GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Sebuah tragedi menimpa warga Kabupaten Grobogan pada Minggu (25/10/2026). Seorang pelajar bernama Muhammad Zaki Iqbalul Mustofa (17 tahun), warga Dusun Bangkle, RT 04/RW 02, Desa Sambung, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, meninggal dunia akibat tenggelam di kawasan Sendang Theleng, Hutan Petak 15A, RPH Termas, BKPH Karangrayung, KPH Telawa, Dusun Termas, Desa Termas, Kecamatan Karangrayung.
Kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB, ketika korban berangkat bersama temannya, Sega Maulana, menuju lokasi tersebut menggunakan sepeda motor. Sesampainya di tempat, korban mengajak temannya untuk berenang. Namun Sega menolak karena khawatir dengan kedalaman air dan saat itu sedang merasa sakit perut, sehingga ia pergi ke tempat agak jauh untuk buang air besar.
Sekembalinya ke lokasi, Sega mendapat kabar dari pengunjung lain yang tidak dikenalnya bahwa korban telah tenggelam. Pencarian segera dilakukan bersama warga namun belum berhasil. Sega kemudian memberi tahu A’ira Salsa Bela untuk bersama-sama menyampaikan berita duka tersebut kepada keluarga korban.
Orang tua korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Karangrayung sekitar pukul 17.30 WIB. Personel Polsek Karangrayung bersama Tim Inafis Polres Grobogan dan warga segera melakukan pencarian. Sekitar pukul 19.30 WIB, korban berhasil ditemukan dan dibawa ke Puskesmas Karangrayung 1, namun tim medis menyatakan nyawanya tidak tertolong.
Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban belum mahir berenang saat kejadian berlangsung. Kasus ini masih dalam proses pendokumentasian pihak kepolisian.
Kapolsek Karangrayung Imbau Warga Tingkatkan Pengawasan
Kapolsek Karangrayung, AKP Sunarto, menyampaikan himbauannya kepada masyarakat agar senantiasa berhati-hati di area perairan.
“Kami menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan. Khususnya bagi para orang tua, senantiasa awasi anak-anak Anda di lingkungan yang terdapat sungai, danau, kolam, maupun genangan air. Mari kita cegah agar tragedi serupa tidak terulang kembali,” pesan AKP Sunarto. (ttg)






