Perang Sarung Remaja di Desa Termas Grobogan Berujung Maut, Simak Imbauan Kapolsek Karangrayung

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Purwodadi, Grobogan.

RSUD Purwodadi, Grobogan.


GROBOGAN || Portaljatengnews.com – Sebuah aksi perang sarung yang melibatkan sejumlah remaja di Desa Termas, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, mengakhiri hidup seorang pelajar berusia 16 tahun. Korban yang tercatat dengan inisial ZMR, warga Dusun Mrayun, meninggal dunia setelah mengalami luka akibat insiden yang terjadi pada hari Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Informasi awal menyebutkan korban sempat diduga mengalami kecelakaan tunggal setelah jatuh dari sepeda motor. Namun, pemeriksaan lebih lanjut di lokasi kejadian mengungkap bahwa peristiwa sebenarnya merupakan bentrokan berupa perang sarung yang melibatkan beberapa remaja sebaya korban.

Baca Juga :  Bakteri E-Coli Jadi Penyebab Keracunan Makanan MBG di Gubug Grobogan

Muhnadi, kakek korban, mengungkapkan awalnya mendapatkan info bahwa korban meninggal akibat kecelakaan tunggal jatuh dari sepeda motor. Kemudian pihaknya lapor ke Polsek Karangrayung.

Selang kemudian keluarga korban menerima informasi dari pihak Puskesmas.

“Bahwa peristiwa yang sebenarnya adalah perang sarung, bukan kecelakaan seperti yang diduga sebelumnya,” ungkapnya. Kamis (26/2/2026).

Menurut informasi yang diterima keluarga korban, peristiwa tersebut melibatkan sekitar tujuh orang remaja. Korban yang merupakan siswa kelas tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengalami luka di bagian tengkuk yang akhirnya mengakibatkan kematiannya.

Baca Juga :  Keluarga Ali Mursid Menuntut Keadilan, Kirim Surat Terbuka kepada Presiden Prabowo dan Ketua Komisi III DPR RI

“Kabar yang saya terima menyatakan bahwa ada tujuh orang yang terlibat, dan semuanya masih dalam usia remaja. Korban sendiri masih aktif bersekolah di tingkat SMP,” ucap Muhnadi dengan nada yang penuh kesedihan.

Keluarga korban mengaku sangat terpukul atas kehilangan nyawa sang anak. Meski demikian, sang kakek menyampaikan harapannya agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berlarut-larut.

“Ini sudah menjadi musibah yang tidak diinginkan. Saya berharap segala sesuatunya dapat diselesaikan dengan damai dan tidak perlu diperpanjang lagi,” tuturnya.

Baca Juga :  Sejumlah Petani di Grobogan Kena Tipu Modus MBG, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Sementara Kapolsek Karangrayung AKP Sunarto, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya seorang anak korban perkelahian sesama anak di Desa Termas,” ucapnya. Kamis (26/2/2026).

Kapolsek Karangrayung mengimbau kepada masyarakat khususnya orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anaknya.

“Kepada para orang tua agar rutin memeriksa handphonenya serta memastikan pergaulan anaknya diluar rumah khususnya malam hari, saat ngabuburit, dan pasca sahur hingga subuh terpantau orang tuanya sehingga dapat mencegah kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (ttg/*)

Berita Terkait

Perkuat Pengamanan Hutan, BKPH Tanggungharjo KPH Semarang Sinergi dengan TNI dan Polri
Jurnalis Difabel Jatim Turun ke Grobogan, Desak Polisi Tangkap Heri Swekke
Dinilai Kontennya Melanggar Norma, Emak-emak Grobogan Geruduk Polres Laporkan Heri Swekke
Satu Unit RTLH Desa Sembungharjo Belum Rampung, Tak Berarti Mangkrak
Mitra MBG Sambak-Danyang Purwodadi Bagikan 500 Takjil Gratis, Hitungan Menit Ludes
500 Takjil Gratis Ludes Dibagikan Oleh Mitra MBG Sambak Danyang di GSG Dewi Sri Purwodadi
BPR BKK Purwodadi Gelar Bukber Bersama Jurnalis Grobogan, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan
Eks Kades Kalirejo Grobogan Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Korupsi APBDes 2020–2022

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 16:31 WIB

Perkuat Pengamanan Hutan, BKPH Tanggungharjo KPH Semarang Sinergi dengan TNI dan Polri

Jumat, 3 April 2026 - 11:06 WIB

Jurnalis Difabel Jatim Turun ke Grobogan, Desak Polisi Tangkap Heri Swekke

Kamis, 2 April 2026 - 19:50 WIB

Dinilai Kontennya Melanggar Norma, Emak-emak Grobogan Geruduk Polres Laporkan Heri Swekke

Rabu, 1 April 2026 - 11:59 WIB

Satu Unit RTLH Desa Sembungharjo Belum Rampung, Tak Berarti Mangkrak

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:36 WIB

Mitra MBG Sambak-Danyang Purwodadi Bagikan 500 Takjil Gratis, Hitungan Menit Ludes

Berita Terbaru