Operasi OKC Ditpolairud Polda Jateng Hingga H+5 Aman Terkendali

- Redaksi

Jumat, 4 April 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pos PAM operasi ketupat 2025 Ditpolairud Polda Jateng, saat lakukan pengamanan obyek wisata waduk.

Pos PAM operasi ketupat 2025 Ditpolairud Polda Jateng, saat lakukan pengamanan obyek wisata waduk.

SEMARANG || Portaljatengnews.com – Memasuki lebaran H+5 kawasan obyek wisata perairan laut waduk pantai pesisir mengalami peningkatan yang pesat dan signifikan hal ini diperkirakan akan terus berlanjut sampai dengan hari Minggu karena pemudik yang datang ke Jawa Tengah menyempatkan diri untuk berekreasi bersama keluarga, rekreasi tersebut ketempat obyek wisata perairan Jawa Tengah. Jumat (4/4/2025).

Area yang dilakukan Pengamanan: Brebes di pantai losari, Tegal kota di pantai Alam Indah, di Tegal kabupaten pantai Purwa Hamba Indah, di Pemalang Pantai Widuri, Pekalongan pantai Pasir Kencana, di Batang pantai Green Safari, di Kendal pantai Ngebum, di Jepara di Pantai Bandengan, di Rembang pantai Karang Jahe, demikian juga di wilayah pesisir Selatan yaitu di pantai Meranti kebumen dan di Cilacap pantai Teluk Penyu.

Lokasi-lokasi wisata tersebut relawan SAR ARNAVAT ikut membantu petugas polisi perairan dan udara di pos pengamanan, mereka bersama personil Polairud menghimbau secara langsung kepada masyarakat.
Dikawasan perairan atau pantai.

Apabila sarana yang disediakan kalau tidak menaati peraturan keselamatan akan menimbulkan hal yang fatal korban tenggelam bahkan bisa kematian, sebagai contoh :
1. wisata mandi di laut ataupun di waduk
2. Wisata jet ski, banana boat,
3. Perahu wisata keliling ke lokasi wisata perairan tersebut.

Baca Juga :  Pengeroyokan di Jalan Wolter Monginsidi Pedurungan, Satu Pelaku Diamankan, Polisi Buru Lainnya

Relawan SAR ARNAVAT dan petugas polisi himbauannya terdiri dari penggunaan life jacket, ketaatan tidak keluar garis yang ditentukan dilokasi pemandian dan rute yang telah ditetapkan termasuk over kapasitas di perahu wisata.

Hal ini apabila pengunjung wisata tidak menaati hal tersebut bisa menjadikan hal yang fatal.

Ketua relawan SAR ARNAVAT Jawa Tengah AKBP (Purn.) Bambang Widiarto, SH mengatakan bahwa operasi OKC yang dimulai tanggal 23 Maret 2025 sampai dengan H+4 aman terkendali.

“Alhamdulillah sampai saat ini selama pelaksanaan operasi OKC yg dimulai tanggal 23 Maret 2025 sampai dengan H+4 dilokasi wisata pantai, termasuk waduk kedungombo dan waduk gajah Mungkur belum terjadi insiden. Ini semua tentunya atas kesigapan para relawan SAR yg bekerja dengan sepenuh hati sepenuh jiwa demi kemanusiaan,” bebernya.

Saat yang sama Dirpolairud Polda Jawa Tengah Kombespol Hariadi, S.H.,S.I.K., M.H. mengucapkan terimakasih Kepada relawan SAR yang telah meluangkan waktu bekerja tanpa pamrih untuk kemanusiaan.

Baca Juga :  Harmoni Nataru: Apresiasi Tokoh Lintas Agama Jateng untuk Polda

Petugas di pos pengamanan terdapat personil instansi kemaritiman lain misalnya TNI AL, Basarnas, BPBD, PMI, Orari.

Kesiapan sarana dan prasarana yg dimiliki Ditpolairud disiagakan antara lain perahu karet, life jacket, life boy, alat sensor bawah laut.

Ketua relawan SAR ARNAVAT Jawa Tengah AKBP Bambang Widiarto juga menceritakan pengalamannya pada tahun 2021 setelah saat lebaran dirinya ikut terjun langsung mengevakuasi 11 korban karena over kapasitas diperahu wisata,

“Ini adalah insiden yang terakhir laka Laut perairan,” jelasnya.

Untuk personil SAR Ditpolairud dibawah pimpinan AKP Darmin juga melaksanakan standby oncall di Mako, apabila terjadi insiden siap terjun langsung ke lapangan.

Perlu diketahui bahwa relawan SAR ARNAVAT ini seluruh wilayah Polda Jateng beranggotakan 1.250 relawan telah berbadan hukum yg terdiri dari 13 wilayah kabupaten pesisir dan dia akan selalu tampil pada saat terjadi kecelakaan di laut, pesisir pantai, bendungan, waduk, dan sungai dengan kemampuannya yg telah dimiliki antara lain: SAR laut, berenang, menyelam, dan renang laut.

(Vio Sari)

Berita Terkait

Mahasiswa USM Buktikan Jamu Tetap Kekinian Lewat Festival DJ
Seratus Hari Kerja: Polsek Pedurungan Genjot Keamanan dan Sinergi Warga
Penganiayaan Siswa SMA Semarang: Korban Dioperasi, Keluarga Lapor ke Polrestabes
Layanan Administrasi di Manyaran Terkesan Dipersulit, Ketua RT/RW Diduga Tolak Tandatangan Warga 
Jalan Wolter Monginsidi Pedurungan Saksi Dugaan Pengeroyokan: Korban Cacat Fisik Alami Luka Kembali
Pengeroyokan di Jalan Wolter Monginsidi Pedurungan, Satu Pelaku Diamankan, Polisi Buru Lainnya
Perhutani KPH Semarang Cek Lokasi Pohon Sonokeling Tumbang di Jateng Valley
Polda Jateng Gandeng FBI Ungkap Penipuan Crypto Lintas Negara Beromzet Rp 41 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:01 WIB

Mahasiswa USM Buktikan Jamu Tetap Kekinian Lewat Festival DJ

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:32 WIB

Seratus Hari Kerja: Polsek Pedurungan Genjot Keamanan dan Sinergi Warga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:37 WIB

Layanan Administrasi di Manyaran Terkesan Dipersulit, Ketua RT/RW Diduga Tolak Tandatangan Warga 

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:11 WIB

Jalan Wolter Monginsidi Pedurungan Saksi Dugaan Pengeroyokan: Korban Cacat Fisik Alami Luka Kembali

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:12 WIB

Pengeroyokan di Jalan Wolter Monginsidi Pedurungan, Satu Pelaku Diamankan, Polisi Buru Lainnya

Berita Terbaru

Mahasiswa ilmu komunikasi USM saat memainkan musik DJ. Nampak warung jamu berdampingan dengan angkringan, menambah suasana klasik kekinian.

Semarang

Mahasiswa USM Buktikan Jamu Tetap Kekinian Lewat Festival DJ

Rabu, 10 Jun 2026 - 09:01 WIB