Koperasi Bunga Mas Gencar Edukasi Budidaya Bunga Jotang, Berharap Target Ekspor Terpenuhi

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan bunga Jotang, dan suasana edukasi budidaya bunga Jotang.

Tampilan bunga Jotang, dan suasana edukasi budidaya bunga Jotang.


SOLO || Portaljatengnews.com – Koperasi Bunga Mas yang berkantor pusat di Madiun Jawa Timur, saat ini sedang gencar budidaya bunga Jotang. Menurut Ketua Koperasi Bunga Mas, Sri Hartono, edukasi dan pengembangan budidaya bunga Jotang difokuskan di wilayah Surakarta atau kota Solo.

“Saat ini kami fokus edukasi pengembangan budidaya bunga Jotang di Solo, bagi siapapun yang ingin bergabung silahkan bisa datang ke alamat Kantor Cabang Jalan Lompo Batang Barat 21, RT 001 RW 021, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta,” jelasnya. Senin (10/11/2025).

Baca Juga :  Kepala BSKDN: Replikasi Inovasi Daerah Pegang Peranan Penting Percepatan Pembangunan

Dikatakan, saat ini sudah ada 3 hektar lahan budidaya bunga Jotang yang tersebar di dua wilayah yaitu di Baturaden Purwokerto atau Banyumas, dan Kerjo, Karanganyar, yang dikerjakan oleh 12 karyawan.

Dijelaskan Sri Hartono, budidaya bunga Jotang menggunakan metode organik terpadu, mulai dari pembibitan hingga pemeliharaan tanpa bahan kimia sintetis.

Foto: Sri Hartono, Ketua Koperasi Bunga Mas.

Lebih lanjut dijelaskan, bunga Jotang atau Sphilantes Acmella adalah tanaman herbal tropis yang mengandung spilanthol, senyawa alami yang berfungsi sebagai anti radang, anti bakteri, dan pereda nyeri alami.

“Di masyarakat bunga ini dikenal sebagai obat sakit gigi alami, dan kini mulai dikembangkan untuk produk skincare dan kesehatan modern,” jelas Sri Hartono.

Baca Juga :  Polda Jateng Tawarkan Layanan "Valet Ride" untuk Perlancar Mudik dan Keamanan

Ia menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas produksi melalui pelatihan dan pendampingan kepada para anggota.

“Kami fokus pada peningkatan kualitas bunga Jotang, mulai dari proses penanaman hingga panen. Kami juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk memperluas jaringan pemasaran,” ujarnya.

Dengan perluasan lahan budidaya, Sri Hartono berharap kebutuhan ekspor terpenuhi.

“Target kami memenuhi kebutuhan ekspor Atsiri untuk tujuan Eropa dan Jepang,” pungkasnya.

(Santoso)

Editor : Heri

Berita Terkait

Wagub Taj Yasin Tegaskan SPMB Jateng 2026 Harus Bersih dari Titipan
16 Peserta Diklat Desain Grafis EMC Kudus Resmi Dilepas
Satbrimob Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah
Dugaan Jual Beli Lahan Parkir Pasar Bintoro, Publik Desak APH dan Pemkab Demak Bertindak
Layanan Administrasi di Manyaran Terkesan Dipersulit, Ketua RT/RW Diduga Tolak Tandatangan Warga 
Kisah Inspiratif Keluarga M Yusuf Advokat Jepara: Girna Susul Kakaknya, Berhasil Hafal Juz 30 Al-Qur’an 
Polusi PT Saprotan: Warga Kalitengah Geram, Kompensasi Dianggap Tak Layak
Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu: Anggaran Disiapkan, Desain Akan Dievaluasi

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:38 WIB

Wagub Taj Yasin Tegaskan SPMB Jateng 2026 Harus Bersih dari Titipan

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:18 WIB

16 Peserta Diklat Desain Grafis EMC Kudus Resmi Dilepas

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:05 WIB

Satbrimob Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:08 WIB

Dugaan Jual Beli Lahan Parkir Pasar Bintoro, Publik Desak APH dan Pemkab Demak Bertindak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:37 WIB

Layanan Administrasi di Manyaran Terkesan Dipersulit, Ketua RT/RW Diduga Tolak Tandatangan Warga 

Berita Terbaru

Kudus

16 Peserta Diklat Desain Grafis EMC Kudus Resmi Dilepas

Minggu, 7 Jun 2026 - 07:18 WIB

Daerah

Satbrimob Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah

Minggu, 7 Jun 2026 - 07:05 WIB