Beredar Rekaman Telepon Diduga Kades Jeketro dengan Wartawan Viral di Medsos, “Konfirmasi Tak Ditanggapi”

- Redaksi

Sabtu, 20 September 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Sebuah rekaman percakapan telpon diduga kades Jeketro, kecamatan Gubug, Grobogan, dengan seorang wartawan CNI viral di media sosial. Rekaman berdurasi 1 menit 22 detik yang diunggah di TikTok milik akun media online nasional Cyber News Indonesia (CNI) pada Sabtu (20/9/2025) itu mendapat banyak komentar dari netizen.

Dalam rekaman tersebut diduga kades Jeketro menunjukan nada kekesalannya.

“Jenengan ki sopo arep koyo ngono kuwi, jenengan ki sopo (kamu ini siapa mau seperti itu, kamu ini siapa-red),” kata seseorang dalam rekaman telepon diduga kades Jeketro.

Baca Juga :  Nenek Disabilitas Alami Kesedihan Usai Kehilangan Uang, Kapolres Grobogan Turun Tangan

Perkataan “jenengan ki sopo” dalam rekaman telepon terdengar berulang kali hingga empat kali.

Sementara seorang wartawan CNI mencoba meminta konfirmasi terkait berita.

“Karena dari kemarin saat saya di bale desa itu sudah pesen sama kaduse jenengan (perangkat desa kamu-red), pak saya tunggu ya informasi selanjutnya kabar selanjutnya supaya apa pak isu ini segera tertepis oleh kepala desa,” kata wartawan dalam rekaman tersebut.

Baca Juga :  Akibat Jembatan Putus, Warga Sedayu Grobogan Mengeluh, Aktivitas Perekonomian Lumpuh

Namun tanggapan diduga kades Jeketro nada suaranya meninggi terkesan tidak berkenan. Dalam percakapan tersebut, kades meminta kepada wartawan sebelum bertemu dengannya agar berkirim surat terlebih dulu.

Selain itu, dia menyebut bahwa dirinya memiliki kekuasaan. “Aku punya kekuasaan lho mas,” ujarnya.

“Tanggungjawab saya di desa Jeketro bukan yang lain,” imbuhnya.

Hingga berita ini ditayangkan, video dalam TikTok tersebut sudah 16 komentar dan disukai 46 orang. (Putra/*)

Editor : Heri

Berita Terkait

Monitoring Persemaian KPH Telawa Pastikan Bibit Berkualitas
Tokoh dan Masyarakat Desa Putatnganten Sepakat Dukung Asrori Maju Pilkades 2026
Baru Jadi Pondasi, Proyek GOR di Pengkol Grobogan Terhenti Hampir Dua Tahun, Warga Sesalkan Prioritas Pembangunan
Api Abadi Mrapen, Awal Perjalanan Spiritual Menuju Puncak Waisak 2570 BE
Kades Lebengjumuk Grobogan Resmi Jadi Tersangka: Terlibat Pencurian 107 Batang Kayu Jati Milik Perhutani 
Bantah Mandek Usut Kasus, Kapolsek Karangrayung: Pelaku Penganiayaan Masih Diburu
Dianggap Nunggak Padahal Rutin Bayar, Ini Penjelasan BRI Kedungjati Soal Kasus SL
BRI Unit Boloh Akui Kelalaian Layanan, Rekening Grib Jaya Resmi Aktif

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:58 WIB

Monitoring Persemaian KPH Telawa Pastikan Bibit Berkualitas

Senin, 8 Juni 2026 - 08:17 WIB

Tokoh dan Masyarakat Desa Putatnganten Sepakat Dukung Asrori Maju Pilkades 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:21 WIB

Baru Jadi Pondasi, Proyek GOR di Pengkol Grobogan Terhenti Hampir Dua Tahun, Warga Sesalkan Prioritas Pembangunan

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:03 WIB

Api Abadi Mrapen, Awal Perjalanan Spiritual Menuju Puncak Waisak 2570 BE

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:58 WIB

Kades Lebengjumuk Grobogan Resmi Jadi Tersangka: Terlibat Pencurian 107 Batang Kayu Jati Milik Perhutani 

Berita Terbaru