GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Harapan baru kini menyelimuti warga Desa Termas, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan. Setu Wiyono, putra asli kelahiran Desa Termas, resmi mendaftar sebagai bakal calon Kepala Desa pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Langkah ini bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan buah dari kerinduan warga akan perubahan yang nyata.
Pria yang dikenal rendah hati dan supel ini menyusun visi besar yang lahir bukan dari meja kerja, melainkan dari hati masyarakat itu sendiri. Visi tersebut berbunyi, “Mewujudkan Desa Termas yang maju, sejahtera, berakhlak, dan mandiri dengan pembangunan infrastruktur, layanan dasar, pemberdayaan masyarakat, serta melestarikan nilai agama, budaya, seni, olahraga, dan lingkungan desa.”

Sebelum mendaftar, Setu tak segan berkeliling dari satu dusun ke dusun lainnya. Ia duduk bersama warga, mendengarkan keluh kesah, harapan, dan impian mereka yang selama ini belum tersampaikan. Program yang ditawarkannya murni diambil dari apa yang masyarakat Termas butuhkan, bukan apa yang ia inginkan.
“Saya maju karena banyak warga yang datang menemui saya, memohon agar saya berkenan memimpin desa tercinta ini. Saya melihat masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai, dan warga masih berharap perubahan. Itulah yang memantapkan hati saya untuk melangkah,” ucap Setu dengan tulus. Usai mendaftar calon kades, pada Sabtu (10/10/2026) lalu.
Seorang warga yang ditemui di salah satu dusun, dengan mata berkaca-kaca menyampaikan harapannya.
“Kami sudah lama menunggu sosok seperti beliau. Selama ini kami merasa suara kami jarang didengar. Banyak hal yang seharusnya sudah selesai, ternyata masih tertunda. Ketika Pak Setu datang bertanya apa yang kami butuhkan, rasanya kami terharu. Semoga beliau amanah membawa Desa Termas ke arah yang lebih baik,” ungkap warga tersebut. Selasa (20/10/2026).
Warga lainnya turut menyampaikan, kehadiran Setu Wiyono dianggap sebagai angin segar. Mereka berharap visi yang disampaikan benar-benar dijalankan dengan tulus, transparan, dan mengutamakan kepentingan warga di atas segalanya.
Kini, langkah selanjutnya tinggal menunggu proses penetapan calon. Namun satu hal yang pasti, di Desa Termas, harapan sudah mulai tumbuh kembali.
(Samsul)
Editor : Portaljatengnews.com






