Launcing Pasar Rakyat Jawa Tengah, “Bersama Kita Majukan Ekonomi Rakyat”

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Dalam Perayaan Pasar Rakyat Jawa Tengah ini, untuk mengangkat makanan Tradisional sebagai warisan Budaya. Pasar Rakyat diselenggarakan di UMKM Center, Jalan Setiabudi, Kelurahan Srondol Wetan, Kota Semarang. Yang akan resmi dilaunchingkan pada hari Minggu, 14/12/2025.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, hari ini kita buktikan kalau keterbatasan bukanlah halangan. Sebuah Kolaborasi luar biasa antara Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Dinas Perindustrian Kota Semarang dan Kelurahan Srondol Wetan Kota Semarang. Untuk menghidupkan kembali ruang Publik milik Pemerintah sebagai wadah penggerak Ekonomi Rakyat.

Sebagai salah satu pemrakarsa ide listyarini meitasari , tenaga ahli Dinas Perindustrian Kota Semarang, acara Pasar Rakyat ini, akan dilaksanakan setiap hari Minggu dengan aneka kegiatan,seperti Senam Pagi Sehat, Live Music dan doorprize, Aneka kuliner tradisional, Game seru, dan layanan konsultasi usaha dan perizinan. Mari kita masyarakat Kota Semarang dan luar Kota Semarang untuk meramaikan, dukung pelaku usaha lokal dan jadikan akhir pekan anda lebih bermakna. “Pasar Hidup , Rakyat Bangkit”.

Baca Juga :  Perhutani KPH Semarang Terima Kunjungan BPK RI  

Tujuan kegiatan ini antara lain :
1. Optimalisasi Fasilitas Pemerintah. UMKM Center adalah aset yang sangat potensial. Ditengah keterbatasan ruang di Pasar Rakyat lain seperti Simpang Lima atau Setiabudi, tempat ini hadir sebagai alternatif strategis dengan fasilitas yang nyaman dan lengkap.
2. Memotivasi pelaku UMKM baru khususnya mereka yang belum tersentuh pembinaan, agar tumbuh pelaku – pelaku usaha baru yang dibina oleh dua Dinas sekaligus yaitu Dinas Koperasi dan Dinas Perindustrian.
3. Menghidupkan UMKM Center sebagai ruang Produktif. Gedung ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga menjadi pusat kegiatan nyata dan berkelanjutan bagi UMKM
4. Mengangkat makanan Tradisional sebagai warisan budaya. Selain mengajak bernostalgia, ini adalah bentuk nyata pelestarian budaya melalui cita rasa khas Nusantara, agar generasi muda tak melupakan akar kuliner kita sendiri.

Baca Juga :  Menang di PTUN, Tiga Mantan Direksi PDAM Tirta Moedal Siap Gugat Wali Kota ke Perdata

Kami Listyarini Meitasari dan Bagoes Andi S sebagai Pemerkasa acara “Pasar Rakyat” ini ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Pihak yang telah berkontribusi. Semoga kegiatan ini membawa semangat baru bagi UMKM dan menjadi langkah awal menuju kemajuan bersama, pungkasnya. (VS)

Berita Terkait

Trans Semarang Kejar Ketepatan Waktu, Organda: Kondisi Jalan Berbeda dengan Trans Jakarta
Kisah Suseno Penasihat LBH Ratu Adil: Rawat dan Beri Makan Kucing Jalanan di Semarang
Pengacara di Semarang Diduga Aniaya Anggota Polisi: Resmi Dilaporkan Ke Polrestabes
Polda Jateng Bongkar Jaringan Penipuan Online Internasional Modus Pig Butchering, 38 Pelaku Diamankan
Musibah di Museum Ranggawarsita: Patung Hias Roboh Tewaskan Anak, Ini Penjelasan Disbudparekraf Jateng
Sinergi Polda Jateng dan Tokoh Masyarakat Jaga Ruang Digital yang Sehat dan Beretika
Perkuat Akuntabilitas, Masyarakat Kota Semarang Diajak Kawal Anggaran Melalui Teknologi Digital
Sinergi Perhutani dan TNI Warnai Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II 2026

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:41 WIB

Trans Semarang Kejar Ketepatan Waktu, Organda: Kondisi Jalan Berbeda dengan Trans Jakarta

Senin, 25 Mei 2026 - 09:31 WIB

Kisah Suseno Penasihat LBH Ratu Adil: Rawat dan Beri Makan Kucing Jalanan di Semarang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:47 WIB

Pengacara di Semarang Diduga Aniaya Anggota Polisi: Resmi Dilaporkan Ke Polrestabes

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:34 WIB

Polda Jateng Bongkar Jaringan Penipuan Online Internasional Modus Pig Butchering, 38 Pelaku Diamankan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:29 WIB

Musibah di Museum Ranggawarsita: Patung Hias Roboh Tewaskan Anak, Ini Penjelasan Disbudparekraf Jateng

Berita Terbaru