SEMARANG || Portaljatengnews.com – Pasar Gang Baru, yang dikenal sebagai pasar tertua kedua di Kota Semarang, terus menunjukkan eksistensinya. Kawasan ini tidak hanya bertahan sebagai pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga mulai menjelma menjadi destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya yang kian diminati.
Sejarah mencatat, jauh sebelum tahun 1800, kawasan ini masih berupa rawa dan semak belukar. Namun seiring perkembangan zaman, wilayah ini mengalami transformasi besar, terutama saat penataan kawasan Pecinan dilakukan pada awal abad ke-19.
Nama “Gang Baru” sendiri mulai digunakan sekitar tahun 1816, saat Kapitan Tan Thiang Tjing melakukan penyesuaian nomenklatur atau nama-nama gang di kawasan tersebut. Hingga kini, usianya yang sudah menginjak lebih dari dua abad justru menjadi daya tarik tersendiri.
Di tahun 2026, suasana di Pasar Gang Baru tetap hidup dan ramai. Pengunjung tidak hanya datang dari warga lokal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara yang ingin merasakan atmosfer khas pasar kuno di kawasan Pecinan.
Kesadaran untuk melestarikan aset berharga ini terus digelorakan. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis Krabat) Kranggan, Hengky Hidayat Pranadya, bersama komunitas dan warga setempat, aktif mendorong pengembangan wilayah sebagai destinasi wisata heritage.
“Pasar Gang Baru bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi juga bagian dari identitas dan sejarah panjang Pecinan Semarang yang perlu dijaga dan dikenalkan kepada generasi mendatang,” tegas Hengky.
Wajah kawasan ini kini semakin tertata berkat sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dukungan mengalir dari DPRD Kota Semarang Komisi D, pengusaha, tokoh masyarakat, hingga pendampingan teknis dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Berbagai konsep kreatif terus disusun untuk meningkatkan daya tarik. Diharapkan, ke depannya Pasar Gang Baru tidak hanya bertahan sebagai pasar tradisional, tetapi juga berkembang menjadi ikon wisata budaya yang mampu mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat dan kebanggaan bagi Kota Semarang.
(Vio Sari)
Editor : Portaljatengnews.com







