Bau Menyengat dan Sampah Berserakan, Warga Randublatung Geram

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) Pilangbangu, Kel. Wulung, Kec. Randublatung, Blora.

Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) Pilangbangu, Kel. Wulung, Kec. Randublatung, Blora.


BLORA || Portaljatengnews.com – Warga Randublatung, Kabupaten Blora, khususnya di Dukuh Pilangbangu, Kelurahan Wulung, kembali mengeluhkan kondisi Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) yang semakin memprihatinkan. Bau tak sedap yang menyengat hingga ke pemukiman warga menjadi keluhan utama yang tak kunjung usai.

Menurut Sugimin, petugas yang bertugas di TPSS tersebut, sampah yang menumpuk di lokasi sudah mencapai batas maksimal atau overload.

“Sampah di sini sudah penuh dan harus segera diangkut. Kalau dibiarkan terus, selain baunya sangat menyengat, juga akan menjadi sarang lalat yang mengganggu,” ujarnya.Jum’at (10/4/2026).

Baca Juga :  Kapolres Bersama Bhayangkari Bagikan 100 Nasi Kotak dan Takjil Kepada Petugas Pengelola Limbah di TPA Blora

“kadang sampah dari dapur MBG juga seenaknya kalau buang tidak di taruh di dalam bak sampah tapi malah di lempar aja di luarnya sehingga armada yang mau angkut kesulitan dan harus di pindahkan dulu”ucapnya.

Sugimin, petugas TPSS.

Ia juga menambahkan, masalah lain yang cukup meresahkan adalah sampah plastik yang sering terbawa angin dan berserakan di area sawah warga sekitar. Hal ini tentu mengganggu aktivitas pertanian dan keindahan lingkungan. Oleh karena itu, Sugimin berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) atau instansi terkait dapat segera menambah armada pengangkut sampah agar seluruh tumpukan sampah bisa segera dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Baca Juga :  Polres Blora Gelar Apel Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Ngawen

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Hamam, warga yang rumahnya terletak paling dekat dengan lokasi TPSS. Baginya, bau yang dihasilkan sudah sangat mengganggu kenyamanan hidup sehari-hari. Apalagi, saat sampah dibakar, asap dan bau yang dihasilkan menjadi semakin menyengat dan tidak tertahankan.

“Selain bau, saya juga melihat masih banyak masyarakat yang kurang sadar dan membuang sampah sembarangan di sepanjang jalan Wulung arah ke Blora padahal sudah di sediakan tempat pembuangan sampah. Ini membuat lingkungan semakin kotor dan kumuh,” keluh Hamam.

Baca Juga :  Program GeMAR ANTaM di Blora Tak Berprogres, Desa Ingin Tarik Kembali Uang Rp 30 Juta
Hamam, warga setempat terdampak bau sampah.

Melihat kondisi yang semakin memburuk, Hamam berharap pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti keluhan ini. Ia meminta adanya tindakan nyata, baik dari segi pengangkutan sampah maupun penegakan aturan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Hingga saat ini, warga masih menunggu kepastian dan solusi konkret dari dinas terkait agar masalah sampah yang sudah lama menjadi momok ini dapat segera teratasi.

Editor : Heri

Berita Terkait

Lalai Pindahkan BBM di Dekat Api, Warga Blora Alami Luka Bakar
Kasus Guru dan Siswi SMPN Randublatung di Blora Disorot, DPRD: Prosedur Harus Dievaluasi Total
Patroli Gabungan Tiga BKPH Perkuat Pengamanan Hutan di Wilayah Blora-Randublatung
KPH Randublatung Terima Kunjungan Kopassus Kandang Menjangan Solo
Perhutani KPH Randublatung Ajak Petani Wujudkan Pengelolaan Lahan Berkelanjutan
Tepis Isu Tutup Mata, Polres Blora Tindak Tegas Penambangan Minyak Ilegal
Blora Gelar Panen Raya Jagung, Wujudkan Lumbung Pangan Nasional
Pangkopassus dan Dirjen Kementan Gelar Kegiatan Bersama di Desa Kutukan Blora, Dorong Potensi Pertanian Lokal

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 15:20 WIB

Bau Menyengat dan Sampah Berserakan, Warga Randublatung Geram

Jumat, 10 April 2026 - 11:10 WIB

Lalai Pindahkan BBM di Dekat Api, Warga Blora Alami Luka Bakar

Kamis, 9 April 2026 - 15:51 WIB

Patroli Gabungan Tiga BKPH Perkuat Pengamanan Hutan di Wilayah Blora-Randublatung

Kamis, 9 April 2026 - 15:47 WIB

KPH Randublatung Terima Kunjungan Kopassus Kandang Menjangan Solo

Rabu, 8 April 2026 - 23:04 WIB

Perhutani KPH Randublatung Ajak Petani Wujudkan Pengelolaan Lahan Berkelanjutan

Berita Terbaru