Petaka MBG di Demak: Ratusan Santri dan Warga Keracunan Massal Usai Makan dari SPPG Dempel

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: salah satu korban keracunan saat ditatih masuk ke ambulan.

Foto: salah satu korban keracunan saat ditatih masuk ke ambulan.


DEMAK || Portaljatengnews.com – Suasana tenang di Desa Pilang Wetan, Kecamatan Kebonagung, berubah menjadi kepanikan total. Ratusan santri dari berbagai pondok pesantren serta warga sekitar, termasuk ibu menyusui, mendadak mengalami gejala keracunan massal usai mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Minggu (19/04/2026).

Korban berasal dari sejumlah lembaga pendidikan Islam, di antaranya Ponpes Asnawiyah, Bustanul Qur’an, Al Ma’arif Putri, hingga Hidayatul Mubtadiin. Gejala mual, muntah, pusing, dan lemas mulai dirasakan sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi, tak lama setelah mereka menerima paket makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dempel pada Sabtu (18/04/2026).

Menu yang disajikan saat itu terlihat biasa saja: nasi goreng, telur, susu, acar, dan buah jeruk. Namun, makanan yang seharusnya menyehatkan itu justru diduga menjadi sumber malapetaka.

Baca Juga :  Ziarah ke Makam Raja, Forkopimda Berdo'a Untuk Keamanan Kabupaten Demak

“Ini keracunan, Mas. Kemarin dapat MBG dari SPPG Dempel. Dari tadi malam sampai pagi banyak yang tiba-tiba mual dan muntah,” ujar salah satu warga dengan nada panik.

Jumlah korban yang mencapai ratusan membuat fasilitas kesehatan kewalahan. Polsek Kebonagung bersama tim medis langsung bergerak cepat mengevakuasi korban ke berbagai rumah sakit, mulai dari Puskesmas Kebonagung, RSU PKU Muhammadiyah Gubug, hingga RS Getas Pendowo Gubug untuk mendapatkan perawatan intensif.

Foto: SPPG Dempel langsung diberi garis polisi. Minggu (19/4/2026).

Sikap Bungkam SPPG Tuai Kecaman

Di tengah situasi darurat dan duka masyarakat, sikap pihak pengelola SPPG Dempel justru menuai sorotan tajam. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi maupun tanggung jawab yang diberikan oleh pihak penyedia makanan tersebut.

Baca Juga :  Kapolres Demak Resmikan Rumah Subsidi Bagi Anggota Polri

Sikap diam ini memicu kemarahan publik. Pasalnya, program nasional yang menjamin kualitas dan keamanan pangan kini justru meragukan nyawa penerima manfaat.

Merespons kejadian serius ini, garis polisi telah dipasang di lokasi SPPG Dempel sebagai bagian dari proses penyidikan. Tim dari Badan Gizi Nasional juga turun langsung ke lapangan, menandakan kasus ini ditangani secara serius.

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi sistem pengawasan distribusi makanan massal. Jika terbukti adanya kelalaian, maka ini bukan sekadar insiden, melainkan kegagalan fatal dalam menjamin keselamatan rakyat. Publik kini menuntut jawaban tegas: siapa yang akan bertanggung jawab atas musibah ini?. (Andi)

Editor : Portaljatengnews.com

Berita Terkait

Halalbihalal GKN, Teguhkan Semangat Nasionalisme Menuju Indonesia Emas
Perkuat Ketahanan Pangan, Perhutani KPH Semarang Sinergi Bersama Polres Demak
Rakor Ketahanan Pangan di Demak, Polres Soroti Optimalisasi Lahan hingga Serapan Bulog
Polres Demak Kerahkan 90 Personel Amankan Eksekusi Lahan di Mranggen
Polres Demak Gelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala untuk Personel
Penyuluhan Bahaya Miras, Bakti sosial dan Bakti Kesehatan Digelar Polres Demak
Tanggul Jebol Picu Banjir, Polres Demak Maksimalkan Penanganan
Kapolres Demak Terima Penghargaan TRC PPA Nasional atas Keberhasilan Tekan Kejahatan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 08:52 WIB

Halalbihalal GKN, Teguhkan Semangat Nasionalisme Menuju Indonesia Emas

Senin, 20 April 2026 - 08:44 WIB

Petaka MBG di Demak: Ratusan Santri dan Warga Keracunan Massal Usai Makan dari SPPG Dempel

Jumat, 17 April 2026 - 16:40 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Perhutani KPH Semarang Sinergi Bersama Polres Demak

Selasa, 14 April 2026 - 16:23 WIB

Rakor Ketahanan Pangan di Demak, Polres Soroti Optimalisasi Lahan hingga Serapan Bulog

Kamis, 9 April 2026 - 10:50 WIB

Polres Demak Kerahkan 90 Personel Amankan Eksekusi Lahan di Mranggen

Berita Terbaru