Usai OTT, KPK Naikkan Kasus Bupati Pemalang ke Penyidikan dan Tetapkan Empat Tersangka

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


JAKARTA || Portaljatengnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan empat orang tersangka pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro pada Kamis (30/7/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan hal tersebut dalam keterangan pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis. “Tadi malam telah dilakukan ekspose perkara dan diputuskan bahwa kasus ini naik ke tahap penyidikan untuk dua klaster perkara. Berdasarkan kecukupan alat bukti yang sah, penyidik menetapkan empat orang sebagai tersangka,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinilai Picu Perpecahan, Gus Leman Datangi Bareskrim Bahas Tayangan Edis TV

Klaster pertama berkaitan dengan dugaan pemerasan yang dilakukan Anom Widiyantoro terhadap jajaran bawahannya maupun pihak swasta. Sementara klaster kedua adalah dugaan pemerasan yang dilakukan oknum internal KPK kepada Bupati Pemalang.

Budi membenarkan salah satu tersangka merupakan staf administrasi KPK yang berstatus perbantuan dari instansi Kepolisian. “Yang bersangkutan memang staf administrasi KPK yang merupakan personel perbantuan dari Kepolisian,” jelasnya.

Sebelumnya dalam operasi yang berlangsung di Jakarta, Pemalang, dan Purworejo, KPK menangkap total 21 orang. Sebanyak 12 orang dibawa ke Gedung Merah Putih untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk istri Anom, Noor Faizah. KPK juga menyita uang tunai senilai lebih dari Rp2 miliar dalam operasi tersebut.

Baca Juga :  MAKI Desak KPK Konsisten: Saksi Mangkir Harus Dijemput Paksa Tanpa Pandang Bulu

Anom Widiyantoro telah ditahan sejak Kamis pagi. Saat akan digiring ke mobil tahanan, ia memohon maaf kepada seluruh masyarakat Pemalang. “Kami memahami situasi ini, saya memohon maaf kepada semuanya,” ucap Anom.

(Ajis)

Berita Terkait

SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan
Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh
MAKI Desak KPK Konsisten: Saksi Mangkir Harus Dijemput Paksa Tanpa Pandang Bulu
Makali Kumar: HPN Milik Seluruh Pers Nasional, Bukan Program Strategis Satu Organisasi
Disetujui DPR, Komjen Suyudi Ario Seto Sah Pimpin Polri, Simak Ucapan Selamat dari Pemred Portaljatengnews.com 
Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
KPK Respons Permintaan Gus Alex Hadirkan Jokowi sebagai Saksi di Sidang Korupsi Kuota Haji
Liputan Erupsi Anak Krakatau Berujung Hilang Kontak, BM PAN Minta SAR Maksimalkan Pencarian

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:48 WIB

SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:41 WIB

MAKI Desak KPK Konsisten: Saksi Mangkir Harus Dijemput Paksa Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Makali Kumar: HPN Milik Seluruh Pers Nasional, Bukan Program Strategis Satu Organisasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Disetujui DPR, Komjen Suyudi Ario Seto Sah Pimpin Polri, Simak Ucapan Selamat dari Pemred Portaljatengnews.com 

Berita Terbaru