Dana RTLH Diduga Sudah Turun, Endang Janda Tiga Anak di Putatnganten Grobogan Masih Bertahan di Rumah Keropos

- Redaksi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Endang, dan anaknya.

Foto: Endang, dan anaknya.


GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Endang, warga Dusun Sambirejo, RT 04 RW 04, Desa Putatnganten, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, merupakan salah satu penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun anggaran 2026. Namun hingga saat ini, ia belum melihat ada perbaikan pada huniannya yang kondisinya memprihatinkan.

Rumah kayu yang ditempati Endang sudah tidak layak huni. Tiang penyangga dan sebagian dinding papan, dan triplek sudah keropos, sementara atap rusak berat dan banyak bocor. Setiap kali langit mendung, kekhawatiran menyelimuti hati janda tiga anak ini.

“Aku wedi nak udan omahku banjir, soale gentenge wes do rusak, karo cagak, papan wes do keropos. Saya takut kalau hujan rumahku banjir, karena genteng sudah rusak, tiang penyangga dan papan pun sudah keropos,” ungkap Endang, Senin (12/10/2026).

Baca Juga :  Semarak Hari Pers Nasional 2025, Ini Rangkaian Acaranya Di Grobogan

Kekhawatiran Endang bukan tanpa alasan. Ia sangat mencemaskan keselamatan anak terkecilnya jika hujan deras disertai angin datang tiba-tiba. Kabar yang beredar menyebutkan anggaran RTLH untuk desa tersebut sebenarnya sudah turun, namun realisasinya belum terasa oleh para penerima manfaat.

Menyikapi hal tersebut, pengamat sosial Agung Santoso mengingatkan pemerintah desa Putatnganten agar transparan dan bertanggung jawab. Jika dana sudah turun, seharusnya manfaatnya segera dirasakan warga. Jika sebaliknya, maka pihak pengelola, termasuk Kepala Desa maupun Penjabat Sementara (Pjs) Kades, harus dapat menjelaskan dan mempertanggungjawabkannya.

Baca Juga :  Polres Grobogan Gelar Sertijab dan Pelantikan, Dua Pejabat Mutasi ke Polda Jateng

“Kepada pemerintah desa Putatnganten, janganlah menutup mata. Jadilah pemimpin yang amanah. Jangan biarkan wargamu masih harus hidup di rumah yang tidak layak huni, yang setiap hari menghadapi ancaman bahaya saat musim hujan tiba,” tegas Agung Santoso. Selasa (13/10/2026).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pemerintah desa Putatnganten terkait kejelasan penyaluran dan realisasi anggaran RTLH tersebut.

(Wawan)

Editor : Portaljatengnews.com

Berita Terkait

Ratusan Warga Kawal H. Moh. Asrori Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Kades Putatnganten
Karyawan Perhutani KPH Telawa Peduli Bantu Air Bersih untuk Warga Cekel
Milad Pengasuh Padepokan Ki Ageng Selo, Pusaka Bersejarah Berusia 500 Tahun Dihadirkan untuk Kapolri Baru dan Presiden
Kedepankan Kode Etik dan Kekompakan, DPC INSPI Grobogan Resmi Terbentuk
Perhutani KPH Telawa Laksanakan Monev Pengelolaan Wisata Embun Bening Kedungombo Park
Kebakaran Rumah di Sambirejo Putatnganten, Api Bermula dari Kompor, Kerugian Capai Rp 150 Juta
Perhutani KPH Telawa Perkuat Sinergi dengan LMDH Manunggal Jati untuk Jaga Kelestarian Hutan
Perhutani bersama TNI,Polri dan Masyarakat Sosialisasikan Pencegahan Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Dana RTLH Diduga Sudah Turun, Endang Janda Tiga Anak di Putatnganten Grobogan Masih Bertahan di Rumah Keropos

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Ratusan Warga Kawal H. Moh. Asrori Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Kades Putatnganten

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Karyawan Perhutani KPH Telawa Peduli Bantu Air Bersih untuk Warga Cekel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Milad Pengasuh Padepokan Ki Ageng Selo, Pusaka Bersejarah Berusia 500 Tahun Dihadirkan untuk Kapolri Baru dan Presiden

Jumat, 25 September 2026 - 16:56 WIB

Kedepankan Kode Etik dan Kekompakan, DPC INSPI Grobogan Resmi Terbentuk

Berita Terbaru