Paguyuban Seni Reog “Satrio Mudo Krajan” Diresmikan, Momentum Kebangkitan Budaya Lokal di Pagersari

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana peresmian paguyuban

Suasana peresmian paguyuban "Satrio Mudo Krajan" di Desa Pagersari, Kec. Bergas, Kab. Semarang.


KAB.SEMARANG || Portaljatengnews.com – Seni Reog kembali menggeliat di Kabupaten Semarang. Paguyuban “Satrio Mudo Krajan” resmi berdiri di Desa Pagersari, Kecamatan Bergas, Minggu (4/1/2026), menjadi wadah bagi pemuda untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mengembangkan potensi diri.

Peresmian yang berlangsung meriah di Lapangan Jogo Semi ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Kepala Desa Pagersari, Rusdiyono, dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh terhadap paguyuban ini.

Baca Juga :  Merasa Ditipu Jual Beli Tanah, 2 Orang Warga Desa Cukil Semarang Laporkan Kades dan Developer ke Polda Jateng

“Reog bukan sekadar hiburan, tapi identitas kita. Saya harap pemuda Pagersari semakin mencintai budaya lokal dan memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan positif,” ujarnya.

Bhabinkamtibmas Bripka Fictormoko menambahkan bahwa paguyuban seni memiliki peran penting dalam mencegah kenakalan remaja. Sementara itu, Babinsa Serda Turmono menegaskan komitmen Koramil untuk mendukung pengembangan seni dan budaya di masyarakat.

Baca Juga :  Warga Kota Semarang Pertanyakan Surat Pemberitahuan Penonaktifan CCTV di Seluruh Kelurahan, Wali Kota Bungkam

Kusnadi, pimpinan “Satrio Mudo Krajan”, mengungkapkan rasa syukur atas peresmian ini.

“Tujuan kami adalah mengumpulkan pemuda yang berminat pada Reog, melestarikan gerakannya, dan membawa nama baik Pagersari melalui pentas seni,” katanya.

Rusdi, salah satu pengurus, menambahkan bahwa dukungan dari Nahdi Mart sangat berarti bagi paguyuban.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan baik dan berkontribusi pada kemajuan desa,” tuturnya.

Baca Juga :  Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng, Dorong Mobil Mogok Selamat Dari Tertabrak Kereta Api

Kemeriahan acara peresmian semakin terasa dengan penampilan memukau dari anggota paguyuban. Pertunjukan Reog ini berhasil menghibur warga yang hadir, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pedagang musiman yang menjajakan dagangannya di sekitar lokasi acara.

Dengan berdirinya “Satrio Mudo Krajan”, diharapkan seni Reog semakin berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Pagersari. (Asrori/Jumari)

(Vio Sari)

Berita Terkait

Mudik Lebaran 2026: Polda Jateng Hadirkan Valet Ride dan Chatbot Si Polan
Mudik Aman, Keluarga Bahagia: Polda Jateng Luncurkan Layanan Baru dan Strategi Pengamanan Ketupat Candi 2026
Dugaan Penipuan Koperasi BLN, Satu Kepala Cabang Sudah Ditetapkan Tersangka
Kawal Hak Wong Cilik, Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang Desak Perusahaan Bayar THR Penuh dan Tepat Waktu
Penganiayaan Wartawan di Semarang, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan
SMSI Tunjukkan Sikap Strategis Terkait Perjanjian Dagang Digital Indonesia-Amerika Serikat
Jalan Licin di Kalialang Makan Korban: Seorang Anak Harus Jalani Operasi Akibat Tergelincir Lumpur Galian C
Polda Jateng Hadirkan Chatbot ‘Si Polan’, Layanan Digital Permudah Akses Informasi Publik Selama Mudik 2026

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:29 WIB

Mudik Lebaran 2026: Polda Jateng Hadirkan Valet Ride dan Chatbot Si Polan

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:50 WIB

Mudik Aman, Keluarga Bahagia: Polda Jateng Luncurkan Layanan Baru dan Strategi Pengamanan Ketupat Candi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:52 WIB

Dugaan Penipuan Koperasi BLN, Satu Kepala Cabang Sudah Ditetapkan Tersangka

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:04 WIB

Kawal Hak Wong Cilik, Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang Desak Perusahaan Bayar THR Penuh dan Tepat Waktu

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:23 WIB

Penganiayaan Wartawan di Semarang, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Berita Terbaru