KEBUMEN || Portaljatengnews.com – Sosok pendakwah nyentrik sekaligus pelopor Safari Silaturahmi, Pengobatan Gratis, dan Ziarah 1000 Wali se-Nusantara, Gus Zainal Santri Ndeso, kembali mengunjungi Kabupaten Kebumen.
Ia dikenal luas sebagai pembina Padepokan Santri Ki Ageng Selo dan pendiri Komunitas Sahabat Santri Ndeso se-Indonesia. Kedatangan kali ini sarat dengan misi silaturahmi, ziarah sejarah, dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
Agenda utama kunjungannya adalah menemui jamaah dan jaringan Sahabat Santri Ndeso di Kebumen, serta memenuhi undangan acara Haul Simbah Yai Mudzakir di Desa Karang Kembang, Kecamatan Alian. Tak lengkap rasanya berkunjung ke Kebumen tanpa menelusuri jejak sejarah para pendiri negeri.
Gus Zainal pun menyempatkan diri berziarah ke makam Ki Ageng Badranala, tokoh yang dikenal sebagai Bupati pertama Panjer Roma, nama lama Kebumen. Ki Ageng Badranala juga tercatat sebagai Panglima Perang Mataram yang gagah berani memimpin pasukan penyerbuan ke Batavia melawan penjajah atas perintah Sultan Agung.
Dari situs sejarah, langkah kaki Gus Zainal berlanjut ke puncak Bukit Kenap. Di sana, ia berziarah ke makam Ki Ageng Sabdo Guno, sosok yang dianggap sebagai cikal bakal penemu sumber mata air yang kini dikenal sebagai Pemandian Air Panas Krakal, salah satu ikon wisata alam Kebumen.

Khasiat Air Krakal dan Ilmu Leluhur
Sebagai pendakwah dan spiritual muda kelahiran Grobogan yang mewarisi keilmuan pengobatan tradisional secara turun-temurun, Gus Zainal memiliki pandangan khusus mengenai keistimewaan lokasi ini. Baginya, air di Pemandian Krakal bukan sekadar air biasa, melainkan memiliki kekuatan luar biasa untuk penyembuhan.
“Air ini sangat berkhasiat untuk pengobatan berbagai penyakit, terutama yang berhubungan dengan saraf dan persendian. Mulai dari stroke, pegal linu, rematik, hingga menghilangkan stres, semuanya bisa terbantu, asalkan paham tata cara dan metodenya,” ungkap Gus Zainal. Jumat (8/5/2026).
Seperti kebiasaannya setiap kali berkunjung, Gus Zainal meluangkan waktu menikmati suasana dan manfaat air panas Krakal. Tanpa sengaja, pertemuan pun terjadi dengan para pengelola obyek wisata yang baru saja selesai mengadakan rapat penyusunan program kerja guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Pertemuan yang hangat dan penuh keramahan itu berlanjut di makam Ki Ageng Sabdo Guno, di mana pihak pengelola secara khusus mendampingi dan memandu Gus Zainal. Dalam obrolan santai tersebut, Gus Zainal memberikan masukan berharga demi kemajuan wisata Krakal.

Siap Bantu Sehatkan Masyarakat
Gus Zainal menyarankan agar pengelola menggelar acara rutin yang memadukan wisata, sosial, dan edukasi. Konsep yang ditawarkannya sederhana namun bermanfaat: mengadakan bakti sosial pengobatan gratis sekaligus sosialisasi mendalam mengenai manfaat air panas Krakal sebagai media penyembuhan alami.
Lebih jauh, Gus Zainal menyatakan kesiapannya untuk terlibat langsung meramaikan obyek wisata andalan Kebumen ini. Ia bersedia menggelar pengobatan gratis yang memadukan khasiat alam Krakal dengan keilmuan pengobatan tradisional yang dimilikinya.
“Ini bentuk wujud rasa cinta kami terhadap tanah air. Kami ingin membantu masyarakat dan Pemerintah dalam misi menyehatkan bangsa, berlandaskan semangat kemanusiaan,” tegas Gus Zainal.
Gus Zainal juga menegaskan prinsip hidupnya, ia tidak membuka praktik pengobatan komersial. Namun, siapa saja yang datang memohon bantuan dan pertolongan, akan langsung ia obati dan bantu sepenuh hati tanpa pamrih. (*)
Editor : Portaljatengnews.com







