Nahas, Ibu dan Anak Tewas Tertabrak KA Blora Jaya di Perlintasan Desa Boloh Grobogan

- Redaksi

Senin, 26 Mei 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Motor korban nampak remuk, sementara warga berkumpul di lokasi kejadian.

Motor korban nampak remuk, sementara warga berkumpul di lokasi kejadian.

GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Nahas, seorang ibu rumah tangga bersama anaknya tewas mengenaskan, saat motor yang ditumpanginya tertabrak KA Blora Jaya dan terpental sejauh 13 meter di perlintasan rel kereta Desa Boloh, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, pada Senin (26/5/2025) pagi pukul 06.40 WIB.

Mereka adalah Kustina (27) meninggal di lokasi kejadian, sedangkan anaknya, Aisyah (4) sempat dilarikan oleh petugas PMI ke RSUD namun nyawanya tidak tertolong, akibat luka yang cukup parah.

Baca Juga :  Proyek Perluasan Gedung Uji KIR Dishub Grobogan Abaikan K3, Mandor Tidak Ada di Tempat

Keduanya tertemper kereta api saat melintasi rel kereta api di perlintasan sebidang KM 13+7 petak jalan, antara Stasiun Jambon dan Stasiun Gambringan.

Indah warga setempat mengatakan, bahwa saat kejadian hujan cukup deras, mungkin korban terburu-buru.

“Saat itu saya juga kaget mendengar warga berteriak, ada motor tertabrak kereta korbannya ibu dan anak, saya langsung ke lokasi. Saat tiba di lokasi warga sudah banyak berkumpul. Semoga husnul khotimah,” ucapnya.

Menurut keterangan Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, saksi mengatakan, palang perlintasan sudah ditutup tetapi pengendara nekat menerobos.

Baca Juga :  Terobosan Pemkab Grobogan, Gedung Riptaloka Disulap Jadi Pusat Pengendali Informasi

Dikatakan, bahwa saat sebelum kejadian, masinis KA Blora Jaya telah berulang kali membunyikan klakson, namun pengendara sepeda motor tidak mengindahkan kereta yang sedang melaju dari arah timur ke barat.

Franoto mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar mendahulukan perjalanan kereta api di perlintasan. Dan meminta pengendara selalu menengok kanan dan kiri sebelum melintasi perlintasan kereta api.

Laporan: Putra

Berita Terkait

Pernah Jadi Tersangka, Heri Sweke Kembali Berulah, Kali Ini Diduga Hina Wapres dan PSI
Dari Aspirasi Warga, Setu Wiyono Maju Pilkades, Bawa Harapan Baru untuk Desa Termas  
Teriakan “Salam Restorasi” Saat Pendaftaran Balon Kades Kapung, Netralitas Kadus di Grobogan Dipertanyakan
Dana RTLH Diduga Sudah Turun, Endang Janda Tiga Anak di Putatnganten Grobogan Masih Bertahan di Rumah Keropos
Ratusan Warga Kawal H. Moh. Asrori Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Kades Putatnganten
Karyawan Perhutani KPH Telawa Peduli Bantu Air Bersih untuk Warga Cekel
Milad Pengasuh Padepokan Ki Ageng Selo, Pusaka Bersejarah Berusia 500 Tahun Dihadirkan untuk Kapolri Baru dan Presiden
Kedepankan Kode Etik dan Kekompakan, DPC INSPI Grobogan Resmi Terbentuk

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Pernah Jadi Tersangka, Heri Sweke Kembali Berulah, Kali Ini Diduga Hina Wapres dan PSI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Dari Aspirasi Warga, Setu Wiyono Maju Pilkades, Bawa Harapan Baru untuk Desa Termas  

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Teriakan “Salam Restorasi” Saat Pendaftaran Balon Kades Kapung, Netralitas Kadus di Grobogan Dipertanyakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Dana RTLH Diduga Sudah Turun, Endang Janda Tiga Anak di Putatnganten Grobogan Masih Bertahan di Rumah Keropos

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Ratusan Warga Kawal H. Moh. Asrori Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Kades Putatnganten

Berita Terbaru