Perhutani KPH Semarang Gelar Sosialisasi Hasil ESRA Pengunaan Pestisida Kimia di Kawasan Hutan

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang mengadakan sosialisasi mengenai hasil Evaluasi Sosial dan Risiko Akibat (ESRA) penggunaan pestisida kimia di kawasan hutan pada Minggu (9/11/2025).

Acara yang berlangsung di BKPH Barang ini dihadiri oleh petugas Perhutani dan anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Sosialisasi ini mengacu pada hasil ESRA yang menunjukkan adanya 38 jenis pestisida yang digunakan di kawasan hutan Perhutani. Berdasarkan kategori Forest Stewardship Council (FSC), terdapat 9 jenis pestisida kimia yang dikategorikan sebagai “Sangat Berbahaya – Sangat Terbatas” (Highly Restricted HHP), 11 jenis sebagai “Sangat Berbahaya – Terbatas” (Restricted HHP), dan 12 jenis lainnya termasuk dalam kategori Bukan Pestisida Berbahaya (Non HHP).

Baca Juga :  Perhutani KPH Semarang Serahkan Bantuan TJSL untuk Pembangunan Jamban di Kedungjati dan Juwangi

Kepala KPH Semarang melalui Kepala Sub Seksi Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan, Agus Sudono menyampaikan bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meminimalkan dampak penggunaan pestisida kimia di kawasan hutan terutama penggunaan bahan aktif paraquat.

Upaya ini merupakan bagian dari mitigasi risiko lingkungan dan sosial agar Perhutani dapat mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari dan tetap konsisten dengan komitmen terhadap standar FSC.

Mujito, tokoh masyarakat desa Kawengen wilayah BKPH Barang, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi ini dan menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan terkait penggunaan pestisida di kawasan hutan.

Baca Juga :  Mudik Aman, Keluarga Bahagia: Polda Jateng Luncurkan Layanan Baru dan Strategi Pengamanan Ketupat Candi 2026

“Harapan kami dari sosialisasi ini adalah agar petugas lapangan dan masyarakat desa hutan lebih memahami risiko penggunaan pestisida kimia serta dampak negatifnya, sehingga ke depannya pesanggem dapat lebih bijak dalam memilih dan menggunakan pestisida,” tambah Anwar dari LMDH Giri Indah Makmur.

Dengan sosialisasi ini, Perhutani berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya penggunaan pestisida yang aman dan ramah lingkungan untuk menjaga kelestarian hutan.

Laporan: Wahyu

Editor : Heri

Berita Terkait

Perhutani KPH Semarang dan PT RPI Tinjau Produksi Kayu Gamal untuk Pemenuhan Kontrak di BKPH Padas
Hari Bhayangkara ke-80: Polda Jateng Satukan Semangat Lewat Doa Bersama Lintas Agama
Perhutani KPH Semarang Hadiri Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla Bersama Stakeholder di Boyolali
Di Sela Agenda di Jawa Tengah, Wamen Kehutanan Berkunjung ke Jateng Valley di Penggaron
Apresiasi Kinerja, Perhutani KPH Telawa Hadiahkan Kambing untuk Petugas Berprestasi
Camat Randublatung dan KPH Bahas Revitalisasi Taman Wisata Randublatung
Mendukung Sukses Produksi Perhutani KPH Telawa Rekrut 16 Tenaga Alih Daya Asal Masyarakat Sekitar Hutan
Lakukan Optimalisasi Aset, Perhutani KPH Semarang Bahas Peluang Kerja Sama dengan PT Havindo Pakan Optima

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:17 WIB

Perhutani KPH Semarang dan PT RPI Tinjau Produksi Kayu Gamal untuk Pemenuhan Kontrak di BKPH Padas

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:29 WIB

Hari Bhayangkara ke-80: Polda Jateng Satukan Semangat Lewat Doa Bersama Lintas Agama

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:59 WIB

Perhutani KPH Semarang Hadiri Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla Bersama Stakeholder di Boyolali

Senin, 22 Juni 2026 - 19:35 WIB

Di Sela Agenda di Jawa Tengah, Wamen Kehutanan Berkunjung ke Jateng Valley di Penggaron

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:08 WIB

Apresiasi Kinerja, Perhutani KPH Telawa Hadiahkan Kambing untuk Petugas Berprestasi

Berita Terbaru

Jepara

Warga Tunggulpandean Gugat PLN ke Pengadilan Negeri Jepara

Kamis, 25 Jun 2026 - 07:08 WIB