Lebih dari 2 Abad Berdiri, Pasar Tertua Semarang Kini Menuju Destinasi Wisata Heritage

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Gang Baru Kota Semarang.

Pasar Gang Baru Kota Semarang.


SEMARANG || Portaljatengnews.com – Pasar Gang Baru, yang dikenal sebagai pasar tertua kedua di Kota Semarang, terus menunjukkan eksistensinya. Kawasan ini tidak hanya bertahan sebagai pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga mulai menjelma menjadi destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya yang kian diminati.

Sejarah mencatat, jauh sebelum tahun 1800, kawasan ini masih berupa rawa dan semak belukar. Namun seiring perkembangan zaman, wilayah ini mengalami transformasi besar, terutama saat penataan kawasan Pecinan dilakukan pada awal abad ke-19.

Nama “Gang Baru” sendiri mulai digunakan sekitar tahun 1816, saat Kapitan Tan Thiang Tjing melakukan penyesuaian nomenklatur atau nama-nama gang di kawasan tersebut. Hingga kini, usianya yang sudah menginjak lebih dari dua abad justru menjadi daya tarik tersendiri.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Posko 17 UIN Walisongo Ramaikan Tradisi Tirakatan HUT ke-80 RI di Desa Piyanggang

Di tahun 2026, suasana di Pasar Gang Baru tetap hidup dan ramai. Pengunjung tidak hanya datang dari warga lokal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara yang ingin merasakan atmosfer khas pasar kuno di kawasan Pecinan.

Kesadaran untuk melestarikan aset berharga ini terus digelorakan. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis Krabat) Kranggan, Hengky Hidayat Pranadya, bersama komunitas dan warga setempat, aktif mendorong pengembangan wilayah sebagai destinasi wisata heritage.

“Pasar Gang Baru bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi juga bagian dari identitas dan sejarah panjang Pecinan Semarang yang perlu dijaga dan dikenalkan kepada generasi mendatang,” tegas Hengky.

Baca Juga :  Polda Jateng Perkuat Strategi Humas agar Lebih Dekat dengan Masyarakat dan Gen Z Melalui Podcast

Wajah kawasan ini kini semakin tertata berkat sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dukungan mengalir dari DPRD Kota Semarang Komisi D, pengusaha, tokoh masyarakat, hingga pendampingan teknis dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Berbagai konsep kreatif terus disusun untuk meningkatkan daya tarik. Diharapkan, ke depannya Pasar Gang Baru tidak hanya bertahan sebagai pasar tradisional, tetapi juga berkembang menjadi ikon wisata budaya yang mampu mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat dan kebanggaan bagi Kota Semarang.

(Vio Sari)

Editor : Portaljatengnews.com

Berita Terkait

Dua Bocah Tewas di Proyek Miliaran, Pengamanan Bendungan BKB Semarang Dipertanyakan
Lindu Aji Dibawah Kepemimpinan Erik Agus Susanto Dinilai Bakal Makin Berkembang
Hutang Rp250 Juta, Rumah Rp1,5 Miliar Terancam Disita, John L Situmorang: Ini Perampokan Berkedok Hukum
Polrestabes Semarang Tetapkan AW Sebagai Tersangka Kasus Penggelapan Sertifikat Rumah, BPR Arto Moro Disorot
IKADIN Bongkar Krisis Sistem Peradilan, Dorong Satu Standar Etik Advokat Nasional
Dr. Aan Tawli Kembali Pimpin DPD IKADIN Jawa Tengah Periode 2026–2030
Aksi Hari Tani Nasional di Semarang Berlangsung Tertib
Hadapi Kemarau, Polda Jateng: Pemetaan Rawan Kebakaran Diperketat, Bantuan Air Bersih Terus Disalurkan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Dua Bocah Tewas di Proyek Miliaran, Pengamanan Bendungan BKB Semarang Dipertanyakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lindu Aji Dibawah Kepemimpinan Erik Agus Susanto Dinilai Bakal Makin Berkembang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Polrestabes Semarang Tetapkan AW Sebagai Tersangka Kasus Penggelapan Sertifikat Rumah, BPR Arto Moro Disorot

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:10 WIB

IKADIN Bongkar Krisis Sistem Peradilan, Dorong Satu Standar Etik Advokat Nasional

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Dr. Aan Tawli Kembali Pimpin DPD IKADIN Jawa Tengah Periode 2026–2030

Berita Terbaru