Dinilai “Tantang” wartawan, Vio Sari Kecam Keras Oknum Kades di Ciamis

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari kanan, Vio Sari, Kades di Sadananya Ciamis.

Dari kanan, Vio Sari, Kades di Sadananya Ciamis.


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Pernyataan kepala desa di Kecamatan Sadananya bernada “menantang” wartawan, saat berada di aula kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis, pada 5 November 2025 mendapat tanggapan keras dari berbagai kalangan khususnya Ketua PWOI Kota Semarang, Vio Sari.

Dalam pernyataannya, oknum kades tersebut terkesan “jagoan bak jaka sembung bawa golok”.

“Wartawan jeng aing, tanggung jawab aing, dan “aing moal mundur ku wartawan, diaduan ku aing,” (wartawan urusan saya, saya yang bertanggung jawab, dan saya tidak akan mundur oleh wartawan, diadu sama saya-red),” begitu kata oknum kades.

Baca Juga :  Kegiatan Goes To Jakarta Diskominfo Grobogan Dinilai Tidak Mengindahkan Intruksi Pemerintah Pusat

Vio Sari mengecam keras peryataan yang dilontarkan oleh oknum kades yang dinilai tidak ada korelasinya.

“Ini oknum kades jelas enggak ngerti regulasi. Perlu diketahui wartawan atau insan pers itu memiliki payung hukum yang diatur dalam undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers. Segala aktifitasnya sudah diatur,” jelas Vio yang merupakan pimprus Viosarinews, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga :  Jeritan dari Balik Jeruji: Eks Napi Ungkap Dugaan Pungli dan Kejanggalan di Lapas Klaten

Vio mempertanyakan, apa maksud statemen oknum kades itu. Menurutnya jika ada oknum wartawan yang melakukan pemerasan dan didasari bukti-bukti yang cukup agar dilaporkan ke pihak berwajib dalam hal ini kepolisian.

Baca Juga :  Sejumlah Formasi Untuk Pegawai PPPK Dibuka, Ribuan Peserta Ikuti Seleksi

“Jadi jangan membuat opini atau menggiring opini yang justru membuat masyarakat awam beranggapan negatif kepada wartawan. Seorang kades harus cerdas dalam bertutur kata, jangan malah membuat kegaduhan,” ujarnya.

Diketahui, usai beritanya viral, oknum kades di Sadananya meminta maaf melalui video yang diunggah di medsos, yang kini sudah tersebar luas. (Wahyu)

Editor : Heri

Berita Terkait

Sidang Korupsi Kades Kalirejo Grobogan, Negara Diduga Rugi Rp 445 Juta
Ki Ageng Selo, Nama Legenda Hidupkan Semangat Batalyon Baru di Grobogan
Laporan Kasus Dugaan Jual Beli Tanah Kas Desa Barukan di Kejari Klaten Mencuat
Merespon Arahan Presiden, Polres Jepara Bangun Jembatan Antar Dukuh
Perhutani KPH Semarang Dukung Pembangunan Batalyon Infanteri di Kawasan Hutan
Jeritan dari Balik Jeruji: Eks Napi Ungkap Dugaan Pungli dan Kejanggalan di Lapas Klaten
Cegah Banjir, Polres Jepara Bantu Bersihkan Sampah Sungai
Kemelut Internal Golkar Kudus Mencuat, Musda Tertunda, Dukungan Arus Bawah Terabaikan?

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:18 WIB

Sidang Korupsi Kades Kalirejo Grobogan, Negara Diduga Rugi Rp 445 Juta

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:30 WIB

Ki Ageng Selo, Nama Legenda Hidupkan Semangat Batalyon Baru di Grobogan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:16 WIB

Laporan Kasus Dugaan Jual Beli Tanah Kas Desa Barukan di Kejari Klaten Mencuat

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:03 WIB

Merespon Arahan Presiden, Polres Jepara Bangun Jembatan Antar Dukuh

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:00 WIB

Perhutani KPH Semarang Dukung Pembangunan Batalyon Infanteri di Kawasan Hutan

Berita Terbaru