat dan bermanfaat untuk masyarakat. “Kami ikut prihatin. Semoga keluarga korban diberi ketabahan. Warga bisa saling bahu-membahu bantu korban,” ujarnya.

Laporan: Wawan

Berita Terkait

Kembali Beroperasi, Mesin Pemecah Batu di Jurangjero Blora Disorot Setelah Berhenti Aktif
BKPH Temanjang KPH Randublatung Ikuti Rapat Lintas Sektoral Kecamatan Banjarejo
Kunjungi Bayi Lahir di Hari Bhayangkara, Kapolres Blora Berharap Kelak Jadi Anggota Polri yang Gagah dan Berani
Manfaatkan Rumah Kosong, Pencuri Motor di Todanan Blora Ditangkap Polisi
Tingkatkan Mutu Bibit, Perhutani Divre Jateng Adakan Job Training di Randublatung
Diduga Serangan Jantung, Pria Asal Semarang Meninggal di Hotel Blora
Camat Randublatung dan KPH Bahas Revitalisasi Taman Wisata Randublatung
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:53 WIB

Kembali Beroperasi, Mesin Pemecah Batu di Jurangjero Blora Disorot Setelah Berhenti Aktif

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:36 WIB

BKPH Temanjang KPH Randublatung Ikuti Rapat Lintas Sektoral Kecamatan Banjarejo

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:56 WIB

Kunjungi Bayi Lahir di Hari Bhayangkara, Kapolres Blora Berharap Kelak Jadi Anggota Polri yang Gagah dan Berani

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:45 WIB

Manfaatkan Rumah Kosong, Pencuri Motor di Todanan Blora Ditangkap Polisi

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:48 WIB

Tingkatkan Mutu Bibit, Perhutani Divre Jateng Adakan Job Training di Randublatung

Berita Terbaru

Boyolali

Perhutani Telawa Bentuk Panitia memeriahkan HUT Ke-81

Selasa, 14 Jul 2026 - 23:22 WIB