Pangkopassus dan Dirjen Kementan Gelar Kegiatan Bersama di Desa Kutukan Blora, Dorong Potensi Pertanian Lokal

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


BLORA || Portaljatengnews.com – Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi dan Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan rangkaian kegiatan di Desa Kutukan, Kabupaten Blora, pada hari Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di daerah tersebut.

Kegiatan diawali dengan tinjauan lahan oleh Pangkopassus pada pukul 08.30 WIB, diikuti dengan kedatangan Dirjen Kementan pada pukul 09.15 WIB. Sesi seremonial resmi dimulai pada pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB, dengan agenda Panen Raya Jagung Kuartal I dan Tanam Jagung Serentak Kuartal II di Desa Kutukan Kecamatan Randublatung.

Baca Juga :  Polres Blora Selidiki penyebab Kebakaran 2 Rumah di Kajengan

Bupati Blora Arief Rohman menekankan pentingnya hilirisasi komoditas jagung di Blora.

“Kami berharap ada hilirisasi, termasuk pembangunan pabrik pakan. Jika terwujud, nilai ekonomi petani akan meningkat dan kesejahteraan semakin baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Operasi Miras, Polres Blora Sita Puluhan Botol Alkohol dan Oplosan

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan komitmen Bulog dalam mendukung petani dan menjaga stabilitas pangan nasional.

“Kami melihat langsung semangat luar biasa para petani Blora. Bulog berkomitmen menyerap seluruh produksi jagung yang ada di Blora,” ungkapnya.

Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi mendukung penuh pengembangan pertanian jagung di Blora sebagai pilot project nasional. “Kami akan memastikan dari hilir hingga hulu berjalan dengan baik,” katanya.

Baca Juga :  BAZNAS Blora Sembelih 50 Hewan Kurban di Balai Ternak Taman Rojokoyo Manunggal Desa Temulus

Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Yudi Sastro menambahkan, kebutuhan jagung nasional untuk pakan mencapai 15 juta ton per tahun.

“Blora menjadi titik awal pengembangan jagung untuk bioetanol,” tandasnya.

Acara seremonial diakhiri dengan panen dan penanaman jagung secara bersama-sama di lokasi, diikuti dengan makan bersama seluruh peserta dan masyarakat sekitar.

Laporan: Wawan

Berita Terkait

Danrem 073/Makutarama Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Hutan Kedungwaru Kunduran Blora
Tak Tahan Jalan Rusak, Ratusan Warga Sumberejo Randublatung Swadaya Perbaiki Jalan Kabupaten 450 Meter
Hujan Deras Picu Longsor di Desa Kemiri Jepon, Empat Rumah Rusak
Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Petani di Bogorejo Meninggal Terkena Mata Pisau Gerinda
Waka Adm KPH Randublatung Pimpin Patroli Gabungan, Tekankan Sinergi Pengamanan Hutan
KPH Randublatung Latih Saka Wanabakti Angkatan 42 Praktik Patroli Hutan
Rumah Kosong di Banjarejo Blora Ludes Terbakar Akibat Tersambar Petir
Bau Menyengat dan Sampah Berserakan, Warga Randublatung Geram

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:15 WIB

Danrem 073/Makutarama Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Hutan Kedungwaru Kunduran Blora

Rabu, 15 April 2026 - 19:17 WIB

Tak Tahan Jalan Rusak, Ratusan Warga Sumberejo Randublatung Swadaya Perbaiki Jalan Kabupaten 450 Meter

Selasa, 14 April 2026 - 19:14 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Desa Kemiri Jepon, Empat Rumah Rusak

Selasa, 14 April 2026 - 16:26 WIB

Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Petani di Bogorejo Meninggal Terkena Mata Pisau Gerinda

Senin, 13 April 2026 - 14:50 WIB

Waka Adm KPH Randublatung Pimpin Patroli Gabungan, Tekankan Sinergi Pengamanan Hutan

Berita Terbaru