FHO Pembangunan USB TK Negeri Dumai Selatan Diduga Penuh Konspirasi

- Redaksi

Rabu, 19 Februari 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) TK Negeri Dumai Selatan.

Foto: Kondisi Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) TK Negeri Dumai Selatan.

DUMAI (RIAU) Portaljatengnews.com  – Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) TK Negeri Dumai Selatan, Kota Dumai, Riau mendapat sorotan tajam dari DPP Forum LSM Riau Bersatu dan LSM Gakorpan DPD Prov. Riau.

Pasalnya, Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) TK Negeri Dumai Selatan yang dikerjakan oleh CV. Tri Putra Utama dengan nilai kontrak Rp. 1.020.022.387 APBD T.A 2024 tersebut, dinilai tak sesuai spesifikasi.

Hal tersebut disampaikan, Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi dan Penyelamatam Aset Negara (Gakorpan) DPD Riau, Rahmad Panggabean di salah satu warung kopi, jalan Sudirman, Kota Pekanbaru, usai mengantar surat klarifikasi terkait pembangunan Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) TK Negeri Dumai Selatan tersebut, Rabu (19/02/2025) pagi.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Kembali Lakukan Pencarian 26 Korban Longsor Banjarnegara

“Iya, Kita baru saja melayangkan surat ke Kadisdik Kota Dumai terkait Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) TK Negeri Dumai Selatan,” kata Rahmad.

Lanjutnya, langkah ini ditempuh LSM Gakorpan guna memberi kesempatan kepada Kadisdik untuk mengklarifikasi temuan-temuan yang telah diinvestigasi beberapa hari yang lalu, sebelum semua data, berkas yang dimiliki diserahkan ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Di tempat yang sama, Kordinator Investigasi dan Monitoring DPP LSM Riau Bersatu, Devid, menambahkan, bahwa dari hasil investigasi dan monitoring yang telah dilakukan, ditemukan; 1. Detail pondasi tak ada. Baik detail potongan memanjang, melintang, tampak depan maupun tampak belakang. 2. Fisik bangunan 2 lokal dengan masing-masing ukuran 6 x 5 meter yang mencakup pondasi, rangkaian pembesian, kusen pintu, kusen jendela, daun jendela, pintu panel, diduga tak sesuai spesifikasi (spek). Lalu, pemasangan lantai keramik (mutu dan ukuran), kontruksi rangka baja ringan, juga diduga tak sesuai spesifikasi.

Baca Juga :  Pelanggaran dan Sanksi Bagi SPPG Program MBG BGN

Kemudian, 3. Ruangan Majelis Guru tanpa keramik, plafon, instalasi air, instalasi listrik. 4. Rumah penjaga sekolah type 36 tanpa keramik, plafon, instalasi air dan listrik. 5. Pada ruang toilet, pemasangan keramik tidak leveling, penggunaan keramik tak standar, tanpa instalasi air dan listrik.

“Dari 5 poin temuan tersebut, kami menduga pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) TK Negeri Dumai Selatan dikerjakan asal – asalan,” ujar Devit.

Baca Juga :  Sempat Benturan, Kini Kedua Ormas PP dan Grib Jaya di Blora Berdamai

Ia juga merasa heran, Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai, Yusmanidar, S.Sos, M.Si dan Kabid Infrastruktur Pendidikan (IP) Dinas Pendidikan Kota Dumai, Okto Permadi, S.Sos., M.Si yang juga merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pekerjaan tersebut, menyetujui hasil pekerjaan dari Kontraktor Pelaksana, ada apa?.

Sebelumnya, awak media pada Kamis (13/02/2025), meminta tanggapan terkait hal tersebut melalaui pesan chat WhatsApp kepada Kadisdik Kota dan Dumai dan Kabid Infrastruktur Pendidikan, hingga berita ini ditayangkan, belum memberikan jawaban/tanggapan. Kota Dumai, Riau mendapat sorotan tajam dari DPP Forum LSM Riau Bersatu dan LSM Gakorpan DPD Prov. Riau.**

(Tim)

Berita Terkait

Kebakaran Rumah Diduga Korsleting Listrik di Desa Dempel: Balita 11 Bulan Tewas Mengenaskan
Penambangan Galian C di Bandungan Klaten Operasi Larut Malam, Dinilai Berpotensi Hindari Pajak dan Merugikan Negara
Monitoring Kesehatan Pengungsi Banjir, Titik Olivia Ajak Senam Kreasi Untuk Trauma Healing
Polres Jepara dan Bhayangkari Gelar Baksos untuk Warga Terdampak Banjir Dan Tanah Longsor
Tindak Lanjuti Arahan Kapolri, Polres Demak Bangun Jembatan Presisi
Anak 8 Tahun Meninggal Tenggelam, Polres Demak Ingatkan Bahaya Musim Hujan
Dari Salon Jadi Plus – Plus, Warga Rejosari Pekalongan Meradang, Izin Usaha Dipertanyakan
Korban Keracunan MBG di Grobogan Capai 803 Orang

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:07 WIB

Kebakaran Rumah Diduga Korsleting Listrik di Desa Dempel: Balita 11 Bulan Tewas Mengenaskan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:39 WIB

Penambangan Galian C di Bandungan Klaten Operasi Larut Malam, Dinilai Berpotensi Hindari Pajak dan Merugikan Negara

Sabtu, 17 Januari 2026 - 07:42 WIB

Monitoring Kesehatan Pengungsi Banjir, Titik Olivia Ajak Senam Kreasi Untuk Trauma Healing

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:58 WIB

Polres Jepara dan Bhayangkari Gelar Baksos untuk Warga Terdampak Banjir Dan Tanah Longsor

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:49 WIB

Anak 8 Tahun Meninggal Tenggelam, Polres Demak Ingatkan Bahaya Musim Hujan

Berita Terbaru

Boyolali

Penandatanganan PKS Agroforestry Jagung 2026 di KPH Telawa

Sabtu, 17 Jan 2026 - 07:32 WIB